Jul 142018
 

Batujajar – PT Pindad bersama FNSS Turki melakukan tes uji ledak ranjau terhadap satu prototipe medium tank seri turret 105 mm di Pusdikpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis, 12/7/2018, dirilis Kompas.com.

Bahan peledak berupa TNT seberat 10 kilogram ditaruh pada track, untuk mengetahui sejauh mana kekuatan struktur medium tank dalam menahan ledakan dari bawah.

Setelah diledakkan, terlihat konstruksi medium tank yang masih kokoh di atas lubang bekas ledakan. Tank hanya mengalami kerusakan di bagian roda (boogey wheel) dan rantai yang putus.

“Secara kasat mata dapat dikatakan berhasil. Tujuan tes ini untuk memastikan tidak terjadi kerusakan terhadap struktur kendaraan tempur,” kata Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad Ade Bagja.

“Komponen yang copot akibat ledakan dapat diperbaiki seperti track yang patah dan boogey wheel yang rusak,” ujarnya. Medium tank ini masih akan diteliti untuk mengetahui tingkat cedera terhadap pengemudi dan operator turret pasca diledakkan.

“Fatal atau tidak besaran kuantitafnya dapat dilihat beberapa hari ke depan,” jelasnya.

Tujuan uji ledakan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman yang lebih dalam dan komprehensif tentang perancangan maupun pengujian perlindungan kendaraan tempur terhadap ledakan ranjau sesuai standar internasional STANAG 4569.

Uji ledak berikutnya direncanakan dengan TNT 8 kilogram disimpan di bawah hull tank medium tersebut.

dok. Prototype Tank Medium Pindad-FNSS. (photo: FNSS)

Pemasaran Tank Medium

PT Pindad dan FNSS Turki telah menyepakati kawasan pemasaran tank medium mereka, setelah nantinya dilakukan produksi massal tank medium hasil kerjasama kedua pihak mulai 2019.

Hal ini diungkapkan Direktur Teknologi dan Pengembangan Pindad, Ade Bagja di sela-sela Seminar Uji Ledak Ranjau Tank Medium di Bandung, Jumat , 13/7/2018, dirilis Suaramerdeka.com.

“Untuk kebutuhan Turki dan Indonesia, tak ada batasan berapa pun produksinya. Hanya saja, untuk di luar itu, kita sepakati untuk membatasi wilayah mana yang jadi fokus pemasaran,” katanya.

Pindad kebagian menggarap wilayah sebagian besar kawasan Asia plus Pasifik. Sementara FNSS Turki mendapat porsi sebagian kecil plus Afrika.

“Produk ini milik siapa sesungguhnya, ini milik bersama antara Pindad dan FNSS, beda kalau kemudian Pindad memproduksi secara mandiri,” ujarnya.

  20 Responses to “Uji Ledak dan Pemasaran Tank Pindad-FNSS”

  1.  

    Tinggal produksi dan lenkapi armamentnya biar mantap dan tambah gagah

  2.  

    Semoga kedepan bs mengembangkan sendiri dgn TKDN maksimal! He3

  3.  

    Jika musuh atao teroris tau akan hal ini mereka akan menggunakan 1 ton TNT..

    •  

      yang ditakuti itu kalo terorisnya sekelas negara adidaya dek…bukan tonan tnt lagi tapi tonan uranium…!!!
      maka tank itu bagusnya digunakan untuk melarai tauran…baru punya efeck gentar…!!!

      •  

        komen gue rcs nya meningkat yg mudah dibaca, tapi msh ada juga yg menyembunyikannya walau sudah dibacanya, ini gara² aming lias nada yg sudah dipoligami supir rahasianya, mudh²an aming tidak adu speed dgn istri sipria & keluarganya

  4.  

    mencari bahan peledak 1 ton TNT itu susah…apalagi untuk kelas teroris. apalgi hanya untuk meledakkan 1 tank kelas ngapain pakai 1 ton tnt, gak masuk akal gak realistis.

    nggak ada ceritanya teroris di indonesia ngeledakin tank….

    musuh pun andai sesama militer …mestinya pakai ATGM lebih praktis, lah wong leopard, abrams, merkava, T72 yang tergolong tank kelas berat pada jebol rontok oleh ARFM macam kornet, TOW, milan, dsb. mosok repot pakai 1 ton TNT.

  5.  

    eee… maksudku ATGM missile bukan ARFM….tank diatas juga tank kelas medium (buatan pindad dan FNSS).

  6.  

    Sukurin….yg kena omelannya mas wawan, hhh

  7.  

    Seharusnya bahan peledaknya 1 ataw 2 kwintal. Sbab berat sgitu itu msh bisa untuk di gotong.

  8.  

    Komentnya pada ngaco, pada ngeremehin TNT 10 Kg. Pastinya pihak tester udah mikirin kenapa pake peledak 10 Kg

  9.  

    ini kok komennya pada ngaco ya, belum nyoba nginjak ranjau sih….

    coba hanna hu, keluarin ranjaunya….
    itu….
    ranjau….
    yg biasa kamu keluarin di wc, waktu panggilan alam…….xixi

  10.  

    Uji ranjau sudah….coba selanjutnya uji ketahanan body shield, di tembak dengan menggunakan RPG

  11.  

    Kemarin tank nya Malo*n diuji coba dgn nuke tidak apa2, cuman jadi lemper aja

    😎

 Leave a Reply