Mar 182017
 

Pesawat MiG-29 Ukraina (Nick Savchenko)

Presiden Ukraina Petro Poroshenko 15/3/2017 mengumumkan industri pertahanan dalam negeri akan mengembangkan pesawat tempur twin-engine buatan sendiri. Pengumuman ini dibuat saat kunjungan Poroshenko ke Pabrik pembuatan mesin Ivchenko yang terletak di kota Zaparozhe, Ukraina Selatan. Di fasilitas ini juga terdapat pabrik perakitan mesin terbesar Ukraina selama masa Uni Soviet, yakni Motor Sich.

Tim desain aeronautika Ukraina telah menghasilkan sketsa dari platform pesawat tempur baru, yang diberi nama Legkiy Boiviy Litak, yang artinya “Pesawat Tempur Ringan” dan disingkat LBL. Pesawat ini tampaknya akan memiliki kemiripan yang kuat dengan Mikoyan MiG-29 Soviet untuk penampilan luar, tetapi sistem onboard pesawat akan berasal dari non-Rusia.

Salah satu perbedaan utama antara desain Ukraina yang baru ini dengan MiG-29 yang asli, adalah mesin dan elektronik. Laporan dari kunjungan Poroshenko untuk fasilitas Ivchenko menyatakan bahwa dua mesin akan berdasarkan AI-322F engine dan avionik dari Barat dengan pembuatan di Ukraina.

Desain mesin menjadi salah satu pendorong utama untuk mewujudkan konsep pesawat tempur ini. Presiden Ukraina menyatakan, “Kami akan segera membuat mesin pesawat sendiri untuk pesawat tempur kami.” Poroshenko juga menunjukkan bahwa Ukraina adalah salah satu di antara hanya lima negara di dunia yang mampu secara mandiri mengembangkan desain mesin pesawat.

Konsep pesawat tempur baru Ukraina pertama kali disebutkan di awal bulan ini dalam sebuah wawancara dengan Yuri Brovchenko, wakil menteri Ukraina untuk pembangunan ekonomi dan perdagangan. “Pada subjek penerbangan militer, hari ini kita sedang memeriksa kemungkinan pengembangan pesawat tempur buatan kita sendiri. Ada tim desain sudah bekerja untuk ini,” katanya kepada media Ukrainski Novini.

Janes.com

  16 Responses to “Ukraina Kembangkan Jet Tempur Buatan Dalam Negeri”

  1. Jika saja Pemerintah Indonesia cukup jeli untuk berkontribusi dalam industri permesinan Ukraina
    Ah alangkah cepatnya loncatan kemetalurgian kita.

  2. Kesempatan emas bagi Indonesia R&D permesinan dgn Ukraina seperti kejasama roket dan Nozel mesin roketnya, Pandur dll mumpung Ukraina lg butuh dana segar kemungkinan gak pelit TOT kayak Rusia!

    • setuju bung, sebab keberuntungan itu terjadi karna adanya pertemuan antara kesempatan dan kesiapan.
      kita siapkan dana dan sdm , ukraina telah menyiapkan ipteknya.
      jika keduanya berpadu maka itulah keberuntungan kita.

  3. Tapi kok si Tiger dihancurkan yah, coba kalo disumbangkan ke pemda, pasti jadi daya tarik wisata… He he he

  4. ukraina sebaiknya benerin dulu birokrasi di negaranya yg terlalu korup
    penjualan alutsista banyak yg di ter downgrade akibat korupsi

    • Nah, korupsi itulah sebenarnya yang sangat menghambat kemajuan.
      Bukannya dapet TOT malah kena OTT !

    • memancing teknologi di air keruh konon lbh mudah bung. tp sang pemancing harus memiliki kompetensi lengkap, lincah, peka dan kinerja cepat. negara target buruan diantaranya ukraina, india, turki, pakistan, china, taiwan, iran, swedia, kanada, dan jepang

      • memang pengembangan teknologi lebih cepat maju jika ada konflik yg memunculkan kompetisi

        namun yg saya tekankan kelakuan birokrat2 ukraina sendiri yg sangat korup beberapa kali produk alutsista mereka mengalami cacat kualitas ketika sampai dikonsumen,
        menjaga kepercayaan konsumen juga penting bung jika mau jualan tetap laku dgn memusnahkan sumbernya

  5. semua pada bikin pespur semoga ifx yg terbaik di masanya nanti

  6. keerennnnn

  7. Tiger yg mana nih, yg nemplok di pager apa yg bisa terbang tapi udah pensiun

  8. Test..

  9. Hmm salah satu dari sedikit negara yang mampu membuat dan mengembangkan mesin jet tempur, bahkan Ukraina juga mampu membuat rudal

  10. kolaborasi teknologi barat + russia. ukrania sekarang pro barat.

    mantaplah kampung halamanku wkwkwkwkwkwk

  11. kirain F-5

 Leave a Reply