Nov 082018
 

Dok. Roket RHAN-450. (credit: Lapan)

Bogor, Jakartagreater.com – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam hal ini Puslitbang Alpalhan melaksanakan uji statis roket jarak 100 km ground to ground (Rhan-450) di Jl. Raya Rumpin No. 2 Mekarsari, Bogor, Jawa Barat, dirilis situs Kemhan RI, Selasa, 7-11-2018.

Uji statis roket jarak 100 km ground to ground (Rhan-450) disaksikan oleh Kapuslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan Brigjen TNI Abdullah Sani, Kapuslitbang Iptekhan Balitbang Kemhan Marsma TNI Bambang Wijanarko, S.T., M.Si (Han), Kabid Matra Darat Puslitbang Alpalhan Kolonel Inf A. Setya Hari, S.H., Kabag Datin Set Balitbang Kolonel Inf Fatih El Amin, S.Ip., M.Si., Deputi LAPAN Dr. Rika Andiarti, GM Divisi migas PT. Dahana Bapak Yosef Nugraha, Palakhar Kapus Bapak Sairi Azis, para pejabat di lingkungan TNI dan Kemhan, tim uji statis dari PT. LAPAN serta personel yang terkait.

Kegiatan diawali sambutan pertama oleh Deputi LAPAN Dr. Rika Andiarti dari PT. LAPAN, kemudian sambutan kedua oleh Kapuslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan Brigjen TNI Abdullah Sani, pembacaan doa, dilanjutkan uji statis roket jarak 100 km ground to ground (Rhan-450) dari tim PT. LAPAN dan terakhir evaluasi hasil pelaksanaan uji statis roket jarak 100 km ground to ground (Rhan-450).

Pelaksanaan uji statis roket jarak 100 km ground to ground (Rhan-450) ini adalah hasil kerjasama antara Balitbang Kemhan dengan PT. LAPAN yang telah melaksanakan uji statis roket jarak 100 km ground to ground (Rhan-450) yang ke-2.

Uji  Statis Roket RHAN-450 Daya Jangkau 100 Km. (Kemhan RI)

Program pengembangan Roket Jarak 100 Km ground to ground (RHan-450) TA. 2018 adalah salah satu program kerja sama utama antara Balitbang Kemhan, PT Dahana dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Tujuan dari program ini adalah untuk menguji kinerja sistem propulsi roket Rhan-450, kekuatan struktur motor roket dan thermal.

Roket RHAN-450 adalah roket berbahan bakar padat dengan diameter luar sebesar 450 mm. Panjang total roket mencapai 7.1 meter dan massa total dapat mencapai 1600 kg.

Roket ini akan membawa dua payload yang terdiri dari payload GPS dan payload Radar. Kedua payload ini memiliki misi untuk mengetahui gerakan dan posisi roket selama terbang.

Target dari pengembangan Roket RHAN-450 ini adalah bahwa roket terbang dengan baik dan stabil tanpa adanya anomali gerakan yang terjadi pada saat uji statis.

Disamping itu juga diharapkan data sensor gerak roket (akselerometer, gyro dan GPS) yang terdapat pada payload dapat bekerja dengan baik dan dapat ditransfer ke ground station secara utuh dan baik sejak awal peluncuran sampai dengan roket kembali jatuh ke bumi.

  15 Responses to “Uji Statis Roket RHAN-450 Berdaya Jangkau 100 Km”

  1.  

    Hasilnya gmn….?

  2.  

    apa kabar C 705..???? diem diem bae

  3.  

    Klu sdh fix tgl nambahi seeker dan controlnya nih.

  4.  

    suip tenan ..tambah lagi lebih besar 1000 mm

  5.  

    kok turun jadi 100,katanya kemarin jangkauan 150km
    gak jelas nih

  6.  

    kok turun jadi 100,katanya kemarin jangkauan 150km
    gak jelas nih
    yg bener yg mana?

    •  

      Itu sih masih mendingan om,la tahun 60an kita udah bisa luncurkan roket jangkau 50 km lebih,jadi itu bisa dibilang wow.berarti ada kemajuan dalam jangkauan nya.
      Padahal tahun 60an kita cuma kalah sama cina dalam ilmu proketan,kalo india jauh deh,dia masih belajar macul kayak nya tahun segitu.

    •  

      meskipun pendek tapi daya ledaknya besar

    •  

      Jangkauan 150km itu jangkauan teorinya, pengujian ini hanya untuk melihat kemampuan selongsong dan nozzle roket selama batas waktu tertentu. Ibaratnya kalo teorinya Rhan bisa melaju dg kecepatan sekian Mach, kita udah hitung dg berapa lama rhan 450 dapat bertahan maka kita bisa uji kalo untuk menempuh 100 km dulu, apakah bisa bertahan sekian detik atau menit. Kalo bisa berfungsi dengan baik baru diuji Max.

  7.  

    awas diliatin tetangga tuh xaxaxa

    utk stabilitas kawasan jare pak jenderal xaxaxa

    jgn panjang2 ya kk..adek takut xaxaxa

  8.  

    yang lain sdh ngembangin rudal anti satelit.
    yg di mari mari masih membahas yoket .
    hadew…..bikin pala barbie.
    hmmmmm

  9.  

    Kalau 100km itu aktualnya, jika nanti di bebani bahan peledak, itungan teori bisa berubah.

  10.  

    Koplak, 100 km lama terbang ga di sebut,,
    Jangan jangan ini rudal masih subsonik juga kayak siput larinya

 Leave a Reply