Jan 132019
 

Sistem rudal permukaan-ke-udara Patriot buatan AS © Osman Orsal via Reuters

JakartaGreater.com – Turki siap mempertimbangkan proposal AS tentang pengiriman sistem pertahanan udara Patriot, namun menolak untuk membatalkan kesepakatan S-400 dengan Rusia sebagai prasyarat potensial akuisisi tersebut, tutur Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada hari Kamis, seperti dilansir dari laman Sputnik.

“Turki mungkin membeli sistem Patriot dimasa depan. Tetapi tidak mungkin jika meninggalkan S-400 akan menjadi salah satu syarat pembelian”, kata Cavusoglu kepada penyiar NTV.

Pernyataan itu menyusul laporan pekan lalu oleh kantor berita Anadolu, yang mengatakan bahwa delegasi AS di Ankara telah membuat tawaran resmi ke Turki untuk membeli sistem Patriot. Media itu belum mengungkapkan rincian tentang apakah tawaran Amerika Serikat itu mempertimbangkan prasyarat untuk membatalkan pembelian sistem rudal S-400 dari Rusia.

Sistem rudal pertahanan udara jarak jauh S-400 Rusia. © Russian Federation MoD

Sebelumnya, sebuah laporan Bloomberg mengutip dua sumber yang akrab dengan diskusi ini mengatakan bahwa Turki diduga menyarankan para ahli teknis AS untuk mempelajari sistem S-400 untuk “mengendalikan kerusakan” dalam hubungan dengan Washington.

Mengomentari laporan tersebut, Menhan Turki Hulusi Akar dengan tegas menolak klaim ini, mengatakan bahwa Ankara tidak pernah menyarankan teknisi AS untuk mempelajari sistem rudal S-400 buatan Rusia.

Ankara sebelumnya menandatangani perjanjian pinjaman dengan Moskow untuk pengiriman sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia ke Turki pada bulan Desember lalu.

Pemerintah AS telah berulang kali menyatakan keprihatinannya atas keputusan Turki untuk melanjutkan pembelian sistem pertahanan rudal buatan Rusia, mengancam akan memblokir pengiriman jet tempur generasi kelima F-35 ke Ankara.

Baru-baru ini, sebuah delegasi AS membuat penawaran resmi ke Turki untuk membeli sistem pertahanan udara Patriot buatan AS, menurut kantor berita Anadolu. Termasuk 4 unit radar AN/MPQ-65, 10 unit tiang-antena, 20 stasiun peluncuran M903 dan peralatan uji tercantum dalam penawaran ini.

Bagikan:

  3 Responses to “Turki Tolak Batalkan S-400 Sebagai “Syarat” Akuisisi Patriot”

  1.  

    baguslah, turki negara yang tidak mau didekte amerika

  2.  

    indonesia seharusnya jg seperti turki jangan mau di dikte USA seperti macan yang gak punya taring saja

  3.  

    kalo ada duit dan tanpa syarat penjualan, lebih baik S400 dan Patriot bareng di beli …
    maksudnya kalo kita ada duit lho …