Sep 122017
 

Kompetisi Hydrocontest 2017 di Saint Tropez, Prancis. (@Yann Coatsaliou /AFP)

Jakarta – Universitas Indonesia (UI) kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang internasional, setelah sejumlah mahasiswanya yang tergabung dalam Tim Hydros Universitas Indonesia meraih juara keempat pada ajang kompetisi Hydrocontest 2017 yang berlangsung 4-10 September 2017 di Saint Tropez, Prancis.

“UI berhasil meraih juara keempat untuk ‘race’ pada kategori ‘heavyweight boat’ dan mendapat penghargaan untuk inovasi transportasi massal,” ujar Ketua Tim Hydros UI Fadhil Naufal di Saint Tropez, Prancis kepada Antara pada Selasa 12-9-2017.

Selain lolos ke babak semifinal untuk kategori “heavyweight boat”, Tim Hydros UI juga lolos ke babak quarter final di kategori “lightweight boat” dan menempati posisi ketujuh, serta posisi kesembilan di kategori “long distance race”, ungkap Fadhil Naufal.

Untuk kategori “heavyweight boat”, juara pertama diraih oleh Ecole Polytechnique Federale de Lausanne (EPFL) Swiss, juara kedua Haute cole d’ing, nierie et d’architecture de Fribourg (HEIA Fribourg) Swiss, juara ketiga University of Belgrade Serbia dan juara keempat Universitas Indonesia.

Kompetisi Hydrocontest 2017 di Saint Tropez, Prancis (@PierrickContin.fr)

Prestasi ini merupakan prestasi terbaik yang pernah dicapai UI, setelah 2 kali ikut berpartisipasi dalam kompetisi kapal Hydrocontest. Tim Hydros UI yang beranggotakan 14 orang ini mendesain kapal tipe symmetric catamaran untuk kategori kapal “lightweight” dan kapal tipe pelat datar untuk kategori kapal “heavyweight”.

Kompetisi Hydrocontest kali ini bertajuk “carry more, faster, with less energy” adalah kompetisi internasional yang mewajibkan para peserta mendesain kapal yang mampu menahan beban seberat 20 kg (lightweight) dan 200 kg (heavyweight) dengan efisiensi energi serta kecepatan yang tinggi.

Menurut Fadhil Naufal, kompetisi Hydrocontest merupakan ajang mendesain, memproduksi, dan mengemudikan kapal dengan prinsip “carry more, faster, with less energy”.

Mahasiswa teknik dari berbagai kalangan, baik S1 maupun S2, bersaing untuk menghasilkan inovasi-inovasi terbaru pada ketiga kategori, yaitu kategori “lightweight” dimana kapal diharuskan membawa beban seberat 20 kg, kategori “heavyweight” dengan beban 200 kg, dan kategori “long distance race” dimana yang dinilai adalah ketahanan kapal menempuh lap paling banyak dalam waktu 2 jam.

Pada edisi keempat ini, Hydrocontest diikuti oleh 23 tim perguruan tinggi dari 14 negara di Eropa, Amerika dan Asia. Dari Asia tercatat hanya diikuti oleh Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. (Antara).

  9 Responses to “UI Juara ke-4 Hydrocontest 2017, Prancis”

  1. Asia cuma diwakili sama UI dan ITS…….. universiti beruk semenanjung ko ga ikutan nongol, otak belum nyampe kali ya’ ??….. šŸ˜†

 Leave a Reply