May 292017
 

Kepala insinyur di Pabrik Malyshev, Oleksandr Sheiko. © Dylan Malyasov

Perusahaan pertahanan milik negara Ukroboronprom Concern, Ukraina mengumumkan bahwa batch selanjutnya dari Tank Tempur Utama (MBT) Oplot segera dipasok dibawah kontrak kepada Thailand minggu depan, seperti dilansir dari Defence Blog.

“Minggu depan kami akan melanjutkan pengiriman tank Oplot, mengenai jumlah adalah rahasia, kami memenuhi tiga perempat kontrak”, kata kepala insinyur di Pabrik Malyshev yang berbasis di Kharkiv, Oleksandr Sheiko.

Pengiriman batch berikutnya tank tempur utama Oplot melalui jalur laut, serta akan tiba di Pangkalan Angkatan Laut Sattahip di Thailand.

“Pengiriman 29 unit tank lagi sesuai kontrak akan diselesaikan pada tahun ini jika Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand menyetujuinya”, kata Oleksandr Sheiko.

Hingga saat ini, sekitar 30 unit tank Oplot telah dikirim pada Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand.

Oplot adalah tank tempur utama yang dikembangkan oleh Biro Desain Kharkiv Morozov (KMDB) dan diproduksi difasilitas Pabrik Malyshev yang berbasis Kharkiv. Tank tempur utama tersebut dapat menghancurkan target udara dengan kecepatan rendah dan dengan ketinggian rendah, sambil menawarkan perlindungan yang superior serta mobilitas tinggi untuk pasukan.

Departemen Pertahanan Ukraina telah melantik MBT Oplot-M tersebut ke dalam layanan Angkatan Bersenjata pada tahun 2009. Pada bulan September 2011, Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand melakukan pemesanan melalui perusahaan UkrSpetzExport, Ukraina sebanyak 49 unit MBT Oplot.

Dua tank Oplot pertama masuk dalam layanan Angkatan Bersenjata Ukraina pada bulan Mei 2009. Kontrak senilai lebih dari US $ 200 juta untuk pengiriman 49 tank Oplot ke Thailand ditandatangani pada tahun 2011.  Pabrik Malyshev mulai menerapkan kontrak pada bulan April 2012. Investasi dalam produksi massal tank berjumlah lebih US $ 30 juta, menurut manajemen perusahaan.

  9 Responses to “Ukraina Umumkan Pengiriman Batch Selanjutnya Tank Oplot-M Thailand”

  1. 1

  2. OPELET

  3. Sama2 dapat stempel delay spti c705. Cuma ini delay kirimnya.

  4. Kirimnya minggu depan tapi sampe ke Thailand 6 tahun lagi seperti yang sudah sudah. Atau bisa jadi kalaupun dikirim beneran minggu depan tapi yang dikirim T64 rongsokan yang di ‘ketok magic’ jadi kayak tank koplo eh, oplot, seperti nasibnya Kroasia yang ‘ditipu’ kiev beli MiG21 rongsokan bekas Sovyet. Negara yang bahkan jauh lebih korup dibanding kita ini, pasti jauh lebih hebat lagi akal akalannya.

  5. itu armada yg mau dibeli sejumlah negara termasuk indonesia sprt btr, masih peninggalan uni soviet, tapi blm tau bagaimana kekuatannya sekrang, klu dulu mmng petarung

  6. Tak perlu ngiler, Indonesia sdh punya MBT Leopard.

 Leave a Reply