Jul 212016
 

Melihat situasi yang riuh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan keadaan darurat selama tiga bulan dan bersumpah mengejar para dalang kudeta militer pekan lalu.

“Penerapan keadaan darurat dibutuhkan untuk menyingkirkan semua elemen organisasi teroris yang terlibat dalam upaya kudeta,” kata Erdogan di istana kepresidenan di Ankara.

Meski langkah yang ditempuh itu meningkatkan kekuasaan aparat keamanan negara, Erdogan menegaskan dirinya tidak akan mengkompromikan sistem demokrasi.

Pengumuman Erdogan ini menyusul diskusi panjang antara Dewan Keamanan Negara dan kabinet pemerintahan di istana presiden.

Penerapan status darurat ini diatur dalam ayat 120 konstitusi Turki yang menyebut status darurat bisa diterapkan di saat terjadi kekacauan akibat adanya tindakan kekerasan.

Penerapan situasi darurat ini memberi pemerintah wewenang tambahan untuk mengurangi kebebasan warga dalam bergerak, tetapi berjanji tidak akan membatasi aktivitas keuangan dan komersial.

Pada 2002, pemerintah Turki mencabut status darurat negara yang diterapkan di wilayah tenggara negeri itu dalam upaya pemberantasan pemberontakan etnis Kurdi sejak 1987.

Sementara itu, pasca-kudeta pemerintah Turki sudah melakukan penangkapan dan pemecatan setidaknya 50.000 orang yang dianggap terkait dengan ulama Fethullah Gulen, musuh bebuyutan Erdogan.

Bagikan:

  5 Responses to “Turki tetapkan status darurat selama 3 bulan”

  1.  

    Tanggap darurat turki

  2.  

    Turkiyem maning Turkiyem maning…

  3.  

    Turki kok gak kena isu HAM ….
    ada udang di balik rempeyek
    ada sianida di balik hitamnya kopi

  4.  

    saya sangat terheran heran kenapa ya bung rusky dapat petramax terussss????

    suatu hil yg mustahal kalau dpt pertamax berturut turut…aneh???

    oh mgkin sainganya CARi INformasi habis quota kali..xixixixi…

  5.  

    hello

 Leave a Reply