Jan 112018
 

Diagram sistem pencegat rudal jarak jauh Arrow 3. © US MDA

JakartaGreater.com – Uji coba gabungan sistem pencegat rudal jarak jauh generasi berikutnya Arrow 3 oleh Kementerian Pertahanan Israel dan Badan Pertahanan Rudal AS terputus karena adanya kesalahan dalam rudal target pada hari Senin pagi, kata Kementerian Pertahanan Israel yang dilansir dari laman Haaretz.

Rudal target tersebut diharapkan bisa mensimulasikan rudal balistik yang menyerang Israel.

Sistem pencegat rudal balistik Arrow 3 seharusnya mampu mencegat rudal pada rentang yang lebih besar, ketinggian yang lebih tinggi dan lebih cepat dari sistem yang ada sekarang. Tesnya dilakukan di atas Laut Tengah.

Memang sebuah rudal target yakni Black Sparrow diluncurkan, namun dengan cepat semuanya menjadi jelas bahwa rudal target tidak berfungsi seperti yang diharapkan dan tidak memenuhi kriteria keselamatan AS yang dipersyaratkan untuk pengujian. Oleh karena itu pengujian dihentikan sebelum sistem Arrow 3 dapat diuji.

Rudal Black Sparrow, yang diproduksi oleh Rafael Advanced Defense Systems Israel bekerjasama dengan perusahaan pertahanan AS, Raytheon, dilaporkan dirancang guna mensimulasikan rudal balistik untuk tujuan pengujian sistem Arrow dan rudal lainnya.

Sistem pencegat rudal jarak jauh, Arror 3 (kanan) buatan Israel Aerospace Industries (IAI) and Boeing. © IAI

Moshe Fattal, kepala administrasi “Homa” di Kementerian Pertahanan Israel, yang menangani pengembangan teknologi militer, menyatakan bahwa tes tersebut telah dihentikan sebelum waktunya karena target tersebut gagal memenuhi standar keselamatan.

“Kami mencoba untuk mempelajari apa yang terjadi pada target dan mengapa hal itu tidak berperilaku seperti yang diharapkan”, kata Fattal, menambahkan bahwa protokol uji telah seperti biasa, dan mereka tidak akan dapat mencegatnya di ketinggian seperti yang direncanakan.

Intersepsi di dataran rendah bisa menimbulkan bahaya bagi pesawat terdekat.

Arrow 3 adalah anti rudal balistik exo-atmosfer yang didanai dan dikembangkan bersama oleh Israel dan Amerika Serikat. Dilaksanakan oleh Israel Aerospace Industries (IAI) dan Boeing, yang diawasi oleh Departemen Pertahanan Israel dan Badan Pengawas Rudal AS. Ini menyediakan pencegatan rudal balistik exo-atmosfer (fase penerbangan luar angkasa dari lintasan mereka), termasuk rudal balistik antar benua (ICBM) yang membawa hulu ledak nuklir, kimia, biologi atau konvensional.

Dengan kemampuan motor pengalihan, kendaraan yang mematikan dapat beralih arah secara dramatis, memungkinkannya berputar untuk melihat rudal balistik yang mendekat. Rudal pencegat tersebut memiliki jangkauan penerbangan yang dilaporkan hingga 2.400 km (1.500 mil).

  36 Responses to “Uji Coba Pencegat Rudal Arrow 3 Israel Batal Lagi”

  1.  

    batal maning

  2.  

    Luar biasa.

  3.  

    Mangkanya bikin rudal target gk usah rumit2 biar gk letoy pas mau ditembak..

  4.  

    bakar menyan dulu sy coba memanggil bung ganar vs bung juman … biar dar der dor… hihihi

  5.  

    PHP. 😆 😉

    #Just Kidding
    #Peace

  6.  

    Iya ane udah tau bung,,,tp ane hanya meyakinkan, bahwa ane aja udah tau alcatraz tutup, knp bung jimm blm tau ya,,,kmn aja dia selama ini,,.??? xixii apa lg ngurusin ttd sukhoi yg minggu depan itu ya,,,hahaha

 Leave a Reply