Des 082018
 

Helikopter serang T-129 ATAK dilengkapi rudal anti tank jarak jauh UMTAS © Milborne One via Wikimedia Commons modified by JakartaGreater.com

JakartaGreater.com – Raksasa pertahanan Turkish Aerospace Industries (TAI) sudah mengajukan izin untuk mengekspor 30 helikopter T129 Advanced Attack and Tactical Reconnaissance (ATAK) ke Pakistan, dan perusahaan berharap untuk mendapat lisensi dalam waktu singkat, menurut Kepala Humas TAI Tamer Özmen seperti dilansir dari laman Daily Sabah.

Dia menekankan bahwa rumor tentang pengiriman ke Pakistan akan tertunda karena masalah lisensi ekspor tidak benar dan bahwa program ini masih terus berjalan.

Menyentuh proyek helikopter serang ATAK selama presentasi dalam sebuah acara di Ankara, Özmen mengatakan bahwa produksi ATAK, helikopter serang paling efisien di kelasnya, sedang melangkah maju, mengatakan bahwa helikopter berhasil beroperasi dalam lingkup Komando Pasukan Darat dan Komando Umum Gendarmerie.

Sebuah kontrak telah ditandatangani antara TAI dan Departemen Produksi Pertahanan Pakistan untuk mengekspor 30 unit helikopter ATAK pada bulan Juli. Selain perjanjian penjualan yang disebutkan di atas ini, TAI telah mengambil tanggung jawab yang luas dalam hal logistik, suku cadang, pelatihan dan amunisi.

Helikopter serang T-129 ATAK buatan Turkish Aerospace Industries (TAI) © wiltshirespotter via Wikimedia Commons

Sementara itu, kontrak yang ditandatangani antara kedua negara menandai ekspor industri pertahanan terbesar yang diwujudkan dalam sejarah Turki. Helikopter serang T129 ATAK adalah helikopter generasi baru, berkursi tandem, dan bermesin ganda yang dirancang khusus untuk melakukan serangan dan pengintaian.

Dikembangkan berbasis AgustaWestland A129CBT yang terbukti dalam pertempuran, helikopter baru ini menggabungkan filosofi sistem baru dengan mesin baru, avionik baru, sistem penglihatan dan senjata, modifikasi airframe, drive train yang diperbarui, dan rotor ekor baru. Unit daya termasuk Light Helicopter Turbine Engine Company (LHTEC) CTS800-4A yang dikembangkan oleh Rolls-Royce dan Honeywell.

Bagikan:

  14 Responses to “TAI Tunggu Izin Ekspor Helikopter Serang ATAK”

  1.  

    Sebenarnya peluang untuk kita…untuk berkerja sama pada produsen senjata kelas menengah …yang memang membutuhkan rekanan baik dalam promosi penjualan maupun tempat berbagi baik modal maupun pengerjaanya…yang jadi masalah adalah keterbatasan kita sendiri baik dalam modal dan juga kelengkapan industri penunjangnya…dan itu juga perlu modal besar serta sumber daya manusia yang mumpuni ….

  2.  

    mantap bila di pesan TNI bisa neteng di LPD

  3.  

    sangat cocok untuk di tempatkan di indonesia u menghadapi sparatis, lincah bermanufer, ringan, kenapa para jendral ngak tertarik macam heli ini ya sdh tau musuh utama saat ini model sparatis, yg ada justru heli macam bell, NBO 105, fennec ditembak juga rontok, Mi35 sama apache terlalu serem…pinjem sama turki atau yg dipakistan di uji coba demo terbang di wilayah nduga papua dijamin opm tercirit cirit…

  4.  

    Percuma beli cuma buat show saja bukan buat battle. Mi35 fennec apache cuma nangkring di hanggar doang.

  5.  

    Kerja sama dgn Turkey lbh jelas. Gandiwa dsn malah dianak tirikan kaysknya?he3

  6.  

    Jgn loe tanya ini fitnah atau tidak, krna gue sudah tanykn kpd yg bersangkutan apakh perlu dibuktikan

    😆 😆

  7.  

    Tapi mudh²an aming lee tdk ditalak sipria sperti kasusnya dimasa lalu ditalak suaminya

 Leave a Reply