Aug 252017
 

Ilustrasi : Limbah Cair Batubara (wikipedia)

Depok – Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) menciptakan sebuah prototipe berupa Nanokomposit Titani Nanotube (TiNT)-Graphene yang optimal untuk mendegradasi kandungan berbahaya di limbah cair Batubara menjadi bahan bakar yang ramah lingkungan.

“Limbah cair Batubara yang berbahaya dapat secara aman dibuang ke lingkungan dan menjadi penghasil salah satu energi terbarukan dan ramah lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar salah seorang yang melaksanakan penelitian, Raudina mahasiswa Teknik Kimia UI, 23-8-2017 di kampus UI Depok.

Ketiga mahasiswa UI yang di bawah bimbingan Guru Besar Fakultas Teknik UI Prof Dr Ir Slamet, M.T. I  adalah :

  1. Raudina, Teknik Kimia.
  2. Barneus Wanglie Sugianto, Teknik Kimia.
  3. Isni Nur Sadrina, Teknologi Bioproses.

Industri pengolahan Batubara di Indonesia merupakan salah satu industri yang berkembang pesat tetapi diikuti pula dengan produk samping berupa limbah cair. Pencemaran akibat limbah cair Batubara bisa mengancam kesehatan makhluk hidup dan kelestarian lingkungan.

Raudina menjelaskan limbah cair Batubara mengandung senyawa fenol dan turunannya. Kontaminasi fenol pada manusia bisa mengakibatkan sejumlah penyakit diantaranya iritasi, kerusakan hati dan ginjal, gangguan saraf hingga penyakit kronis yang bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker) dan teratogenik (menyebabkan cacat kelahiran).

“Kami meneliti suatu metode yang efektif untuk dapat mendegradasi senyawa fenolik yang terdapat pada limbah cair Batubara agar dapat secara aman dibuang ke lingkungan dengan menggunakan material lokal,” Ujar Raudina.

Dalam pembuatan teknologi pengolahan limbah ini, Raudina dan tim menggunakan bahan material lokal yaitu nanokomposit yang kemudian diuji sedemikian rupa supaya dapat mendegradasi senyawa fenolik serta memproduksi hidrogen pada limbah cair Batubara.

“Penggunaan material lokal ini pun menjadi satu nilai tambah dari teknologi karya mahasiswa UI sebab mampu meningkatkan nilai tambah bahan lokal dan bisa meningkatkan nilai keekonomisan,” ujar Raudina.

Raudina dan tim berharap hasil penelitian mereka mampu berkontribusi dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama dalam hal pengelolaan limbah cair Batubara, produksi hidrogen dan nanokomposit berbahan lokal.

Selain itu, hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan skala industri dalam pengolahan limbah cair Batubara dan produksi hidrogen sebagai energi terbarukan serta menuntaskan permasalahan pencemaran akibat limbah cair Batubara yang dapat mengancam kesehatan makhluk hidup dan kelestarian lingkungan. Dirilis Antara, 23-8-2017.

  3 Responses to “UI Ciptakan Limbah Batubara Jadi Bahan Bakar”

  1. Luarrr biasa…..

    Pemerintah harusnya cepat tanggap. Jangan lupa di daftarkan patennya…

  2. Edan tenaannnnn….pinter amat mahasiswa Tekim UI…..

  3. Patenkan jgn sampai diklaim orang atau negara lain!

 Leave a Reply