Typhoon, Rafale, F-35 dan F-22 Berlatih Menghadapi Ancaman Flanker Paling Mutakhir

Bulan depan, Angkatan Udara Amerika Serikat kembali menjadi tuan rumah latihan perang udara internasional besar dengan Angkatan Udara Inggris dan Perancis.

Latihan yang bertajuk Atlantik Trident-17 akan menghadirkan pesawat tempur tercanggih F-22 Raptor dan F-35 Joint Strike Fighters milik AS serta Eurofighter Typhoon Inggris dan Dassault Rafale Perancis. Selain itu, F-15E Strike Eagle dan pesawat Boeing E-3 AWACS juga akan ikut berpartisipasi.

Inti terpenting dari latihan ini adalah untuk mendorong interoperabilitas antara pesawat tempur canggih dari generasi kelima, seperti F-22 dan F-35 dengan pesawat tempur generasi keempat seperti Typhoon, Rafale dan F-15E menghadapi ancaman pesawat tempur mutakhir dan paling berbahaya. Selain itu, latihan gabungan ini juga memungkinkan AS dan sekutunya untuk berlatih bersama-sama menghadapi pertempuran udara yang realistis menghadapi musuh yang seimbang.

“Meskipun kami telah berjuang bersama-sama selama puluhan tahun di Timur Tengah dan di tempat lain, latihan ini akan memberi kita kesempatan untuk memperbaiki keterampilan kita dalam satu malam bekerjasama menghadapi ancaman mutakhir,” kata Kolonel Peter Fesler, Komandan Fighter Wing 1.

Kunci untuk memperbaiki keterampilan adalah melakukan latihan pertempuran dari tiga negara sekutu menghadapi kemungkinan ancaman paling sulit dengan kondisi yang realistis.

Kali ini pesawat tempur F-15E akan bertugas sebagai pesawat tempur bandit, dan memberikan presentasi realistis dari pesawat tempur musuh paling canggih-seperti versi terbaru dari Flanker Su-30 yang mungkin akan dihadapi NATO.

Scout.com
Editor : Muhidin

Tinggalkan komentar