Uji Ledakan Calon Kendaraan Intai Tempur Australia

Uji ledakan kendaraan lapis baja Boxer Rheinmetall (Aus Dod)

Uji Ledakan Calon Kendaraan Intai Tempur Australia 1

Victoria – Seri terakhir tes ledakan untuk kendaraan intai tempur / Combat Reconnaissance Vehicle (CRV) Australia telah diselesaikan terhadap dua kandidat terpilih yang berlomba untuk menjadi Kendaraan militer Angkatan Bersenjata Australia yang baru.

Untuk menilai survivabilitas kendaraan tersebut, lapis baja Boxer Rheinmetal dan AMV-35 BAE Systems Australia, diuji dengan ledakan ranjau yang disimulasikan di Defense’s Proof and Experimental Establishment di Graytown di Victoria, Australia.

Menteri Pertahanan Australia, Hon Christopher Pyne MP, mengatakan tes ledakan dilakukan di bawah roda dan di bawah perut kendaraan, dan merupakan percobaan terakhir dengan tembakan.

“Tujuan proyek ini adalah untuk menghadirkan kendaraan tempur lapis baja kelas dunia yang bisa terkena pukulan, dan melindungi tentara kita,” kata Menteri Pyne.

“Yang penting, uji coba ini telah dilakukan oleh tentara Australia yang akan mengoperasikan kendaraan ini saat dikirimkan, didukung oleh staf Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Pertahanan.”

Uji ledakan kendaraan lapis baja AMV-35, BAE Systems. (Aus Dod)

Uji Ledakan Calon Kendaraan Intai Tempur Australia 2

Tes tersebut merupakan tahap akhir dari program yang ketat yang dirancang untuk menempatkan kedua kendaraan berbagai lingkungan operasi.

“Selama 12 bulan terakhir, perlindungan, lethality dan kegunaan kendaraan telah diukur dan dinilai,” kata Menteri Pyne.

Kementerian Pertahanan Australia akan membeli 225 kendaraan intai tempur dengan biaya antara $ 4 sampai $ 5 miliar.

Tim LAND 400 Phase 2 telah bekerja keras untuk meningkatkan peluang mereka agar industri pertahanan Australia bisa masuk ke dalam program ini.

“Proyek ini akan mengamankan ketangguhan kendaraan intai tempur militer Australia (ADF) dan 1000 pekerjaan lebih dari 300 perusahaan berbasis Australia,” kata Menteri Pyne.

“Pemenang akan diumumkan pada semester pertama 2018”. Aus DoD, 11/8/2017.

Leave a Reply