Mei 282018
 

Sukhoi T-50, purwarupa jet tempur generasi kelima Su-57 Rusia. © Alex Beltyukov via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Ankara kemungkinan akan membeli jet tempur Su-57 Rusia jika Washington memutuskan untuk menangguhkan pengiriman jet tempur siluman F-35 sebagai tanggapan atas pembelian sistem anti-rudal S-400 Rusia, seperti dilansir dari laman Yeni Safak.

Menurut sumber, kerjasama antara Rusia-Turki pada perangkat lunak dan pertukaran teknologi militer yang dibahas dalam kunjungan Presiden Vladimir Putin ke Turki pada tanggal 3 April mungkin juga termasuk pengiriman jet tempur generasi kelima, Sukhoi Su-57, sebagai pesaing langsung F-35, menurut Yeni Safak.

Rusia dan Turki telah menandatangani perjanjian pinjaman pada Desember tahun lalu untuk memasok sistem pertahanan udara S-400 ke Ankara. Kesepakatan itu memicu perselisihan antara Turki dan Amerika Serikat.

AS mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap Ankara, karena Washington yakin bahwa senjata yang dibeli Turki dari Rusia tidak sesuai dengan sistem  NATO. Jumat lalu Putin mengkritik Amerika Serikat karena mencoba memaksa Turki membatalkan kesepakatan dengan Rusia.

Jet tempur siluman F-35A buatan Lockheed Martin © USAF via Wikimedia Commons

Pada hari Kamis, Komite Angkatan Bersenjata Senat AS merilis rincian tentang RUU kebijakan pertahanan tahunannya. Rancangan tersebut, secara khusus, menyiratkan bahwa pengiriman jet tempur siluman F-35 AS ke Turki harus ditangguhkan sebagai tanggapan atas pembelian sistem pertahanan udara S-400 Rusia oleh Ankara.

Jet tempur generasi kelima Su-57 Rusia, yang sebelumnya dikenal sebagai Prospective Airborne Complex of Frontline Aviation (PAK FA) adalah pesawat “siluman” bermesin ganda multirole yang dirancang untuk superioritas udara dan peran menyerang.

Pesawat ini dilengkapi dengan sistem avionik canggih dan radar AESA serta dilengkapi dengan berbagai persenjataan presisi tinggi. Jet tersebut telah melakukan penerbangan perdananya pada tahun 2010 dan saat ini sedang diuji oleh militer Rusia.