Des 052018
 

Ilustrasi pengerahan pasukan berskala besar oleh Rusia © Defence Blog

JakartaGreater.com – Angkatan Bersenjata Ukraina prihatin tentang eskalasi berbahaya pasukan Rusia di dekat Azov dan Laut Hitam dan penumpukan pasukan berskala besar di sepanjang perbatasan oleh Rusia.

Seperti dilansir dari laman Defence Blog, Kepala Staf Angkatan Darat Ukraina Viktor Muzhenko mengatakan dalam program televisi di saluran ICTV bahwa militer Rusia meningkatkan jumlah tentara dan peralatan militernya di dekat perbatasan dengan Ukraina.

“Pola penyebaran tersebut menunjukkan bahwa grup serang itu yang sesuai dapat dibentuk dalam waktu sesingkat mungkin dan arah tindakan mereka di Ukraina. Oleh karena itu, kami mempertimbangkan untuk membendung tidak hanya satu arah tetapi juga perbatasan timur laut, timur dan selatan Ukraina”, kata Viktor Muzhenko.

Dia juga berbicara tentang pembentukan divisi Rusia yang terdiri dari dua tank dan dua resimen bersenjata.

Melanjutkan bahwa pembagian semacam itu disebut divisi “Proryv” (terobosan dalam bahasa Inggris). Jelaslah, pembagian tersebut dibuat bukanlah untuk tindakan defensif, tetapi untuk menyerang.

Menurutnya, divisi ini adalah bagian dari pasukan gabungan ke-8 yang dikerahkan di Novocherkassk.

“Hal yang paling menarik adalah bahwa dua korps tentara, yang terletak di wilayah yang diduduki sementara di Luhansk dan Donetsk ini, dikendalikan dari markas tentara gabungan-tempur ke-8. Kami melihat formasi sistemik”, Muzhenko menekankan.

Dia juga mengatakan bahwa Federasi Rusia telah mengerahkan “hampir dua kali lipat” jumlah kapalnya di perairan Laut Azov.

Seperti diberitakan, pada 25 November, kapal perbatasan Rusia melakukan tindakan agresi terhadap tiga kapal Ukraina dari Odesa menuju ke pelabuhan Mariupol. Pasukan khusus Rusia menembak dan menyita tiga kapal Ukraina di Selat Kerch dan menahan 24 pelaut yang ada di kapal karena tidak mengindahkan perintah untuk berhenti.

Pada tanggal 26 November, Verkhovna Rada dari Ukraina mengadopsi undang-undang menyetujui keputusan Presiden Ukraina pada penerapan darurat militer selama 30 hari di 10 wilayah Ukraina sehubungan dengan agresi Rusia.

Bagikan:

  38 Responses to “Ukraina Prihatin Rusia Menumpuk Pasukan di Perbatasan”

  1.  

    Ohhhh,Prihatinnn…

  2.  

    Ukraina sejak pisah dari Soviet koq memprihatinkan ya?

  3.  

    Kita lihat nanti bagaimana hasilnya melawan negara bekas uni sovyet yang memprihatinkan

  4.  

    saatnya menggelar dagangan yang mematikan

  5.  

    udah buruan caplok itu ukraina lama kali…
    biar ukraina jadi ajang tempat proxy war…
    clash of titan kayanya di ukraina ini 🙄

    •  

      indonesia mah nonton aja…
      armata vs javelin 😆
      su-57 vs sm-2mr 😆
      smerch vs tomahawk 😆
      yasen vs seahunter actuv 😆

    •  

      Tdk perlu ukraina dicaplok jk ukraina sudah siap mnjd federasi russia
      😆 😆

      •  

        lah klo rakyatnya gak mau gimana coba?

        masak dipaksa2 kyak yg demen maen sempak suami orang

      •  

        Nyerang Georgia aja malah babak belur. Yakin Rusia mau Nyerang Ukraina secara langsung?? Yg ada bakal hancur tuh Rusia. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

        •  

          Ya babak belur klu NATO jg ikut nimbrung dsn, China bakal membantu Rusia gak?

          •  

            Lucu, anggota utama NATO udah pengalaman dalam dua perang dunia, ente masih nganggap NATO bakalan babak belur lawan Rusia?? Hhhhhhhhhhh..

            China gak akan berani bantu kecuali Rusia nyerahin kembali Vladivostok dan Timur Jauh buat China plus Putin jilat dulu sepatu Xi Jinping. Rusia itu walopun punya banyak senjata tapi mereka gak punya banyak uang dan logistik. Su-57 aja hanya diproduksi sedikit, Su-35 hanya 90an unit. Tank Armata gak lebih dari dari 1 batalion. Dolgokuriy aja gak diproduksi ampe setengah lusin. Kapal induk?? Itu cuman mimpi basah disiang bolong. So, apa yg ditakuti dari Rusia?? Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

          •  

            Ini yang asbun…coba tebak kenapa sekutu gagal dengan strategi pengurungan dan isolasi ekonomi terhadap rusia…itu peran cina dek…selama cina masih mendukung ekonomi rusia itu bukan masalah bagi rusia…makanya sekutu sekarang mengancam negara yang beli alutsista dari rusia…tapi tidak cina…mengapa…xaxaxaxa…

          •  

            ini makin asbun dgn rusia selamat karena rusia bergantung satu2nya ke china sementara politisi2 uni eropa lanjut perdagangan gan lantaran tidak mau mengambil resiko meningkatkan krisis di benua tersebut.

            bisa saja china tidak mau mengakui konferensi yalta atas nasib siberia dan mongolia karena bukan mereka yg menandatangani melainkan pemerintahan nasionalis china.

            china mitra strategis rusia dlm perdagangan bukan keamanan klo keamanan jelaslah protes akan borongan alutsista vietnam dan india

          •  

            Ane jamin sebelum 2040, Rusia udah dicaplok ama China. Kalo ga dijadikan negara satelit ya jadi bumper state. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh.

          •  

            Asbyn semua ni dua biji celana…liat siapa pembeli terbanyak produksi sista rusia belum lagi banyak lisensi dan kerja sama dibidang militer…siapa pembeli pertama baik S400 maupun Su35….dan itu semua yang mendorong penjualan global…dek…pake data dek jangan cuma pake link tok….apa lagi cuma baca satu dua artikel…dah gitu merasa tau….kalo saya sarankan baca semua artikel yang ada sangkutan terus cari benang merahnya…baru bisa paham apa yang terjadi….

          •  

            Emangnya berapa sih total penjualan alutsista ekspor Rusia tahun kemarin. Ane mau tau. Mungkin gak lebih banyak dari USA. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

          •  

            Yang paling payah dicari tau soal kontrak pengadaan sista…apa lagi total kerja samanya…kalo barat mungkin masih ada celah dengan keterbukaan setidaknya parlemen harus mengetahui….beda dengan rusia atau cina…jadi nilai total export hanya garis yang dipublikasikan …apa lagi kontrak pengandaan alutsiata tidak pada hitungan tahun…bisa kontak tahun ini tapi lima tahun kedepan akan dalam hitungan baik uangnya maupun pengadaanya…..tapi publikasi dari rusian goverment senilai 50 million us dollar…itu kalo ngak ngibul juga….xaxaxaxa

          •  

            sya bisa ngasih ratusan link namun 2 ,3 link sja kena ciduk filter moderator dikira spam, lgipula percuma juga ngasih link karena ada kognitif bias dari awal, namun beban bukti ada di pihak yg membuat pernyataan toh.

            jumlah impor alutsista india dari rusia 2.5 x lebih besar daripada impor alutsista china dari rusia, ke depan akan di gunting as sepertinya
            https://economictimes.indiatimes.com/news/defence/india-again-worlds-biggest-arms-importer-swedish-think-tank/articleshow/51093214.cms

            jadi situ mau klaim Su-35 dan S-400nya rusia laku gara2 china? klo mau klaim sya juga bisa klaim ketidakpercayaan militer china terhadap inhan negerinya sendiri gegara impor diatas,

            geopolitik post modern lebih didasari dgn kepentingan2 strategis utk mengamankan masa depan negara diatas ideologi politik atau agama tertentu maupun musuh dari musuhmu adalah temanmu,
            lagipula tidak ada pakta militer yg mengikat antara china dan rusia semacam nato atau pakta warsawa yg disebut teori chain ganging mungkin bisa dicari juga istilah marriage of convenience.

          •  

            Lembaga internasional hanya mengambil dari garis besar nilai kontrak pengadaan yang dipublis saja dek…bukan hanya aas bun tapi juga lugu kamu…xaxaxaxa

            Apapun alasan yang yang anda kemukakan tetap tidak dapat merubah bahwa barat gagal dengan strategi isolasi mereka…dan sekarang mereka mulai uji kesiapan militer rusia dengan bersitegang melalui negara negara proxy….liat nantinya apa akan berhasil atau gagal maning son…xaxaxa…
            Padahal komen gue asbun…napa loe pada serius seh….xaxxaxa…

          •  

            lah ini masalahmu persepsi klo barat mcam organisasi seiya sekata sepenangggungan,
            lagipula gak ada yg bilang data lembaga internasional mcm sipri 100 persen akurat, harus didukung data2 lain yg mendukung keterbukaan informasi bukannya data2 dari yg menyalahgunakan keterbukaan informasi sbgai pijakan proyeksi hard power negerinya.

          •  

            Kali ini gue akui loe bener dan gue asbun…dan gue mengibarkan bendera putih…dan gue janji bahwa cina tidak akan ikut campur lagi tentang rusia…dan barat boleh langsung infasi tu rusia.
            ..itu juga kalo barat berani….seperti yang loe kemukakan bahwa barat tidak mau beraitegang dengan rusia…dan eropa melanjutkan kerja sama ekonomi dengan rusia…walau isolasi dan proxy masih akan dilanjutkan….xaxaxaxa….

          •  

            Luar biasa jawaban Bung Anu. Salut buat anda. Oji-san tukang jualan sempak bisa ngibarin bendera putih. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

  6.  

    admin kenapa berita tentang KKB tdk di muat ?

  7.  

    Kemarin minta dukungan Nato, sekarang kok perihatin? Sungguh terlalu … 😀

  8.  

    Rusia terus tampil bernyali walaupun sendirian tp ukraina yg sdh dibantu sekutu2 barat NATO gak bernyali blas perang. Malah kapal perangnya direbut Rusia

  9.  

    Akhirnya Ukraina nangis, siapa suruh ente percaya Inggris, Jerman diizinin serang Perancis dan Russia, saat sudah belepotan malah diserang balik

    😎 kwokwokwok

 Leave a Reply