Sep 292016
 

Lockheed Martin telah menerima kontrak penjualan Advanced Targeting Pods (ATP) Sniper yang akan diinstal ke pesawat tempur Eurofighter Typhoon milik Angkatan Udara Kuwait.

Eurofighter Typhoon adalah tipe pesawat tempur kesembilan yang akan dilengkapi dengan Sniper ATP, setelah sebelumnya pesawat tempur F-15, F-16, F-18, A-10, B-1, B-52, F-2 dan Harrier sudah lebih dahulu mendapatkannya.

Dengan penggunaan perangkat Sniper ATP baru, Angkatan Udara Kuwait akan mendapat tambahan kemampuan penargetan yang signifikan, termasuk citra beresolusi tinggi, mode penargetan canggih, dan kemampuan intelijen, pengawasan dan pengintaian. Pengiriman pod sniper akan dimulai pada tahun 2017.

Sniper ATP memiliki kemampuan mendeteksi, mengidentifikasi, melacak dan memantau target kecil yang berjarak jauh secara otomatis dengan penjejak laser. Sniper juga dapat mendukung dan meningkatkan kinerja semua rudal udara -ke-permukaan berpandu laser dan GPS.

Sniper ATP terbaru ini berbobot lebih ringan dan lebih streamline dari seri sebelumnya dan diklaim tiga kali lebih canggih dari perangkat pod penargetan dan navigasi LANTIRN (Low Altitude Navigation and Targeting Infrared for Night).

Indonesia kabarnya juga mengincar perangkat Sniper ATP untuk melengkapi sebagian pesawat tempur F-16 Block 52ID yang baru dibeli dari AS. Pembelian 6 pod Sniper yang diinginkan Angkatan Udara Indonesia sepaket dengan pembelian rudal udara-ke-udara medium AIM-120C AMRAAM, rudal jarak dekat AIM-9X Sidewinder, dan kit untuk bom presisi JDAM (Joint Direct Attack Munition).

Bagikan:
 Posted by on September 29, 2016