Mar 092018
 

Uji coba pencegat Miniature Hit-To-Kill (MHTK) buatan Lockheed Martin. © WSMR / Youtube

JakartaGreater.com – Dua pencegat Inisiatif Pengurangan Biaya (CRI) PAC-3 Lockheed Martin berhasil mencegat dua target rudal balistik taktis dalam sebuah tes di White Sands Missile Range, New Mexico, seperti dijelaskan oleh Jonathan Ehmer, seorang System Test Engineer di Lockheed Martin Missiles & Fire Control.

Ehmer menjelaskan bahwa PAC-3 akan mendukung Program Pengawasan Lapangan Angkatan Darat AS yang memastikan keandalan dan juga kesiapan rudal PAC-3 yang disebarkan. Tes juga ditandai keberhasilan uji coba ke-10 dan ke-11 dari PAC-3 dalam enam tahun terakhir.

Lebih dari enam puluh pencegat PAC-3 dan Missile Segmen Enhancement (MSE) yag telah mencapai keberhasilan uji terbangnya di White Sands Missile Range (WSMR).

Sementara itu, Defence Blog menyebut bahwa uji coba rudal pertahanan yang dipimpin Angkatan Darat AS menunjukkan kemampuan unik Miniature Hit-to-Kill (MHTK) dari keluarga rudal PAC-3 dalam melawan ancaman melalui kontak tubuh.

Tes tersebut juga menegaskan kembali kemampuan PAC-3 untuk mendeteksi, melacak dan mencegat rudal yang masuk sambil memenuhi persyaratan kehandalan lapangan. Perwakilan dari Angkatan Darat AS dan para calon pelanggan potensial Foreign Military Sales PAC-3 saat ini mengamati tes tersebut.

“PAC-3 terus berhasil melawan ancaman yang berkembang saat ini, dan tetap menjadi satu-satunya pencegat MHTK yang terbukti tempur di dunia”, kata Jay Pitman, wakil presiden program PAC-3 di Lockheed Martin Missiles and Fire Control.

Pitman menyebut bahwa lingkungan keamanan global saat ini menuntut solusi yang andal. Dan mengharapkan pencegat PAC-3 terus berfungsi sebagai elemen penting dalam sistem pertahanan terpadu dan berlapis.

Sebelas negara telah membeli pencegat pertahanan rudal PAC-3: AS, Jerman, Kuwait, Jepang, Qatar, Korea Selatan, Arab Saudi, Taiwan, Rumania, Belanda dan Uni Emirat Arab.

Bagikan: