Uji Sistem Pertahanan Udara, S-400 Turki Tembakkan 3 Rudal

Jakartagreater.com  –  Turki menguji sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia untuk pertama kalinya selama latihan di dekat kota Sinop di Utara negara itu, sumber di lingkaran militer dan diplomatik mengatakan kepada TASS pada hari Jumat, 16-10-2020.

“Tiga Rudal sistem Rudal anti-pesawat S-400 diluncurkan. Semuanya berhasil mencapai target yang ditentukan,” kata sumber itu.

Sebelumnya pada hari itu, sebuah video mulai beredar di media Turki yang menunjukkan jejak peluncuran Rudal di kota Sinop, yang dianggap sebagai hasil dari uji sistem pertahanan udara S-400. Ankara sebelumnya mengumumkan rencana untuk mengadakan latihan menembak di wilayah tersebut antara 13 dan 17 Oktober 2020, dirilis Sputnik pada Jumat 16-10-2020.

Washington telah menyatakan protesnya kepada pihak berwenang Turki atas peluncuran uji coba dan memperingatkan tentang “konsekuensi serius potensial” dari langkah itu, Ortagus menambahkan.

Media Turki melaporkan pada hari sebelumnya bahwa militer telah memulai pengujian sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia sebagai bagian dari latihan di dekat kota Sinop di Laut Hitam.

Rekaman yang menunjukkan uji coba Rudal diterbitkan oleh majalah militer M5 Turki, yang mencatat bahwa “penembakan pertama sistem S-400 dilakukan di Sinop”. Sebelumnya, negara itu mengeluarkan nasihat wilayah udara dan maritim sehubungan dengan latihan penembakan di wilayah tersebut dari 13-17 Oktober 2020.

Turki mengeluarkan apa yang disebut pemberitahuan ruang udara NOTAM untuk membatasi area di dekat kota pesisir Laut Hitam Sinop menjelang kemungkinan uji coba sistem Rudal S-400 buatan Rusia.

Kerja sama Turki dengan Rusia dalam masalah ini telah dikritik keras oleh NATO dan Amerika Serikat, yang mengutip masalah keamanan terkait dengan dugaan ketidakcocokan S-400 dengan sistem pertahanan udara NATO.

Sharing

Tinggalkan komentar