Des 272018
 

Seorang prajurit Angkatan Darat Turki berbicara dengan seorang penduduk Paymonar di Provinsi Kabul, dengan seorang polisi Afghanistan melihatnya, 17 Maret 2010. (Foto oleh U.S. Navy Petty Officer 1st Class Mark O’Donald/Released via commons.wikimedia)

Parlemen Turki pada hari Selasa meratifikasi mosi untuk memperpanjang penempatan pasukan Turki di Afghanistan selama dua tahun sebagai bagian dari misi dukungan NATO di negara yang dilanda perang.

Sebuah undang-undang akan mulai berlaku pada 6 Januari 2019, yang memungkinkan pemerintah Turki mengirim pasukan ke Afghanistan untuk mendukung misi Resolute Support yang dipimpin NATO.

Ketika Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) pimpinan NATO mengakhiri misi tempur 17 tahun di Afghanistan pada akhir 2018, misi tersebut telah berkembang menjadi pelatihan dan memberi nasihat kepada pasukan keamanan Afghanistan yang baru lahir.

Sekitar 12.000 tentara asing dari 28 sekutu NATO dan 14 negara mitra lainnya setuju untuk mendukung misi NATO di Afghanistan.

Undang-undang yang pertama kali disahkan pada 2015 juga memberikan otoritas pemerintah untuk mengizinkan personel tentara asing diangkut ke dan dari Afghanistan melalui Turki.

Sumber: Anadolu Agency

Bagikan
 Posted by on Desember 27, 2018