Jul 152018
 

Sistem rudal BUK Angkatan Bersenjata Ukraina © Ukraina MoD via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Saat ini, armada pasukan rudal Ukraina dilengkapi dengan sistem rudal anti-pesawat Buk-M1 dan sistem rudal anti-pesawat S-300 berbagai modifikasi oleh Nenov Armament, seperti dilansir dari laman situs Kementerian Pertahanan Ukraina.

Dalam waktu singkat Ukraina berhasil menyingkirkan ketergantungan pada perusahaan pertahanan Rusia dan secara mandiri telah mengembangkan suku cadang dan komponen yang diperlukan untuk pemulihan dan perbaikan SRS. Berkat ini, maka secara signifikan meningkatkan kelaikan senjata rudal anti-pesawat, dan secara khusus, hampir 70% dari sistem S-300P telah diperbaiki.

Komando Angkatan Udara yakin bahwa pekerjaan intensif kini sedang dilakukan untuk meningkatkan armada senjata ZRV. Ada hasil bagus dalam memodernisasi kompleks yang ada dan mengembangkan yang baru. Segera, unit pertahanan udara Ukraina akan segera memperoleh senjata yang mampu secara efektif menghadapi sarana serangan udara yang menjanjikan di seluruh rentang ketinggian dan kecepatan.

Semua itu adalah berkat program modernisasi yang mendalam dari Buk-M1 MRK, yang memungkinkan untuk secara signifikan meningkatkan kompleks TTH.

Setelah menganalisis potensi ilmiah-teknis domestik dan industri, maka telah diputuskan bahwa cara ini dapat melengkapi kembali unit pertahanan udara dalam waktu yang agak singkat, dengan penggunaan sumber daya yang relatif kecil.

Tahun ini, ZRV sedang menunggu sampel pertama senjata modern dari perusahaan pertahanan. Yang akan menerima upgrade karakteristik teknis operasional dan taktis-teknis, layanan tempur otomatis, sistem tele-thermal baru, komunikasi digital modern, navigasi dan top-linking, pengintai laser dan mode dukungan GPS.

Di masa depan, peralatan ini dilengkapi dengan rudal anti-pesawat baru yang dipandu dengan kepala self-tapping semi otomatis.

Sementara itu, perusahaan pertahanan Ukraina secara aktif menguasai perbaikan roket lama “Bukivka” 9M38M1. Yang fokus pada mesin dan bahan bakar roket padat, kualitas dan kondisi yang mempengaruhi percepatan, kecepatan dan jangkauan serta kerusakan pada target.

Pavlograd Chemical Plant telah mengembangkan bahan bakar rocket padat campuran baru dengan karakteristik yang lebih baik, dan pengujiannya sudah berlangsung. Karena mesiu baru dan beberapa perubahan pada perangkat lunak roket, diharapkan kecepatan dan jangkauannya akan meningkat secara substansial.

Jika pasukan rudal puas dengan “perilaku” dari ZKR selama uji coba peluncuran, maka segera setelah selesai, “pengisian bahan bakar” dari rudal yang diperbaiki akan dimulai. Selanjutnya, mesin akan digunakan untuk perkembangan baru yang menjanjikan dalam ZRR.

  19 Responses to “Ukraina Mampu Produksi Sistem Rudal BUK”

  1.  

    Mantap klu sdh menguasai ilmunya pengembangan selanjutnya menjadi lbh mudah dan cepat!

  2.  

    sangat riskan.. pinsil nya terlihat di luar.. klo di tembak sniper musuh.. jadi Gatot…

  3.  

    Sistem rudal BUK S300 milik Ukrania adalah pertahanan udara yang bagus dari serangan udara musuh….Jika Indonesia bisa beli….ndampingi Orlikon….kan ciamik soro buat musuh

  4.  

    Keberanian ukraina patut di contoh indo..
    Setelah keluar blok rusia kesadaran akan kemandirian jauh lbh meningkat..
    Capaian demi capain mulai bisa dirasakan..

    Tidak spti indo setelah 1965 hanya demi kepentingan segelintir elitnya..

  5.  

    jangan2 ini yang nembak MH-170

  6.  

    Provokasi gimana Huha, itu Donbass Timur dibuat kacau karena sokongan Rusia. Apalagi Krimea. Itu bukti tak terbantahkan gimana buruknya Rusia terhadap Ukraina. Salahnyaya Ukraina, kenapa gak minta bantuan NATO kayak Suriah minta bantuan Rusia. Biar nyaho tuh Rusia.

    •  

      Bagaimana tanggapan bung @Agato soal Papua yang dibuat kacau karena sokongan Australia? 😆 Apa mau disalahkan kenapa RI gak minta bantuan AS ya? 😛 hihihihi

    •  

      republik donbas timur itu lbh baik buat pemerintahan sendiri dibawah pengawasan pemerintahan russia, dr pada mengikut pemerintahan ukraina yg morat marut & ukraina sudah meminta bantuan kumpulan nato, tapi bisa apa kumpulan nato klu pasukan russia sudah siap habis habissan

    •  

      donbass kacau karena etnis, etnis disana mayoritas etnis russia yg gakmau Ukraina memusuhi russia…upaya represif tentara justru membangkitkan rasa nasionalisme bangsa russia yg mengakibatkan mereka minta merdeka.. yaaaaa karena dulu ukraina bagian dari uni sovyet jadi wajar bila banyak etnis russia di ukraina

 Leave a Reply