Dec 292018
 

Uji Dinamis Roket R-Han 450 Tahap II-III . (@ Kemhan RI)

Garut, Jakartagreater.com   –   Balitbang Kementerian Pertahanan dalam hal ini yang terkait Puslitbang Alpalhan melaksanakan uji dinamis pengembangan roket jarak 100 Km ground to ground/R-Han 450 tahap II-III di Balai Uji Teknologi LAPAN Pamempeuk Garut, Jawa Barat, dirilis Balitbang Kemhan RI, Jumat, 28-12-2018.

Uji dinamis pengembangan roket jarak 100 Km ground to ground/R-Han 450 tahap II-III disaksikan oleh :

  1. Kabalitbang Kemhan Dr. Anne Kusmayati.
  2. Ses Balitbang Kemhan Laksma TNI Ir. A. Budiharja Raden.
  3. Kapuslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan Brigjen TNI Abdullah Sani.
  4. Deputi LAPAN Dr. Rika Andiarti, GM Divisi Migas PT. Dahana Bapak Heri Heriswan.
  5. Kabid Matra Darat Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan Kolonel Inf Setya hari, S.H.
  6. Para pejabat di lingkungan Kemhan dan TNI.
  7. Tim uji dinamis dari PT. LAPAN serta personel yang terkait.

Dok. Roket R-Han 450 Indonesia (© Lapan)

Kegiatan diawali sambutan pertama oleh Deputi LAPAN Dr. Rika Andiarti, kemudian sambutan kedua oleh Kabalitbang Kemhan Dr. Anne Kusmayati, sambutan ketiga dari Dirtekbang PT. Dahana Bapak Heri Heriswan, pembacaan doa, dilanjutkan uji dinamis pengembangan roket jarak 100 Km ground to ground/R-Han 450 dari tim PT. LAPAN dan terakhir evaluasi hasil pelaksanaan uji dinamis pengembangan roket jarak 100 Km ground to ground/R-Han 450.

Dalam pelaksanaannya, program pengembangan roket jarak 100 Km ground to ground/R-Han 450 TA. 2018 adalah salah satu program kerjasama utama antara Balitbang Kemhan, PT. Dahana dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Roket R-Han 450 ini memiliki motor roket dengan massa propelan sebesar 760 kg. Motor roket ini dapat menghasilkan gaya dorong maksimum sebesar 12.000 kg dan memiliki gaya dorong rata-rata sebesar 7000 kg dengan waktu bakar selama 20 detik. Akselerasi maksimum yang dapat dialami oleh roket pada saat terbang dapat mencapai 13 G dan kecepatan maksimum roket dapat mencapai 4,7 Mach.

Tujuan dari pelaksanaan uji dinamis R-Han 450 ini adalah untuk mendapatkan data dan mengetahui perilaku terbang roket selama di dalam lintasan, yang dapat dijadikan bahan analisa guna kesempurnaan pada program pengembangan roket R-Han 450 berikutnya.

Target dari pengembangan roket R-Han 450 ini adalah bahwa roket terbang dengan baik dan stabil tanpa adanya anomali gerakan yang terjadi pada saat uji terbang.

Di samping itu juga diharapkan data sensor gerak roket (akselerometer, gyro dan GPS) yang terdapat pada payload dapat bekerja dengan baik dan dapat ditransfer ke ground station secara utuh dan baik sejak awal peluncuran sampai dengan roket kembali jatuh ke bumi serta jarak jangkau dapat tercapai 3 digit.

  12 Responses to “Uji Dinamis Roket R-Han 450 Tahap II-III Indonesia”

  1.  

    Semoga jangkauanya bisa sampai 1000 km

  2.  

    Masih lama…….. lagi

  3.  

    lihat rudal balistik terbarik.. hypersonik buatan rusia mencapai 30 kali lipat kecepatan suara.. apakah itu menggunakan bahan bakar hidrogen yg menyerap dari udara dari depan? apakah moncongya terpasang model kalibr tersembunyi untuk menjadikan kecepatan puluhan kali lipat? coba yg dikerjakan mini kecil sekali dulu utk mekanisnya buat kecepatan lbh tinggi..

  4.  

    rudal balistik terbang lbh jauh 6000 km lebih asal terbang mencapai atmosfir dulu. lalu terbidik ke target di bumi. meluncur dgn kecepata nsangat tinggi sekali dgn bantuan gravitasi dan semburan jet. coba dibuat agar mencapai batas atmosfir lalu mengarah ke target di bumi. teknologi rudal/roket indonesia langsung mandiri dalam sekejap.. coba dikembangkan tidak hanya bahan bakar jet avtur saja. tp bahan bakar lain.. dan dilengkapi anti dijamming, pelepas flare, bergerak seperti rudal cruise bisa berkelok2 menghindari sistem pertahanan musuh kcuali kecepatran hypersonik yg menembus.

    tapi kl mau melewati sistem pertahanan, dibuatkan desain dan bahan siluman.

    hulu ledak bagaimana? tidak bisa dgn hulu ledak biasa. karena rudal dibuat sangat jauh, tentu rugi sekali kl hulu ledak ternyata serendah ledakan petasan. harus dibuat hulu ledak hidrogen yg sangat besar. itu senjata pelobian kuat..

  5.  

    indonesia perlu bekerja sama dgn rusia utk terhubungi satelit Glonnas. agar Gpsnya bekerja di roket/rudal. atau Indonesia mengirim minimal 10 buah satelit GPS mini tersebar di atmosfir seluruh bumi..

  6.  

    Tak Dihargai, Inilah Alasan Ilmuwan Indonesia Berkarir di Luar Negeri Daripada Tanah Air

  7.  

    Terlalu lama kita belajar soal roket, sudah 73 tahun kita merdeka belum bisa punya rudal bagus, hampir semua pemimpin kurang mensupport teknologi ini

    Mau bisa juara bikin rudal secepatnya? Rekrut para pakar dalam dan luar negeri utk kasih ilmu, banyak pakar independen diluar negeri yg siap dikontrak utk bekerja sama, kalau perlu beli dokumen teknologi rudal.

  8.  

    Ini yg dlm berita terekspose katanya koramil setempat laporannya LAPAN sedang meluncurkan roket uji kondisi cusca.

  9.  

    Mantap.

  10.  

    Lu…… Mayan….

  11.  

    Gimana rudal bisa stabil jika rudal tidak ada canard tambahannya?