Agu 132016
 

Korps Marinir TNI Angkatan Laut melakukan uji fungsi meriam Artileri Pertahanan Udara tipe Twin 35mm Towed AA Gun di pantai Batu Bintang, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (12/8). Uji fungsi ini dilakukan guna mengetahui kemampuan tembak meriam yang rencananya akan memperkuat persentajaan Korps Marinir menjadi lebih modern, khususnya Batalyon Artileri Pertahanan Udara-2 Marinir.

Uji Fungsi Meriam Norinco Twin 35mm Korps Marinir TNI Angkatan Laut (2)

Uji Fungsi Meriam Norinco Twin 35mm Korps Marinir TNI Angkatan Laut (3)
Dalam uji coba yang dipimpin oleh Komandan Resimen Artileri-2 Marinir Kolonel Marinir Aris Setiawan ini, sebanyak 4 pucuk Meriam Twin 35mm Towed AA Gun, 4 unit Power Suply Unit (PSU), 1 unit radar AF 902 FCS dan Ranrik Radar berkolaborasi menembak jatuh pesawat tanpa awak (drone) yang sengaja diterbangkan sebagai sasaran tembak.

Uji Fungsi Meriam Norinco Twin 35mm Korps Marinir TNI Angkatan Laut (4)
Meriam Twin 35mm Towed AA Gun merupakan meriam generasi baru yang dirancang sesuai dengan kemajuan teknologi dan perkembangan kemampuan serangan udara dan mampu menembak rudal, peluru balistik serta pesawat tanpa awak.

Uji Fungsi Meriam Norinco Twin 35mm Korps Marinir TNI Angkatan Laut (5)
Meriam produk PT. Norinco China ini berkaliber 35mm, memiliki dua laras, kecepatan menembak 1100 butir permenit, jarak tembak efektif 4000 m, ketinggian efektif penembakan 3000 m dengan kecepatan reaksi rata-rata 6,5 detik dan dikendalikan secara otomatis dari ruang radar AFF 902 FCS dengan menembak secara bersamaan atau juga bisa dikendalikan secara manual oleh tiga awak perpucuknya jika sistem otomatis tersebut mengalami kendala.

Sumber: marinir.tnial.mil.id

Bagikan:
 Posted by on Agustus 13, 2016