Sep 222015
 

mlrs-tni-ad

Uji fungsi Munisi SLT C 90-CR-RB (M3) TNI AD ilaksanakan tanggal 10 – 11 September 2015, bertempat di Lapbak Pusdikif Pussenif Kodiklat TNI AD Cipatat Bandung, Jawa Barat.

Materi Uji Fungsi : Uji non destruktif melalui : Pengamatan visual, Pengukuran dimensi dan berat, Konstruksi dan perlengkapan. Sedangkan Uji destruktif melalui : Uji Daya Tembus Baja dan Uji kelancaran kerja.

Dalam pelaksanaan uji dihadiri oleh Danpussenif, Dirbinlitbang Pussenif, Staf umum Angkatan Darat, Staf Litbang Angkatan Darat dan Para Kasubdit Ditpalad.

SLT C90 (Photo: Audrey)

SLT C90 (Photo: Audrey)

C90-CR adalah peluncur roket anti tank yang digunakan unit infantri di lingkungan TNI AD. C90-CR dapat dioperasikan oleh seorang personel dengan cara dipanggul. Pola pengoperasiannya mirip dengan Armbrust, yakni bersifat sekali pakai, begitu roket keluar dari tabung, maka tabung peluncur sudah tak bisa digunakan lagi. Mekanismenya menggunakan piroteknik, jadi tidak diperlukan baterai atau pun sistem pengisian listrik.

C90-CR mempunya bobot yang ergonomis untuk dibawa soerang personel infantri, yakni hanya 4,8 kg. Panjang senjata tak sampai 1 meter (940 mm). Mengandalkan jenis roket tandem HE (high explosive) dengan kaliber 90 mm. Secara umum jangkauan tembaknya bisa mencapai 300 meter untuk target bergerak. Dalam paket peluncur standar, C90-CR sudah dilengkapi pembidik optic dengan 2x pembesaran. Namun untuk misi tempur malam hari, bisa ditambahkan perangkat bidik VN38-C.

TNI AD memiliki versi C90-CR anti armor, C90-CR-RB (M3) anti personel, dan C90-CR-BK untuk penghancur bunker. Senjata ini cukup ampuh digunakan untuk menghantam perkubuan lawan dalam perang di tengah hutan. Selain Indonesia dan Spanyol, C90-CR juga digunakan oleh India, Italia, Malaysia, Equador, Colombia, dan Estonia.

Ditpal-tniad.mil.id
Indomiliter.com

  31 Responses to “UJI MUNISI SLT C90-CR-RB (M3)”

  1. malaysia punya anti tank tidak yah?

  2. habis pakai langsung buang, ha, ha, ha

  3. Dihibahkan lumayanlah mainan Brimob kita tante.

  4. idealnya ditaruh di ss pindad. Tidak efektif lg penggunaan roket panggul dalam perang dasawarsa ini yg bergerak dalam satuan kecil namun efektif.

  5. waduh asapnya putih, pasti bukan oleh2nya papa bear. Hahaha

  6. selamat menyambut ibadah idul adha bagi rekan2 yg menjalankannya. Mohon maaf lahir dan bathin. Minta sate kambing nya donk 🙁

  7. tipe m3 anti personil maksudnya bagaimana itu kaka? Buat kita makan jagung tidakkah? Hahaha

  8. buat keker su25 lumayan nih petasan.

  9. SLT C-90 termasuk ke RPG bkn..?

  10. lho…itu ngapain di timbang segala,

  11. bukan termasuk RPG.. tp termasuk ATGM.. RPG jg trmasuk ATGM..
    hiting brapa bnyak ATGM di indonesia…

  12. wkwkwkwkwkwkwk…

  13. Lumayanv…daripada tidak ada. …..
    Kapan Kapan…. segera di lengkapi dengan misil Kornet ….biar effective….

  14. hemm….jadi TNI AD skrg make C90 CR3 dan NLAW ??…kalo head to head bagus mn neh di antara keduanya?…

 Leave a Reply