Mar 312017
 

Pusat pelatihan Angkatan Darat AS di Fort Irwin. © Spc Charles Probst

DETROIT ARSENAL – Angkatan Darat AS berupaya untuk membuat prototipe kendaraan tempur generasi selanjutnya (next-gen) dengan mengambil bentuk sebagai upaya kolaboratif antara industri pertahanan dan angkatan bersenjata, menurut Tank Automotive Research, Development and Engineering Center (TARDEC) Angkatan Darat untuk membuat prototipe kendaraan tempur ‘next-gen’.

Dilansir dari Defense News, Todd Thomas mengatakan dalam sebuah wawancara pada hari Senin bahwa Angkatan Darat AS akan bertemu dengan industri pada hari Rabu untuk menyampaikan rencana ke depan untuk upaya membuat prototipe yang akan dimulai tahun ini dengan tujuan membangun prototipe di tahun fiskal 2022, diikuti oleh evaluasi operasional oleh Angkatan Darat AS pada tahun 2023.

Angkatan Darat meminta industri untuk membentuk tim dan memberikan proposal serta menguraikan apa yang masing-masing tim yakini bisa menawarkan set terbaik dari kemampuannya untuk NGCV, kata Thomas. TARDEC selanjutnya maka memberikan kontrak kepada tim terbaik sekitar bulan September nanti, katanya.

Selanjutnya tim industri dan TARDEC akan merancang, mengembangkan dan menguji prototipe tersebut selama tujuh tahun. Kontrak tersebut akan mencakup ruang lingkup pekerjaan secara menyeluruh dan Angkatan Darat AS akan mengeluarkan instruksi kerja berdasarkan kebutuhan yang harus dipenuhi di sepanjang masa kontrak.

Angkatan Darat AS dan tim industri akan mengembangkan 2 prototip identik yang “sekarang” akan difokuskan menuju kendaraan tempur infanteri (IFV).

Kolonel William Nuckols, direktur divisi Manuver Center of Excellence (MCE) Angkatan Darat AS di Fort Benning, Georgia, mengatakan akhir tahun lalu bahwa layanan akan menilai seperti apa kemungkinan kendaraan tempur generasi selanjutnya akan terlihat. Pertimbangan termasuk apakah harus dikembangkan sebagai kendaraan tempur infanteri atau kendaraan tempur tunggal yang menggantikan Abrams, Bradley dan potensi platform Mobile Protected Firepower atau Stryker.

Thomas mengatakan desain IFV akan didasarkan pada “skuad-sentris, konsep manuver kaveleri” yang menyediakan 2 orang awak dan 6 orang tentara, memisahkan antara skuad dua kendaraan, sehingga mereka akan beroperasi melalui kendaraan maupun sebagai tim penembak”.

“Kami mulai dari dasar, dimana kita tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan untuk mengatasi kemampuan tertentu, dan kita mulai memberikan kemampuan yang melompat ke depan dalam hal kekuatan, mobilitas, survivability dan mematikan”, menurut Thomas.

TARDEC berencana untuk merancang sebuah prototipe “1.0” dan 3-4 tahun kemudian membawa teknologi lain yang telah siap dan selaras dengan NGCV menjadi prototipe “2.0” dan seterusnya, lanjut Thomas.

“Saya rasa ini adalah strategi Angkatan Darat AS yang telah hilang sejak sebelum FCS ketika kita berhenti membuat prototipe, yang telah menjadi salah satu alasan terbesar kami atas kegagalan baru-baru ini pada saat kita memulai FCS dan kemudian diikuti dengan GCV”, katanya lagi.

Tujuannya, menurut Angkatan Darat AS, akan mengerahkan NCGV pada tahun 2035, jika mungkin dipilih untuk dilaksanakan. Tahun fiskal 2022 akan menjadi tonggak keputusan penting bagi Angkatan Darat AS pada apakah akan bergerak maju ke program NGCV ataukah terus fokus pada upgrade armada yang ada saat ini.

Peminat manga, anime, gadget, sains & teknologi, sosial-politik dan militer
Link medsos ada dibawah
– Facebook
– Google Plus
– Twitter

  4 Responses to “Upaya Membuat Prototipe Kendaraan Tempur “Next-Gen””

  1. IFV geneasi keenam kah? 😆 hihihi

  2. Patut dicontoh!he3.

  3. jangan bradley dicopot turret dan tambahin armornya lagi

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)