UAC Konfirmasi Siap Kirim Su-35 ke Indonesia dan UEA

Pesawat Tempur Sukhoi Su-35 (Vitaly V. Kuzmin)

Moskow – Kapasitas produksi United Aircraft Corporation (UAC) selaku produsen pesawat tempur Su-35 Rusia siap untuk mengimplementasikan kontrak ekspor besar untuk pengiriman Su-35, ujar Presiden UAC, Yury Slyusar kepada Interfax, 20/7/2017.

“Kapasitas produksi Su-35 kita siap sekarang, tanpa menyesuaikan kontrak dengan Kementerian Pertahanan, untuk mulai menerapkan kontrak utama luar negeri,” kata Slyusar, menanggapi pertanyaan Interfax tentang kesiapan untuk menjual pesawat Su- 35 ke Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA).

Dia menekankan bahwa kapasitas produksi melebihi tingkat permintaan yang ada saat ini dan bisa memenuhi pesanan dari Kementerian Pertahanan Negara.

Viktor Kladov, Direktur Kerjasama Internasional dan Kebijakan Regional, perusahaan negara, sebelumnya mengatakan bahwa kontrak untuk pengadaan pesawat tempur super manuver multi-peran Su-35 telah disetujui dan akan ditandatangani pada 2017.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Rusia akan memasok 12 pesawat Su-35 di Indonesia.

Kepala Dinas Federal untuk Kerjasama Teknik Militer (FSMTC), Dmitry Shugaev, melaporkan bahwa Rusia telah memulai pekerjaan pra-kontrak pengiriman Su-35 ke Uni Emirat Arab (UEA).

Pada bulan April, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia Denis Manturov mengatakan bahwa UEA dapat membeli beberapa lusin pesawat tempur Su-35 dari Federasi Rusia.

Pesawat Su-35 dikembangkan di Biro Desain Sukhoi. Ini adalah pesawat tempur multifungsi super manuver yang sangat modern dari generasi “4 ++”, dilansir interfax.ru, 20/7/2017.

Sebagai catatan, pesawat tempur Su-35 yang akan dibeli Indonesia, berbeda jumlahnya dengan yang disebutkan interfax.ru. Akhir Juni 2017, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyatakan Indonesia berencana membeli 10 hingga 11 pesawat tempur Su-35.

Tinggalkan komentar