Nov 302018
 

Ilustrasi: kapal perang Rusia (U.S. Navy photo)

Kiev,ย  Jakartagreater.com – Dua pelabuhan Ukraina di laut Azrov, Berdyansk dan Mariupol, secara nyata ditutup Rusia karena kapal dilarang keluar dan masuk, kata Menteri Prasarana Ukraina, Volodymyr Omelyan, pada Kamis, 29-11-2018, dirilis Antara.

Secara keseluruhan, 35 kapal dicegah melakukan kegiatan biasa dan hanya kapal menuju pelabuhan Rusia di laut Azov diizinkan masuk, katanya di Facebook.

“Tujuannya sederhana, dengan menutup pelabuhan Ukraina di laut Azov, Rusia berharap mengusir Ukraina dari wilayah kami, yang menjadi milik kami sesuai dengan semua hukum antarbangsa,” katanya.

Omelyan menyatakan 18 kapal menunggu masuk ke laut Azov, yakni 4 dengan tujuan Berdyansk dan 14 ke Mariupol. Terdapat juga barisan 9 kapal akan meninggalkan laut Azov dan 8 kapal lain berdiam di dekat dermaga pelabuhan itu.

Gandum dan baja menguasai pengiriman di bandar Azov. Rusia menahan 3 kapal Angkatan Laut Ukraina dan awaknya pada Minggu 25-11-2018 di dekat semenanjung Krimea, yang dikuasai Moskow pada tahun 2014, atas yang dikatakannya masuk secara gelap ke perairan Rusia. Tuduhan itu dibantah Ukraina.

Penyitaan kapal Angkatan Laut itu memicu ketegangan ke tingkat tertinggi sejak 2015, ketika pemberontak dukungan Moskow melawan pemerintah Kiev di wilayah Donbass timur, yang memicu perang dan menewaskan puluhan ribu orang.

Bagikan:

  15 Responses to “Ukraina: Rusia Rintangi Pelabuhan Laut Azov”

  1.  

    oh politisnya kental toh…..wkwkwkwwkkwk

  2.  

    Negaraยฒ cis bekas sovyet tdk ada sperti ukraina masalah sistem politiknya karna negaraยฒ cis bekas sovyet lebih berpolitik kerussia & sistem politik mrk stabil, cuma ukraina corat marut, tapi sih baiknya ukraina berpihak ke russia & menjadi federasi russia
    ๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

 Leave a Reply