Ukraina Ingin Gunakan Meriam Standar NATO Pada Tank Era Soviet-nya

Tank T-72 dan T-64 yang ditampilkan oleh pabrik kendaraan lapis baja Lviv pada saat “Europe Day”. © Sputnik/ Stringer

Ukraina Ingin Gunakan Meriam Standar NATO Pada Tank Era Soviet-nya 1

Pemerintah Ukraina telah menginstruksikan kepada perancang militer untuk mulai bekerja pada meriam 120 mm baru sesuai standar NATO, seperti dilansir dari Sputnik News.

Pada hari Rabu, 14 Juni 2017, Kementerian Pertahanan Ukraina telah menyetujui apa yang disebut “Petunjuk utama pengembangan senjata dan peralatan militer jangka panjang’, yakni sebuah dokumen tentang kebijakan pertahanan yang membahas rencana masa depan untuk pengembangan sektor pertahanan negara tersebut.

Tank T-64 Ukraina. © Stringer

Ukraina Ingin Gunakan Meriam Standar NATO Pada Tank Era Soviet-nya 2

Draft dokumen yang diperoleh oleh media Ukraina tersebut menyebut bahwa pengembangan sistem persenjataan Ukraina dimasa depan akan didasarkan pada evolusi model, yang sesuai dengan tren global. Ini termasuk penciptaan serta integrasi sistem pengintaian, komunikasi dan perlindungan modern, peralatan otomasi, robotika, otonom dan kendali jarak jauh.

Diminta untuk mengomentari rencana ini, seorang analis militer Rusia Viktor Murakhovsky mengatakan kepada surat kabar Vzglyad Rusia bahwa secara teori setidaknya, hal itu layak dilakukan.

“Misalnya saja, industri pertahanan Rusia telah menunjukkan versi ekspor tank yang dilengkapi dengan meriam 120 mm. Dan jika kita membicarakan rancangan meriam itu sendiri, ia dapat dieksekusi sesuai dengan konsep desain yang sama dengan meriam 125 mm D-81 yang terpasang pada tank-tank yang dirancang di era Soviet”, tuturnya.

Namun Murakhovsky menekankan bahwa masalah utamanya adalah amunisi tank 120 mm NATO memiliki kesatuan struktur, sementara meriam 125 mm rancangan Soviet memakai sistem pengisian proyektil dan propelan secara terpisah.

Dengan kata lain, pengamat militer tersebut menjelaskan bahwa supaya Ukraina bisa berhasil beralih ke standar NATO, mereka harus benar-benar mendesain ulang produksi amunisi tank agar sesuai, mengatur ulang struktur tank, perumahan senjata, dan juga ruang penyimpanan amunisi.

Tank T-80 Ukraina. © Layanan Pers Kepresidenan Ukraina

Ukraina Ingin Gunakan Meriam Standar NATO Pada Tank Era Soviet-nya 3

Dalam kasus ini, diperlukan mekanisme pengisian otomatis yang sama sekali berbeda, atau secara umum tank harus memiliki konfigurasi yang berbeda, dan tentunya dengan sejumlah biaya yang diperlukan oleh desain baru. Jika Ukraina memilih yang terakhir, itu juga akan menuntut terciptanya kapasitas produksi baru.

“Ini butuh investasi yang sangat serius, jika mereka hanya bermaksud memakai peralatan yang sudah ada dan Barat memberi mereka teknologi, itu pasti mahal. Dan bila mereka bermaksud mengembangkan semua dari nol dan menciptakan mesin produksinya sendiri, sesuatu yang yang sama sekali berbeda. Tentu saja jumlahnya akan jauh lebih besar. Bisa miliaran dolar”, menurut Murakhovsky.

Meriam 125 mm telah menjadi standar untuk semua desain tank buatan Soviet, yang dimulai dengan T-64A di awal 1960-an. Perancang kendaraan militer Ukraina telah memasang tank terbaru T-84 Oplot mereka dengan KBA-3, meriam smoothbore 125 mm.

Sama seperti meriam standar NATO 120 mm, insinyur senjata Rusia telah mengembangkan meriam M-393 dan M-395 yang kompatibel dengan amunisi standar NATO, dan termasuk ke dalam salah satu pilihan untuk modernisasi tank T-62 dan T-72.

Dalam kasus Ukraina, Murakhovsky menyarankan bahwa negara tersebut mungkin tidak memiliki sumber daya untuk menciptakan senjata standar NATO 120 mm yang berfungsi penuh saat ini.

Menginginkan sesuatu bukan berarti anda harus terlibat bahaya, menjanjikan sesuatu bukan berarti Anda harus menindaklanjutinya. Akan tetapi menurut hemat saya, tidak ada gunanya membicarakan hal tersebut saat ini, karena seperti yang akan saya ingatkan, Ukraina hingga sekarang ini belum dapat memenuhi kontrak dengan Thailand untuk memasok tank, bahkan dengan meriam 125 mm dalam beberapa tahun ini”, Murakhovsky menyimpulkan.

 

Leave a Reply