Jan 052017
 


Anoa 2 amphibi 6×6 buatan PT Pindad tahun 2014 telah diujicobakan di danau Mabes TNI guna persiapan Rapim.

Anoa 2 amphibi ini mampu beroperasi di darat dengan kecepatan hingga 80 km/ jam, dan mampu berenang di atas air dengan kecepatan maksimal 8 knot.

Anoa 2 memiliki berat 15 ton dan kemampuan angkut hingga 8 personel. Kendaraan amphibi 6×6 ini dapat dipersenjatai dengan senapan kaliber 12,7 mm dan 7,62 mm.

Sumber: Instagram/puspentni

  40 Responses to “Uji Coba Anoa 2 Amphibi Buatan PT Pindad di Danau Mabes TNI”

  1.  

    Pertalite???

  2.  

    Kalo dilaut pasti tenggelam…

  3.  

    Borooong …biasanya pak wapres doyan borong produk dalam negeri, moga aja anoa 2 6×6 ini di borong 500 unit…

  4.  

    hmm…kenapa kok produk alutsista dalam negri selalu speknya gak memuaskan contoh pkr ni anoa 2…mulai dari senjata dan lainya seakan akan seadanya saja! tapi gk papa daripada gk sama sekali.::::::opini

    •  

      betul bingitss . dari segi senjata minim sekali . seharusnya yaa minimal rcws dan meriam 105 mm . itu pasti bisa yaa kalo dicoba .

    •  

      bedakan antara fungsi ifv (kendaraan tempur infanteri) dan apc (kendaraan angkut infanteri)
      ifv digunakan utk pertempuran garis depan simetris dan kota(bisa beroda 8x 8 atau berantai yg penting kanon dan perlindungan berlapisnya)
      dan apc utk pengankut pasukan ke front depan dan low intensity conflict/ konflik berintensitas rendah
      anoa dikembangkan berdasarkan pengalaman tni di aceh dimana harus uparmored truk2 angkut dgn penambahan plat2 baja karena sering diserang hit and run oleh kelompok separatis, yg menurut pendapat saya emang telat utk pengembangan apc, seharusnya dilakukan mulai pertengahan 80an dan awal 90an berdasarkan kejadian2 dan korban2 penghadangan di timtim,
      menerjunkan apc utk pertempuran kota dgn intensitas tinggi(gerakan separatis mempunyai persenjataan dan pengalaman hampir seimbang) atau garis depan sama halnya dengan menyetor nyawa prajurit seperti kejadian di grozny, checnya tahun 94-96

      saya cuma orang sipil mungkin personel militer disini bisa menambahkan atau meluruskan

  5.  

    Bagian depan masih terlalu terendam

  6.  

    apa roda rodanya harus di perbesar yaa supaya tidak terlalu tenggelam

  7.  

    Ckckck…
    kalo anoa pake selongsong besi 105 mm
    bakalan ambles noh di aer.
    coba pengen tahu,dari jenis apa
    dan merk apa ada kendaraan sejenis
    anoa yang pake meriam 105 mm.
    sapa tau gw belum tahu inpormasi nya.

  8.  

    Bukan pindad yg gk bisa buat spek canggih, tni nya yg berbatas biaya, jdi ad uang ad rupa, pusing dah pindad nya bkin spek tni yg serba terbatas,

    •  

      Wahhh kalo masalah uang berarti kalah sama korut..kenyataan masih kaya raya indonesia bung…

      Masalahnya indonesia terlalu toleran sama tetangga..dan ini tdk perlu sekali…

      Tiru china claim lcs sudah saatnya indonesia claim australi..

      Xixixix.

  9.  

    masih pakai lonceng kah pendorongnya?

    •  

      Melihat kecepatannya sudah turun jadi 8 knot , seharusnya sudah ga perlu lonceng. Propellernya bisa dikecilin seperti standard amphibi lainnya.

      Anoa 1 propellernya kegedean dan ga perlu sampai 18 knot (klo ga salah waktu itu).

      Jika ada teman-tean yang share Anoa 2 yang jelas dan utuh ?

  10.  

    terlalu terendam… kalo pada gelombang laut, bisa tak terlihat tuh..

  11.  

    tenang bro …
    Anoa amphibious nya masih trial, kalo ada error yaa wajar …
    tunggu 1 atau 2 thn lagi semoga lancar develop nya

  12.  

    Daya apungnya masih kurang …

  13.  

    Mintanya BMP 3F…tp mau diganti yg ini sisanya jumlah BMPnya…maaf opini ane…

  14.  

    Kalo mengkritik kasih solusi bung, kebiasaan kita semua bisanya cuma koar2, kritik tok, tapi kagak ngasih solusi, lebih baik diam klo tdk bs ngasih solusi, cukup diketahui saja, sudah bagus pindad menguji coba anoa, artinya sdh ada upaya, klo ada kekurangan tim pindad pasti sdh menganalisanya, utk memperbaiki kekurangannya, bikin barang itu bukan sulapan bung, tapi pake otak dan kreativitas, klo kreativitas kita cuma mengkritik alias ngetik komen, yaaaaa…. Makanya ga akan pernah maju bangsa kita ini

  15.  

    Jangan dilumuri minyak.
    Tapi tempelin aja dengan sangat banyak bulu-bulu bebek. Khan katanya bulu itu juga yang membuat bebek bisa mengapung.

    Bulu bebeknya ambil dari mana ?

    Ambil aja di pedagang pecel lele atau nasi bebek.

    Xixixi

    •  

      Sebanyak apa bulu bebek yang dibutuhkan ?

      Bulu bebek yg dibutuhkan adalah sampai seberat seperempat berat anoa, tempelkan di sisi bawah lantai anoa.

      Jika panser anoa yang ini beratnya 15 ton maka harus ditempel bulu bebek seberat 15/4 = 3,75 ton.

      Cara menempel lemnya taruh di bagian pangkal batang bulu. Terus tempel dengan rapat sehingga bisa ada udara yang terperangkap merata di antara bulu2 itu sehingga saat nyemplung di air bulu2 ini tetap menjaga udara tetap berada di bawah anoa. Sehingga bulu2 ini berfungsi sebagai penutup / pembatas antara udara dengan air.

      Nggak percaya ? Coba aja.

      Kalo gagal ? Ya itu salahnya yang nempel, kurang rapat bulu2 bebeknya, bulunya harus serapat bulu si bebek yang hidup.

      Masih gagal juga ? Ya coba terus sampai berhasil.

      Kalau gagal terus ? Manusia berusaha Tuhanlah yang menentukan.

      Xixixixi

  16.  

    desain anoa nya harus dirubah total
    daripada desain dirubah dg kecenderungan biaya tinggi mending buat desain lebih baru dgn mencontoh desain2 yg sudah ada
    kalau tidak salah bmp3 f versi marinir speknya mencukupi utk korps marinir buktinya ada penambahan lagi
    cuma perlu ditambahkan era atau nera
    atau mungkin anda personel korps marinir mungkin?

  17.  

    ini anoa versi Arv armored recovery vehicle ya?

  18.  

    Kok moncongnya tenggelem yak….semoga cepat di sempurnakan

 Leave a Reply