Feb 192019
 

JakartaGreater.com – Uni Emirat Arab (UEA) telah meneken kontrak, senilai 147 juta dirham, sekitar $ 40 juta untuk membeli sistem rudal anti-tank Kornet-E dari Rusia, menurut perwakilan dari Angkatan Bersenjata UEA, Brigjen Mohammed Al Hassani, pada hari Minggu, seperti dilansir dari Sputnik.

Kontrak tersebut diteken pada Pameran dan Konferensi Pertahanan Internasional IDEX 2019, yang dimulai di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada hari sebelumnya dan akan berlangsung hingga 21 Februari.

“Sebuah kontrak telah ditandatangani dengan perusahaan JSC KBP Instrument Design Bureau Rusia untuk membeli sistem Kornet-E senilai 146,92 juta dirham”, kata Hassani kepada wartawan.

Sebelumnya pameran senjata IDEX-2019 lima hari dibuka di Abu Dhabi. Direktur Jenderal eksportir senjata Rusia Rosoboronexport, Alexander Mikheev, berkata kepada wartawan bahwa Rusia juga telah menerima permintaan dari UEA untuk memodernisasi sistem Pantsir-S1 dalam pelayanan angkatan bersenjata negara Timur Tengah.

Sistem rudal-artileri jarak pendek Pantsir-S © Kemhan Rusia

“Sistem rudal-artileri anti-pesawat Pantsir telah lama beroperasi dengan militer UEA dan ini adalah kontrak layanan untuk pemeliharaan sistem ini”, Al Hassani mengatakan pada konferensi pers di sela-sela pameran.

Menurut penyelenggara, selama hari pertama pameran, angkatan bersenjata UEA menandatangani sejumlah kontrak dengan perusahaan lokal dan asing bernilai total lebih dari 4 miliar dirham.

IDEX-2019 dijadwalkan akan diadakan di Abu Dhabi pada 17-21 Februari.

  2 Responses to “Uni Emirat Arab Membeli Rudal Anti-Tank Buatan Rusia”

  1.  

    krn sdh terbukti efektif selama di medan perang suriah

  2.  

    Kenapa pemerintah kita tidak cerdas menanggapi kekurangan anggaran Alustista kita ya,kalao kita mau ikuti mereka maka kita terseok-seok.oleh karena itu pemerintah harus punya taktik menyiasati hal tsb. Apa yg harus di dahulukan untuk d miliki.saya sangat yakin dengan kemampuan tentara kita. Dari pada beli Jet kapal selam tank yg bisa mencapai M mending terlebih dahulu beli senjata anti tank(kornet min3000).anti kapal laut di pesisir, dan anti udara (igla) agar dapat tot beli satu produk dlm jumlah besar.agar egk kena embargo jgn beli dr Amerika n sekutunya.secanggih apapun jet dan kapal musuh mau tidak mau mereka masih harus menerjunkan pasukan d darat untuk menyelesaikan peperangan oleh karena itu kesempatan untuk melibas musuh dgn perang gerilya akan tetapi semua harus d dukung dgn kelengkapannya oleh karena itu cukupi kebutuhan untuk perang gerilya baru kalao indah cukup baru tahap selnjutnya