Jul 082019
 

Kapal selam Ukraina yang dikuasai Rusia di Crimea pada 22 Maret 2014 (foto : CNN)

Ukraina telah memberitahu Turki tentang aktivitas yang dilakukan oleh kapal selam Rusia di Bosporus, yang merupakan pelanggaran terhadap Konvensi Montreux, lapor kantor berita nasional Ukrania, Ukrinform.

Militer Ukraina telah memberikan data tentang kegiatan kapal selam Rusia tersebut ke Turki melalui Kementerian Luar Negeri Ukraina, kata Leonid Zaliubovsky, seorang perwakilan Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, kepada Ukrinform pada hari Jumat.

Zaliubovsky mengatakan aktivitas kapal selam Rusia melanggar Konvensi Montreux dan mencatat pasukan Ukraina telah mencatat peningkatan aktivitas Rusia baik di laut Mediterania maupun di Laut Hitam.

“Federasi Rusia, dengan dalih pemeliharaan teknis, sebenarnya mengorganisir penyebaran penuh kapal selam di Mediterania. Ini jelas merupakan pelanggaran hukum internasional,” kata Zaliubovsky.

Staf Umum Ukrania juga mengatakan Rusia sedang berusaha menempatkan 14 kapal perang lagi di Laut Hitam selama tiga hingga empat tahun ke depan.

Aneksasi Krimea oleh Rusia pada bulan Maret 2014 menjadikan Selat Kerch, yang menghubungkan Azov ke Laut Hitam, menjadi jalur air internal de facto untuk Rusia.

Ahvalnews

 Posted by on Juli 8, 2019