Ukraina Hampir Selesaikan Sistem Rudal Jelajah Saingan Iskander

Sistem peluncur rudal Grom-2 Ukraina (foto : UNIAN)

Jakartagreater.com – Ukraina membutuhkan anggaran sebesar total US$ 300 juta untuk menyelesaikan tes sistem rudal balistik Grom-2. Ini akan memungkinkan Ukraina untuk memproduksi rudal yang mirip dengan Iskander Rusia, kata Roman Kostenko, wakil ketua parlemen Ukraina, setelah mengunjungi pabrikan Rudal dan Angkasa Kharkiv “Hartron”. Diharapkan pada tahun 2022, Ukraina sudah dapat menjual sistem rudal jelajah ini kepada pelanggan asing, lansir Defense24.

Sistem rudal Grom-2 akan menggantikan peluncur Tochka-U yang sudah ketinggalan zaman di angkatan bersenjata Ukraina, yang dalam hal kinerjanya lebih mirip dengan sistem Iskander Rusia.

Sistem rudal ini terdiri dari kendaraan truk lima poros yang dikembangkan oleh Pabrikan kendaraan transportasi Kharkiv dan Pabrik Kharkiv Morozov, bekerja sama dengan MZKT Belarusia, dengan dua kontainer peluncur. Berat total sistem peluncur dengan roket lebih dari 20 ton. Peluncur kontainer dan misil memiliki berat 3,5 ton dengan panjang lebih dari 7 meter.

Rudal balistik memiliki berat lepas landas 3 ton, di mana 480 kg adalah hulu ledak high-explosive, penetrating atau cluster. Jangkauan rudal versi ekspor diperkirakan 50-280 km, yang disebut Grom-2. Sedangkan varian untuk angkatan bersenjata Ukraina akan memiliki jangkauan 450 km, dan menyandang nama Sapsan (peregrine falcon dalam bahasa Ukraina). Sistem panduan menggabungkan pemosisian INS / GPS dan identifikasi target optoelektronik atau radar.

Prototipe rudal dan sistem peluncur sudah siap, namun kurangnya anggaran pembiayaan menyebabkan Perusahaan Industri Angkasa dan Rudal Kharkiv “Hartron”, yang mengerjakan sistem rudal, terus-menerus mengalami masalah menyelesaikan pekerjaannya. Para insinyur berusia muda meninggalkan perusahaan dan usia rata-rata staf sekitar 50 tahun yang masih bertahan.

Varian ekspor dari sistem Grom-2 dapat dijual kepada pelanggan asing pada tahun 2022. Varian rudal untuk Ukraina dengan jangkauan yang lebih jauh juga dapat diselesaikan, tetapi menurut perkiraan para ahli, membutuhkan biaya sekitar US$ 300 juta. Anggaran sebesar itu akan memungkinkan penyelesaian uji domestik tidak hanya pada rudal, tetapi juga pada seluruh sistem kompleks, termasuk peluncur dan sistem perencanaan misi. Sejauh ini, pengujian telah dilakukan pada masing-masing komponen, termasuk mesin dan sistem panduan serta peluncur yang sudah siap mulai 2018. Tes asli direncanakan dilakukan pada paruh kedua tahun 2019, namun, mungkin karena alasan keuangan, tes tersebut tidak dilakukan.

Rudal balistik Grom-2 / Sapsan bersama dengan rudal manuver Neptunus dan peluru kendali artileri Wilcha adalah bagian dari program pengembangan yang lebih luas dari pasukan rudal Ukraina, yang bertujuan untuk membangun potensi detterent.

Satu pemikiran pada “Ukraina Hampir Selesaikan Sistem Rudal Jelajah Saingan Iskander”

  1. Nah ni ada kesempatan bagi kita untuk ikut partisipasi pembiayaan rudal dijamin mesti kita dikasih ilmunya tuk TOT tapi itupun kalau kita mampu pelajari dan kuasai perhitungan desain konstruksi dan cara kerja rudal dan sistem2 pendukung lainnya

Tinggalkan komentar

Most Popular

Komentar