Uni Emirat Arab Bersiap Akusisi Sistem Pertahanan Udara MSAM Korsel

sistem pertahanan udara msam korea selatan 2 1

JakartaGreater – Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) bermaksud untuk mengakuisisi Sistem Pertahanan Udara Korea Selatan (MSAM), yang akan merupakan tambahan kualitatif pada kemampuan dan kapabilitas pertahanan udara nasional UEA.

Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab lewat pernyataannya di Twitter, Selasa, 16 November 2021 mengatakan bahwa nilai kesepakatan itu dapat mencapai sekitar 3,5 miliar dolar AS (setara dengan 12,9 miliar dirham) atau sekitar Rp 50 Triliun.

Sistem Pertahanan Udara MSAM

Sistem Pertahanan Udara MSAM atau disebut juga KSAM atau Cheolmae-2 adalah sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) jarak menengah Korea Selatan yang dikembangkan oleh Badan Pertahanan Development (ADD) dengan dukungan teknis dari Almaz-Antey dan Fakel, berdasarkan teknologi dari rudal 9M96 yang digunakan pada sistem rudal S-350E dan S-400.

sistem pertahanan udara msam korea selatan 2

Sistem Pertahanan Udara MSAM Korea Selatan. (@LIG Nex1)

Satu baterai lengkap MSAM terdiri dari empat hingga enam 8-cell transporter erector launchers (TELs), sebuah radar elektronik pasif (PESA) X-band multi-fungsi array bertahap radar 3D (berdasarkan satu dari S-400 Rusia), dan kendaraan komando penembakan.

Radar beroperasi di X-band dan berputar pada kecepatan 40 rpm, mencakup ketinggian hingga 80 derajat yang dapat mendeteksi target dalam jarak 100 km (62 mil) dan melacak hingga 40 obyek secara bersamaan.

Militer Korea Selatan mempersiapkan sistem pertahanan udara (ADS) M-SAM II buatan lokal untuk mengantisipasi rudal dan roket Korea Utara. Korea Selatan mengkombinasikan sistem pertahanan udara M-SAM II dan sistem pertahanan udara Patriot. Terutama untuk mengantisipasi serangan simultan.

Lig Nex 1 Korea Selatan selaku produsen M-SAM menyatakan rudal permukaan-ke-udara jarak menengah ini dapat merespons secara efektif ancaman udara menengah/tinggi. Waktu persiapannya singkat dan radar tungga dapat mendeteksi beberapa target sekaligus, serta membutuhkan sedikit orang untuk beroperasi.

Meski radar dapat mendeteksi target dalam jarak 100 km, namun jangkauan rudal M-SAM digambarkan sejauh 40 km. Rudal sepanjang 4,6 meter, yang diluncurkan secara vertikal pada Transporter, Erector and Launchers (TEL) beroda, memiliki kecepatan tertinggi Mach 4,5 dan ketinggian antara 15 dan 20 km.

*Foto cover: Sistem Pertahanan Udara MSAM Korea Selatan. (@LIG Nex1).

Leave a Reply