Nov 132014
 

 

LANUD ABD SALEH (13/11),-   Sebanyak 3 Pesawat EMB-314 Super Tucano, Kamis pagi (13/11) berhasil melaksanakan uji coba peluncuran Roket FFAR kaliber 2.75″ MK 4 MOD 10 dan bom SUU-20B/A BL-25, di wilayah Pandanwangi Lumajang, dengan aman dan lancar.  Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Sungkono, S.E., M.Si., yang menyaksikan langsung proses uji coba tersebut dari awal hingga keberangkatan ketiga pesawat TT. 3105, TT.3101 dan TT. 3103 yang dipiloti oleh Komandan Skadron Udara 21 Letkol Pnb Toto Ginanto dan Mayor Pnb Heri Setiawan merasa bangga atas keberhasilan tersebut.

Direktur Enginering Koharmatau Kolonel Tek Dento Priyono, dan beberapa Pejabat yang terkait uji coba peluncuran Roket FFAR yang hadir sejak kemarin turut menyaksikan peluncuran Roket dan Bom buatan PT. Dirgantara Indonesia. Turut menyaksikan Pejabat-Pejabat dari Sopsau, Slogau, Dislitbangau, Disaeroau, Dislambangjau, Penerbang dan Teknisi dari Lanud Abdulrahman Saleh. Dari pelaksanaan uji didapatkan kesimpulan bahwa Roket Launcher AV-LM dapat meluncurkan Roket FFAR kaliber 2.75″ MK 4 MOD 10 dengan aman baik secara single maupun ripple.

Komandan Lanud Abd Saleh selain menyampaikan kebanggaannya juga sangat mendukung pelaksanaan uji coba tersebut, karena hal ini merupakan upaya mengurangi ketergantungan terhadap produk-produk Luar Negeri dan sebagai wujud kemandirian terhadap industri di Tanah Air. (www.tni.mil.id)

 Posted by on November 13, 2014

  28 Responses to “Uji Dinamis Launcher AV-LM dan SUU-20B/A DI SKD 21”

  1.  

    greget super tukino :mrgrenn:

  2.  

    Piranha nya gak sekalian di test…?

  3.  

    lanjutkan…

  4.  

    Mantap….lanjutkan

  5.  

    ikut bangga dngan keberhasilan, karya anak negri ini.

  6.  

    semoga berhasil

  7.  

    Pakde tukino tuambah mantebbbbb……

  8.  

    Satu persatu alutsista teknologi menengah telah dikuasai,, perlahan menuju teknologi tinggi,,

    Kedepan akan menghasilkan rudal udara kedarat,udara ke udara, dan darat ke udara serta darat kedarat.

  9.  

    ini bukti.
    bahwa kalo kita sekedar tukang jahit pun.
    kedepan nya Insya allah bisa modif lebih Bagus.

  10.  

    top markotop lah buat pakde tukino nya

  11.  

    lumayan

  12.  

    Wah keren nih, ga sekedar jadi coin donk jadinya pakde tukino kalau bisa bawa roket (koreksi kalau salah)

  13.  

    permisi bung mau nanya soal spesikasi rudal diatas,,

    •  

      Ini bukan rudal Bung tapi roket, Folding-Fin Aerial Rocket (FFAR), biasa digunakan untuk sasaran di darat. Dulu Mustang kita juga bawa sejenis ini, tapi tidak di dalam container/ rocket pod, di rel luncur di bawah sayap, mempunyai fin tetap, bukan folding. Sekarang pakai container/ rocket pod isi 2 sd 19 roket..

  14.  

    maju terus TNI AU

  15.  

    Ooh ternyata Launcher ini buatan daLam negri yah , kirain buatan Luar 🙂

  16.  

    Good Job

  17.  

    2 hari ini di malang memang ramai suara pesawat, kelihatan di atas rumah Tucano dan Hellicopter bolak-balik, rupanya latihan menembak 🙂

  18.  

    mantab..

  19.  

    Masih awet aja, tuh FFAR,..
    dari jaman perang lawan fretelin sampe sekarang (hampir 40 thn)

    •  

      Jangan buat org lain heran dong dgn komentar anda? apanya yg aneh ttg FFAR? FFAR kan emang salah satu jenis senjata roket2 berpeluncur? sama saja dgn tiap2 jenis senjata sprt meriam, senjata mesin mwpn rudal? apakah aneh mnrt anda pod peluncur roket yg dulunya bekas dari pesawat OV10 Bronco yg pernah terlibat melawan separatis fretilin? Pod peluncur roket tdk masalah tua, yg penting kan lemang pulutnya baru dan buatan sendiri? 😛

  20.  

    Mantap nih pakde tukino 🙂

 Leave a Reply