Turki Puji Pembentukan Tentara Nasional oleh Kosovo

Kosovo secara resmi mengumumkan bahwa Pasukan Keamanan (KSF) telah berganti menjadi Tentara Nasional © Anadolu Agency

JakartaGreater.com – Turki pada hari Senin, 17 Desember, menyerukan bahwa keputusan Kosovo untuk menggunakan “hak kedaulatannya” dalam mengubah pasukan keamanannya saat ini menjadi 5.000 Tentara Nasional yang kuat, seperti dilansir dari Anadolu Agency.

“Turki, sebagai negara Balkan dan merupakan anggota NATO yang mendukung KFOR dan berkontribusi pada Pasukan Keamanan Kosovo, melihat keputusan parlemen pada 14 Desember, mengesahkan undang-undang untuk mengubah pasukan keamanan menjadi Tentara Nasional sebagai hak berdaulat”, menurut pernyataan Duta Besar Turki di Pristina.

Pernyataan itu juga memuji deklarasi oleh pemerintah Kosovo bahwa proses transformasi ini, diperkirakan akan berlangsung selama bertahun-tahun, akan dilakukan dalam kerangka konstitusional, termasuk secara demokratis dan semua masyarakat di Kosovo, koordinasi dengan NATO untuk menjaga stabilitas dan kedamaian di wilayah ini.

Kosovo baru saja menerima 24 unit Humvee dari Amerika Serikat © Bujar Terstena via RFE/RL

Pernyataan itu juga menekankan bahwa Turki memprioritaskan perdamaian dan stabilitas kawasan serta akan terus mendukung dialog antara Kosovo dan Serbia.

Bertolak belakang dengan partai oposisi Serbia, parlemen Kosovo pada hari Jumat secara besar-besaran mengesahkan undang-undang untuk pembentukan Tentara Nasional Kosovo yang menjadi kenyataan.

Kosovo menyatakan kemerdekaan dari Serbia pada tahun 2008, tetapi Beograd menegaskan bahwa negara itu tetap menjadi bagian dari Serbia. Sejak itu, ketegangan terus terjadi antara etnis mayoritas Albania Kosovo dan etnis minoritas Serbia disebelah utara.

Kemerdekaan Kosovo telah diakui oleh lebih dari 100 negara, termasuk AS, Inggris, Prancis, Jerman dan Turki. Sementara Serbia, Rusia, dan China adalah beberapa negara yang belum mengakui kemerdekaannya.

Tinggalkan komentar