Nov 092018
 

Uji coba protipe Senjata Lawan Tank (SLT) pada bulan 14 Agustus 2018 © Kemhan RI

JakartaGreater.com – Senjata Lawan Tank (SLT) adalah senjata yang digunakan untuk menetralisir serangan tank. Sedangkan Man Portable Air Defence System atau Manpads adalah jenis roket atau peluru kendali yang dirancang untuk ditembakkan dari darat guna menghancurkan target di udara, seperti dilansir dari situs Kemhan RI.

Kedua senjata tersebut untuk versi kecil atau ringan dapat ditembakkan oleh satu orang menggunakan peluncur yang ditembakkan dari atas bahu sehingga itu disebut senjata panggul.

Balitbang Kemhan bekerjasama dengan PT Pindad (Persero) kini sedang melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang) untuk pembuatan prototipe SLT dan prototipe Manpads. Kegiatan litbang telah melalui serangkaian uji statis prototipe SLT dan Manpads, maka selanjutnya dilaksanakan uji dinamis pada tanggal 29 November 2017 di Pantai Pandanwangi, Lumajang, Jawa Timur.

Kegiatan uji dinamis prototipe SLT dan prototipe Manpads ini dihadiri oleh Kabalitbang Kemhan Dr. Anne Kusmayati, Sekretaris Balitbang Kemhan Laksma Ir. A. Budiharja Raden, Kapuslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan Brigjen Abdullah Sani, Kapuslitbang Iptekhan Balitbang Kemhan Marsma Bambang Wijanarko, SE.,ST., M.Si.(Han), Para Kabid Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan, Pejabat dan juga Tim PT Pindad serta personel terkait.

Kegiatan diawali penjelasan singkat tentang uji dinamis prototipe SLT serta prototipe Manpads oleh Kepala Program dari PT Pindad. Kemudian pukul 10.00 dilaksanakan uji dinamis sesi pertama peluncuran prototipe Roket SLT sebanyak 8 buah dan semua roket SLT dapat diluncurkan dengan jarak jangkau terjauh adalah +150 meter.

Dari hasil uji dinamis prototipe SLT dan prototipe Manpads itu masih perlu dilakukan litbang selanjutnya untuk memperbaiki dan menyempurnakan kedua senjata tersebut. Sasaran dari litbang pembuatan prototipe SLT dan Manpads ini adalah dalam rangka mewujudkan kemandirian industri pertahanan dan membangun kemampuan negara di bidang pertahanan dan memenuhi kebutuhan alutsista TNI di masa yang akan datang.

  23 Responses to “Uji Dinamis Prototipe SLT dan Manpads Indonesia”

  1.  

    Kurang memuaskan…hmmm

    •  

      jaraknya kurang jauh
      ya minimal 5 km kayak ATGM Javelin nya Amerika dan Strela nya Russia

      tapi nggak papa lah
      kan awal awal pembuatan
      inshaallah nanti di sempurnakan agar bisa setara dengan javelin sama strela

  2.  

    loh Program Slt tuh varian top attack toh?

  3.  

    Kita ini banyak KRI kenapa gak buat rudal khusus vls

  4.  

    Lanjutkan sampai sempurna dan layak produksi masal!

  5.  

    Sepertinya untuk melumpuhkan tank dr jarak dekat tanpa dilengkapi teknologi laser designator atau optik.

    •  

      dan cocok untuk daerah perbukitan atau bahkan perkotaan 😀 demi keselamatan prajurit penggunanya. 😀 klo di era perang modern dengan tank atau panser dilengkapi RWS wah bisa sangat beresiko menggunakannya 😀 terutama jangkauan cuma 150+ meter

  6.  

    kenapa gak bongkar RPG-29 russia kalau mau tahu teknologi launcher sama presisinya

    •  

      ha… kenapa gak dibongkar aja coba?

      Tapi apa kita punya?

      •  

        Kemaren saya bongkar hp jangan kata mau niru untuk di buat kw nya…malah pusing sendiri…xaxaxa…!!!

        •  

          andai bisa meniru, tapi apa sistem operasinya bisa jalan normal? karena ganti LCD dengan nomor seri berbeda (pabrikan lain) itu belum tentu bisa nyala dan beroperasi dengan normal lho (ada yang perlu modifikasi sistem operasinya)…. 😀 klo saya malah bisa bongkar gak bisa pasang 😀 padahal udah lihat youtube caranya 😆

          apa youtubenya yg salah ya?

        •  

          Kalo semua bisa mungkin cina tidak mendominasi dengan prodak kw nya…jadi pembajak juga harus punya keahlian dan kelengkapan alat pendukung nya…dan itu uang yang luar biasa besar…kecuali ngebajak kaset dvd ….xaxaxa…

          •  

            masalahnya bukan bisa atau tidak 😀 dan benar yang anda bilang, untuk bisa melakukan itu semua harus ada kerjasama bukan hanya 1 orang dan bukan cuma 1 keahlian saja, tapi ada banyak keahlian disini untuk bisa bilanglah merakit sebuah hp 😀 selain itu juga butuh modal 😀 tapi nanti ujung-ujungnya duite sopo?

          •  

            Anda lagi pusing masang dan mencocok kan suku cadang komponen hp tersebut…coba kalo disuruh buat komponen tersebut…???
            Tidak semua semudah yang kita kira…bongkar lalu mpelajari nya itu juga perlu waktu dan biayaya…belum lagi kendala uji coba dengan kesesuaian pungsi setiap komponen tersebut…lalu masalah kesiapan industri untuk produksi baik komponen maupun prodak keseluruhan(perakitan)kalou buat satu dua mungkin bisa kita inport komponen nya…kalou industri harus mandiri…karna tidak ada yang rela barang dan produk mereka di kw kan…!!!
            Jadi lebih murah dan mudah beli jadi ketimbang meng kw kan…apa lagi produk baru dengan pengembangan…lebih mahal dan waktu yang panjang…maka nya sebagian para petinggi kita lebih memilih cara instan…beli jadi kalou perlu hutang dan terima hibah…xaxaxaxa…

          •  

            salah satu resikonya adalah hp yg dioprek bisa jadi bangkai 😀 wkwkwkwkw

  7.  

    untuk permulaan kenapa tidak buat RPG-7 dulu senjata panggul paling praktis & mudah digunakan. saya yakin kita udah bisa buat RPG versi kita, untuk sekelas ATGM kita masih butuh bantuan asing untuk teknologi nya.

 Leave a Reply