Mar 132015
 
Pesawat tempur buatan Rusia, Sukhoi Su-35. Pesawat ini termasuk jenis pesawaat tempur generasi kelima / Foto: Hifipanda. com

Pesawat tempur buatan Rusia, Sukhoi Su-35. Pesawat ini termasuk jenis pesawaat tempur generasi kelima / Foto: Hifipanda. com

Baru baru saja ini berita gembira buat kita semua. Kabar berita pengadaan pesawat tempur pengganti pesawat F-5 TNI AU telah ada titik terangnya.

Berita tersebut berjudul “ Satu Skuadron Sukhoi Su-35 Jaga Langit Indonesia”.

Pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan membeli satu skuadron pesawat tempur buantan Rusia, Sukhoi Su-35. Pesawat tempur generasi kelima itu akan menggantikan pesawat F-5 yang dinilai sudah tidak layak terbang.

Wakil Ketua Komisi I DPR Tantowi Yahya membenarkan pesawat tempur Su-35 sudah masuk dalam rencana pembelian. Jumlah pesawat yang dibeli sebanyak 16 unit pesawat atau satu skuadron berikut persenjataannya.

“Iya benar, itu memang sudah masuk dalam rencana strategi (renstra) pembelian dan sudah sesuai dengan kebutuhan kita,” ujar Tantowi, Kamis 13 Maret 2015.

Berita yang dikutip di sindonews.com pada hari Jum’at, 13 Maret 2015, sebelumnya khabar gembira tsb juga dikutip di media yang sama dengan judul “TNI dan Kemhan Sepakat Beli Pesawat Sukoi Generasi Kelima” di sindonews.com tgl Kamis, 12 Maret 2015.

TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pesawat F-5 yang sudah tidak laik terbang.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyampaikan, keputusan pembelian pesawat tempur tersebut melalui proses yang panjang. Prosesnya diawali pembicaraan antara Pemerintah Indonesia dengan Rusia dan dilanjutkan antara Kemhan kedua negara tersebut.

Itu sudah menjadi pilihan bersama antara TNI dengan Kemhan dan sudah menjadi kesepakatan,” ujar Moeldoko usai mengikuti kegiatan TNI Mendengar dengan tema Ketahanan di Bidang Energi dengan Berbagai Permasalahan dan Solusinya di Aula Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2015).

Demikian sebagian berita dari sindonews.com tgl Kamis, 12 Maret 2015.

Khabar gembira juga datang dari spanyol , Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, beserta delegasi mengadakan kunjungan kerja ke Spanyol. Berita yg dikutip di antaranews.com

Menteri Pertahanan, Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)

Menteri Pertahanan, Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)

Poin poin utama dari kunjungan tersebut diantaranya :

1. Memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Spanyol di bidang industri pertahanan.

2. Tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) Kerjasama Bidang pertahanan yang ditandatangani oleh Menhan RI dan Menhan Spanyol, di Jakarta, pada tanggal 13 Februari 2013 lalu. MoU tersebut telah dirintis kedua negara sejak tahun 2007 dalam rangka meningkatkan kerjasama baik dibidang ilmu pengetahuan terkait penggunaan sistem dan peralatan militer, maupun kerjasama operasi militer selain perang dan teknologi serta kerjasama dalam pengembangan industri penerbangan.

3. Indonesia juga tengah menjajaki pembelian tujuh unit C-295 lagi untuk melengkapi kekuatan satu skuadron dan pembangunan kapal latih untuk menggantikan KRI Dewaruci. Pada saat ini, kerjasama Indonesia-Spanyol di bidang industri pertahanan yang telah berjalan adalah pembelian sembilan unit pesawat C-295 dimana tujuh unit pesawat diproduksi oleh Airbus Defence and Space di Sevilla dan dua unit lainnya sedang diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia di Bandung.

4. Menhan juga menghadiri pameran teknologi keamanan dan pertahanan internasional “HOMSEC” ke-5, di IFEMA Madrid, yang berlangsung dari tanggal 10-12 Maret .

5. Selain mengunjungi pameran, Menhan dijadwalkan bertemu dengan Sekretaris Negara Bidang Pertahanan Spanyol, Pedro Argelles Salaverra, dalam rangka memperkuat kerjasama bilateral Indonesia-Spanyol di bidang pertahanan dan meninjau instalasi Airbus Defence and Space di Getafe yang memproduksi pesawat Eurofighter, pesawat angkut berat A400M dan pesawat Multi Role Tanker Transport (MRTT) A330.

Rencana pengadaan alutsista diatas tidak lepas dari pada apa yg direncanakan TNI AU dlm program pengadaan renstra II th 2015-2019 TNI Angkatan Udara  sesuai dengan Exit Briefing Kasau : “TNI AU Upgrade Alutsista Tahun 2015” yang dikutip di  link tni-au

1. akan melaksanakan program perpanjangan usia struktur ”Falcon Star” dan peningkatan kemampuan avionik ”Mid-Life Upgrade” untuk armada pesawat F16 A/B Block 15 Skadron Udara 3 lanud Iswahjudi.

2. pengadaan untuk peralatan kamera dan radar surveillance untuk pesawat B-737 MPA (Patroli Intai Maritim).

3. akan mengajukan pengadaan pesawat Tanker kelas MRTT,

4. pesawat Airborne Early Warning & Control (radar terbang),

5. pesawat Pengintai Maritim Strategis.

6. pengadaan 1 unit radar rudal MLAAD (Medium and Low Altitude Air Defense),

7. pengadaan 2 unit Radar Weibel

8. melakukan proses refurbisment dan pengadaan rudal jarak pendek AIM-9 Sidewinder baru, serta berbagai pengadaan alutsista modern lainnya.

9. pengadaan pesawat pengganti F-5.

10. usulan pengadaan pesawat intai Amfibi,

Untuk itu , Upaya pemenuhan pengadaan alutsista renstra II th 2015-2019 TNI Angkatan Udara sbb:

Point 1 : program perpanjangan usia struktur ”Falcon Star” dan peningkatan kemampuan avionik ”Mid-Life Upgrade” untuk armada pesawat F16 A/B Block 15 sebenarnya sudah lama kita dengar sejak th 2012.  Rencana program tsb, bisa kita buka di arc.web.id dengan judul ” F-16A/B TNI AU Akan Diupgrade BAe System ” pada tgl .

f-16-tni-au

Point 2 : pengadaan untuk peralatan kamera dan radar surveillance untuk pesawat B-737 MPA (Patroli Intai Maritim).

pesawat Boeing 737 Angkut Intai A-7303 Patroli Maritim (Patmar)

Untuk point 3 yaitu pengadaan pesawat Multi Role Tanker Transport (MRTT) mengarah salah satu kandidat yaitu A330.

A Royal Air Force Voyager during the 2011 Royal International Air Tattoo at RAF Fairford

A Royal Air Force Voyager during the 2011 Royal International Air Tattoo at RAF Fairford (wikipedia.org)

Untuk Point 4 , tawaran datang dari SAAB yaitu sistem peringatan dini dan kendali udara (AEW&C) Erieye . Berita dari antaranews.com dgn judul “ Radar militer Erieye AEW&C SAAB juga bisa untuk sipil

Untuk point 5 , pesawat Boeing P-8A-Poseidon, menjadi salah satu pesawat yang digadang gadang sebagian pengamat militer sebagai pengganti Boeing 737 Survelillance untuk Patroli Maritim Strategis. Selama ini kita hanya mengandalkan pesawat CN-235 MPA . Tapi sampai hari ini untuk ke arah mana pengadaan pesawat Pengintai Maritim Strategis TNI AU belum kita dengar.

Pada point 9 yaitu pengadaan pesawat pengganti F-5 TNI AU, telah ada berita Pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan membeli satu skuadron pesawat tempur buatan Rusia, Sukhoi Su-35.  Sesuai berita yg dikutip di sindonews.com

Untuk point 10 , Pesawat amfibi Be-200, salah satu pesawat amfibi yang dilirik TNI AU. (viva.co.id)

Ada yg menarik dalam kunjungan menhan, yaitu peninjauan  pesawat angkut berat A400M dan penambahan pembelian tujuh unit C-295 untuk melengkapi 1 skuadron , krn tidak termasuk dlm program Exit Briefing Kasau : “TNI AU Upgrade Alutsista Tahun 2015”

Sedangkan arah program MEF kuartal ketiga sampai tahun 2024, TNI AU akan menambahkan skuadron tempur bertambah menjadi 11 skuadron. Skuadron angkut berat dan angkut ringan bertambah menjadi 6 skuadron. Skuadron heli akan bertambah menjadi 4 skuadron, skuadron intai di mana sebelumnya hanya 1 skuadron bertambah menjadi 2 skuadron,” ucap Kadispen TNI AU Marsekal Pertama Hadi Tjahjan.  (detik.com)

Untuk skuadron tempur yang dipertahankan sampai dgn th 2024 diperkirakan :

1 skuadron super tucano, 2 skuadron F-16 (F16 A/B MLU & F16 C/D 52ID ), 1 skuadron T-50i, 1 skuadron SU-27/30, 1 skuadron pengadaan pengganti f-5 (SU-35) , total 6 skuadron tempur

Sedangkan Hawk 109/209 (2 skuadron) yang pembeliannya sekitar th 1993 dan pertama kalli tiba pada th 1996 pada tahun 2024 berumur sekitar 28 tahun. Sudah sewaktunya dilakukan pergantian. Kemungkinan itu selalu terbuka untuk pergantian 2 skuadron hawk 109/209 sambil menunggu Sukhoi T-50 PAK FA siap dilempar di pasar atau menunggu IFX

Diluar pergantian hawk 109/209 yg kemungkinan dilakukan pada renstra 3, jika melihat target 11 skuadron tempur pada akhir tahun 2024 maka akan ada penambahan pesawat tempur baru 3 skuadron (bukan penggantian pesawat lama).  .

Peluang terbuka untuk Eurofighter Typhoon dan Gripen menjadi salah satu kandidat dengan syarat TOT untuk pengembangan IFX (3 skuadron baru).

  83 Responses to “Upaya pemenuhan alutsista renstra II th 2015-2019 TNI AU”

  1.  

    Habis beli SU35 jgn lupa Typhoon Captor E 2 skd untuk TOT

  2.  

    Typon dan gripen bwt pengembangan ifx ternyata..

  3.  

    SEP

  4.  

    Yg penting se iya sekata.. he he

  5.  

    josssssszt..

  6.  

    semoga saja penambahan 3 skadron tempur baru ( typhoon / gripen NG ) segera menyusul …..

  7.  

    Melihat dinamika Lcs yg sewaktu2 bisa meledak. (Tiongkok mendekati tahun 2024 sepertinya alutsistanya sdh lengkap dan dirasa cukup untuk aneksasi total di Lcs) saat itulah akan terjadi benturan dng negara2 di kawasan dan US + UK. Rasanya renstra itu akan direvisi ditengah jalan ( penambahan pembelian diluar renstra awal).

  8.  

    Kalau bisa dalam sebulan ini su 35 nya sudàh datang 10 unit…. lebih cepaf lebih cetar membahana,,,,,, pasti maju,,,,mundur,,maju mundur,,,,,,,,,asyik,,,,,asyik,,,

  9.  

    Membacanya memang enak.tapi jadinya nanti tidak tau lagi..

  10.  

    Selanjutnya Sukhoi T-50 PAK FA lebih realistis untuk ancaman kedepan sebagai pengganti Hawk 100/200. Insyaallah NKRI Harga mati nyata.

    •  

      belum boss …… 2015 – 2019 baru 1 skadron sukhoi 35

      setelah itu ………2019 – 2024 baru ada penambahan 3 skadron tempur baru ( bisa typhoon / gripen )

      teknologi typhoon / gripen ini, buat IFX kelihatannya + teknologi f-16 terkini ……….

      2024 – 2029 baru IFX dibuat untuk menggantikan 2 skadron hawk + skadron f-16 yang sdh tua…….

  11.  

    mantap lanjutkan lanjutkan ifx menyusul ngarep banget

  12.  

    Pengindraan sepertinya cuman tugas 8.
    Koq ada issues pengadaan poseiden segala…?
    Apakah microsat8rhan sudah ditutup?

  13.  

    Su35 sikaaaaaat langsung

  14.  

    Heavy Fighter isinya Su 35 dan Pakfa, medium cukup IFX..light isinya workshore macam T 50 golden

    •  

      Tahun 2015 – 2019 TNI AU, setidaknya sudah punya :

      – 1 skadron super tucano
      – 2 skadron hawk 109 / 209
      – 1 skadron T-50i golden eagle
      – 2 skadron F-16 block 15 + block setara 52

      – 1 skadron sukhoi 27 / 30
      – 1 skadron sukhoi 35

      ===============================================================

      Tahun 2019 – 2024 TNI AU, setidaknya sudah punya :

      – 1 skadron super tucano
      – 2 skadron hawk 109 / 209
      – 1 skadron T-50i golden eagle
      – 2 skadron F-16 block 15 + block setara 52

      – 1 skadron sukhoi 27 / 30
      – 1 skadron sukhoi 35
      – 2 skadron typhoon / 2 skadron Gripen

      ==================================================================

      •  

        atau ……..

        Tahun 2015 – 2019 TNI AU, setidaknya sudah punya :

        – 1 skadron super tucano
        – 2 skadron hawk 109 / 209
        – 1 skadron T-50i golden eagle
        – 2 skadron F-16 block 15 + block setara 52

        – 1 skadron sukhoi 27 / 30
        – 1 skadron sukhoi 35

        ===============================================================

        Tahun 2017 – 2024 TNI AU, setidaknya sudah punya :

        – 1 skadron super tucano
        – 2 skadron hawk 109 / 209
        – 1 skadron T-50i golden eagle
        – 2 skadron F-16 block 15 + block setara 52

        – 1 skadron sukhoi 27 / 30
        – 1 skadron sukhoi 35
        – 2 skadron typhoon / 2 skadron Gripen
        –1 skadron sukhoi t-50 pak fa

        ====== komplit dach 11 skadron tempur……..========

  15.  

    sesuai dengan tangapan saya yang diangkat oleh bung admin sebagai artikel pada tangal 14 s/d 18 februari.tiada mengapa semua diawali dari leaks yang penting diakhiri dengan deal yang kongrits.sudah saya penuhi nubuatan saya.bahwa semua akan jelas paling lambat awal april.#

  16.  

    Ngapain pada repot pan om rusky udah mau ngasih TOT.. Borong aja yg banyak sukhoi nya pak menhan

  17.  

    oooh god….give me sukhoi T-50 PAK FA

  18.  

    IFX dan S35 bersinergi.

  19.  

    Pesawat tempur kita baik f16 n sukhoi kok cuman bawa bom aja ya,jarang atau malah nggak pernah saya lihat menenteng prsenjataan lengkap

  20.  

    Siap ndan ,, pasukan yontaifib dan Denjaka
    Sudah siap kontra sabotase …
    Ngopi duluu ndaan

  21.  

    manyooss x bung. hihi

  22.  

    Akhirnyaa… welcome on board flankers!

  23.  

    met kenal….mohon maaf ikutan komen…..menurut saya kalau cuma satu skuadron SU 35 masih kurang buanyak sekali….paling tidak butuh 11 skuadron itu saja untuk menghadapi Australi…belum lagi malaysia dan singapore idealnya untuk menghadapi 3 tetangga usil butuh setidaknya 20 skuadron SU 35……dan yang paling penting radar pasif anti pesawat siluman dan S400 ( seperti yang pernah menembak jatuh F117 AS di serbia ) kemudian dipasang di Kupang dan Batam atau pulau sambu … biar setiap kali F35 nya singapore dan australia take off langsung bisa ditembak jatuh pakai S400

    •  

      wah duh, tak cukup uangnya boss…..

      — 1 skadron sukhoi 35 untuk renstra II saja sudah matur nuwun………….( 2015 – 2019 ) ………….

      Nah dalam renstra III ( 2019 – 2024 ) baru dach kita punya kekuatan 11 skadron tempur ta :

      – 1 skadron super tucano
      – 2 skadron hawk 109 / 209
      – 1 skadron T-50i golden eagle
      – 2 skadron F-16 block 15 + block setara 52

      – 1 skadron sukhoi 27 / 30
      – 1 skadron sukhoi 35
      – 2 skadron typhoon / 2 skadron Gripen
      –1 skadron sukhoi t-50 pak fa

      ====== komplit dach 11 skadron tempur……..========

  24.  

    Klo melihat kejadian akhir” ini thdp indonesia, terkesan ada skenario yg besar yg sedang dijalankan oleh gengnye si Asu..dari hukuman mati gembong narkoba, aushit,brazil,dan swedia yg ngotot nawarin gripen nye..sangat berbanding terbalik antara satu dg lainye ,geng si Asu ada yg menekan & ada yg baik, seperti dah diberi pengarahan dari sang sutradara…semoga cuman prasangka ane aje..su35 wajib beli..!!

    …NKRI HARGA MATI…

    •  

      Masukan saya adlh indonesia jng terlena dng politik gadis cantik, krn strategi spt itu suatu saat tdk akan bisa digunakan, suatu saat indonesia akan didesak utk menentukan sikap, cepat atau lambat. Memperhatikan isu laut cina selatan, tetangga indonesia ygtelah mempersiapkan diri mulai dr pengadaan puluhan pesaeat siluman, persekutuan di antaratetangga indonesia,total ratusan pesawat tempur yg dimiliki oleh pesawat tempur yg dimiliki tetangga kita di luar pesawat tempur siluman, misl australia, singapura, amerika yg diperkirakan akan menempatkan 1/2 kekuatan di wilayah australia, dan di beberapa negara asia tenggara kita, sentimen negara tetangga mulai dr akan dieksekusinya terpidana mati pkr narkoba, ditenggelamkannya kapal nelayan asing, dsbnya termasuk masalah penyadapan, mata2, diplomasi, dankontra intelijen yg dilakukan oleh pihak asing ke negara kita, kasus suap yg merambah ke semua golongan termasuk aparat penegak hukum dan aparat keamanan yg mengakibatkan bocornya rahasia negara dan terjadinya distabikitas kondisi negara, shg perlu dilajukan pembenahan dlm segala hal dng mereformasi moral, juga pengadaan alutsista yg deteren dlm jumlah besar, juga jng lupa kantor yg dibuka oleh amerika ada di jakartapaling tdk di setiap wilayah jakarta di masing2 kota plng tdkada 1 divisi militer dan 1 divisi militer cadangan, kemudian di jakarta pusat di setiap propinsi, kota di jawa diadakan divisi, beberapa kabupaten atau kotamadya yg berada di pesisir diadakan personil militer setingkat brigade utk mempertahankan pesisir.

  25.  

    mantap
    Semoga lancar rencana jangka panjangnya sampai restra III
    semoga ditahun 2024 pilihannya antara lain
    Pengganti 2 skuadron Hawk = IFX
    Pengganti 2 skuadron F-16 = SU Series
    Penambahan 3 skuadron baru = Gen 5++

    •  

      Tahun 2015 – 2019 TNI AU, setidaknya sudah punya :

      – 1 skadron super tucano
      – 2 skadron hawk 109 / 209
      – 1 skadron T-50i golden eagle
      – 2 skadron F-16 block 15 + block setara 52

      – 1 skadron sukhoi 27 / 30
      – 1 skadron sukhoi 35

      ===============================================================

      Tahun 2017 – 2024 TNI AU, setidaknya sudah punya :

      – 1 skadron super tucano
      – 2 skadron hawk 109 / 209
      – 1 skadron T-50i golden eagle
      – 2 skadron F-16 block 15 + block setara 52

      – 1 skadron sukhoi 27 / 30
      – 1 skadron sukhoi 35
      – 2 skadron typhoon / 2 skadron Gripen
      –1 skadron sukhoi t-50 pak fa

      ====== komplit dach 11 skadron tempur……..========

  26.  

    Harapan saya TNI AU memiliki 11 Skuadron Tempur, dimana 3 Skuadron diisi oleh keluarga Sukhoi penempatannya Pekanbaru, Makassar dan Timika sedang 8 Skuadron lainnyaa diisi oleh IFX

  27.  

    cukup tenang semua sdh terencana dgn baik & d tempat yg aman jadi jgn takut memble2nya si asu g bakalan macam2 proxy war i am coming semua udah ready jadi masih bisa tidur pulas buat warga warjekers….

    nkri harga mati…..

  28.  

    Oke, TNI, Kemhan dan Komisi 1 sudah sepakat tentang pemilihan SU 35. Sekarang tinggal menunggu hasil negosiasi dg pihak rusia/rosoboron, negosiasi untuk urusan harga jg tergantung spek apa yg dipesan TNI, ingin “paket lengkap” atau “paket hemat”… IMO, faktor ini jg mempengaruhi “negosiasi” besar kecilnya tot yg kita dapat. Akan seru sebetulnya membahas spek yg kita dapat dg perbandingan besarnya kontrak pembelian, namun terlalu dini, lha wong deal kontrak pun belum terjadi, klo kata warung s3belah sih masih bisa kena bantingan.
    Sebetulnya lini produksi knAApo dan irkut sama2 memproduksi su 35 ataukah hanya knaapo saja ya Bung?? Adakah yg tau?

  29.  

    dng akan adanya 72 unit F35 milik australia, tdk menutup kemungkinan sungapura juga akan membeli puluhan F35, dan malaysia yg belum jelas apa akan tetap membeli pesawat tempur dr grippen pasca penandatanganan dng pihak SAAB Swedia, belum juga thailand yg telah mengadakan Grippen NG, shg dng isu2 yg mrpk potensi terjadinya konflik antara indonesia dng negara tetangga, indonesia perlu mengadakan pesawat tempur berkualitas dlm jumlah besar paling dan skuadron tempurnya perlu diperbanyak plng tdk 30 skuadron, mislnya tiap propinsi selain dr markas korgabwilhan diisi dng 1 skuadron pesawat tempur, sisanya di markas korgabwilhan minimal 2 skuadron, juga drone yg dipersenjatai yg akan dikirim utk patroli palng tdk memiliki waktu operasi bisa 24 jam atau lebih, dan juga terbang dng kteinggian melebihi ketinggian yg selama ini hanya bisa dijangkau drone biasa utk menghindari rudal pertahanan udara jarak menengah dan jauh,pesawat angkut baik dng kemampuan menengah dan berat palng tdk ada 12 skuadron, pesawat tangker berat plng tdk ada 5 skuadron, heli angkut menengah dan berat ygbdipersenjatai plng tdk ada 18-20 skuadron di tiap pulau besar plng tdk ada 1 skuadron, dipulau kecil plng tdk ada 1-2 unit helikopter angkut yg dipersenjatai dan dilengkapi fasilitas SAR,

  30.  

    kalau memang ada pembangun 3 skuadron tempur baru (apapun pesawatnya); sebaiknya ditempatkan dilanud natuna, biak, dan sabang. Sedangkan skuadron 3/f-16 ‘komposit’ (10 f-16 blok 15 ocu upgrading + 8 f-16 blok 52id) direlokasikan dilanud eltari kupang.

  31.  

    – Kagak setuju ane mah kalo 3 ska baru diisi Gripen / Typhoon , 3 ska mutlak untuk PAKFA :mrgreen:
    – P-8 poseidon mahal, mending P-1 Kawazaki :mrgreen:
    – Amphibi yg bisa angkut byk air :mrgreen:
    – Erieye beserta ToT :mrgreen: tp rasanya kurang pas kalo beli Erieye tp g beli Gripen hehe

    bagusnya sih :
    3 Ska Su35
    2 Ska Gripen
    5 Ska IFX
    3 Ska PAKFA
    MPA 6 biji
    AEW 6 biji

    TOP :mrgreen:

  32.  

    Rakyat senang dan bangga bila tentaranya kuat.
    Ayo TNI perkuat terus ototmu agar bs jadi urutan ke 5 didunia.
    Kapan IFX jadi kenyataan?

  33.  

    Jangan lupa terealisasi pembelian pesawat ini kan juga dukungan dari media dan masyarakat Indonesia

  34.  

    Semoga Su 33 dan Su 34 yang dipilih.
    Utk Thypoon sdh dibeli 24 unit saat pak SBY ketemu Mama El

  35.  

    Terlepas dari semua bagaimana sarana dan prasarana untuk alpur kita, singaporn dan malengsial sudah membuat bunker2 untuk alpur mereka, kelihatannya remeh tapi sangat menentukan saat perang modern, dmana masing2 lawa mengetahui musuh bahkan sebelum memasuki wilayah pertahanan, buat bunker2 yang banyak yang anti rudal krn sangat beresiko menaroh pesawat/ alpur kita dtempat terbuka krn pesawat siluman musuh bisa dtg takterduga dan menghabisi kita tanpa perlindungan awal

  36.  

    Klo menurut anda, Pak FA kapan dijual dan bahkan diproduksi /kirim kemwri bung PRee T?

  37.  

    Paling tidak Su-35 masuk dulu tuh barang 3 atau 4 biji dah cukup , kalau urusan nambah kan bisa sembunyi-sembunyi seperti A4 dari Israel

  38.  

    yang di TOT sebagai imbal pembelian su 35 ini apa aja ya??
    mohon pencerahannya

  39.  

    Pengadaan alutsista TNI-AU renstra II 2015-2019 selain SU-35S, kenapa masih memasukan List pespur yang rawan di embargo spt : EF. Typhoon, Gripen dan f-16 ………. ( mengherankan )
    Apakah tidak lebih baik dilanjutkan dgn pengadaan pespur siluman Sukhoi T-50 PAK FA ???

    •  

      Karena pakfa masih pesawat prototype bung, rencananya mulai masuk inventory AU rusia mulai th 2020, itupun jika tidak ada halangan yg bikin mundur lagi, masih ingat kejadian terbakarnya prototype pakfa sekitar bulan juni th 2014?
      Bahkan renstra 3 2019-2024 pun ane masih gak yakin kita bisa pesan pakfa. IMO

  40.  

    sepertinya hampir semua negara di kawasan asean dan australia sangat menginginkan pesawat generasi 5 siluman…..kalau jepang lebih cerdik lagi, jepang sudah mulai melakukan riset untuk pembuatan pesawat generasi 6 anti pesawat siluman…….Menurut saya untuk renstra III lebih fokus penggunaan anggaran yang tepat sasaran pada :

    1.Pengadaan radar pasif anti pesawat siluman ( vietnam dan Thiongkok sudah punya karena keberhasilan serbia menembak jatuh F117 amerika ) kalau perlu kerja sama TOT sama vietnam , thiongkok , rusia. Kemudian ditempatkan di pulau sambu, sabang , pontianak, tarakan, kupang , nusakambangan , biak, merauke , manado. Jadi meskipun para tetangga usil beli sebanyak apapun F35 atau F22 pasti terdeteksi.

    2. Pembelian rudal S400 dan bulk / pantsir yang ditempatkan bersama radar pasif.
    Jadi meskipun ketika F35 atau F22 take off mau menyerang kita sudah terdeteksi oleh radar pasif
    kita , tinggal kita kuat-kuatan melek lihat radar saja dan latihan merespon serangan.

  41.  

    Bisikan pak BY kpd Pk Joko ” Jangan gegabah dalam politik luar negeri, kita nonblock dan harus imbang dalam pembelian alutsista barat dan timur jika tidak kejadian masa lalu akan teerulang. So jangan comel lah kalau beli dr timur cukup intern dan Tuhan yg tahu.

  42.  

    Target Mbah…. 1 propinsi 1 skuadron…..

  43.  

    Akhirnya aki bisa tidur lelap nich gak bakalan keganggu sama siluman sebelah macam australia atau singapura yang mencoba menyelinap dimalam hari karena kita udah dijaga oleh SU35 dari pkde Bear, hehehehhe mati kutulah kau australia.

  44.  

    Ayo yang meragukan List A1 bung NARA….????

  45.  

    kunci kalah menang perang modern mungkin ada pada di sistem electronic warfare, teknologi senjata nato sangat canggih tapi keok oleh electronic warfare nya russia, mungkinkah peralatan ini bisa di miliki tni? kalo bisa di miliki tni betapa semakin kuat pertahanan militr kita

  46.  

    Skuadron intai dari 1 menjadi 2 skuadron. Kelihatannya akan diisi Yak 130 sebanyak 16 pesawat. Berfungsi sekaligus sebagai pesawat latih lanjut untuk calon pilot Sukhoi. Kalau untuk F16 pesawat latihnya T50i namun untuk Sukhoi pesawat latihnya Yak 130.

    •  

      T-50i itu di Skadron Udara 15, aelain tugas utama tempur juga melatih pilot konversi ke pesawat tempur jet, jadi lulusan dari T-50i untuk mengisi seluruh skadron tempur jet, apakah itu F-16, Hawk 209, Su-27 / 30, dan bahkan pengganti F-5E.

      Waktu itu Yak-130 bersama yang lain, kalah tender dari T-50i untuk mengganti Hawk mk53 di mari.

      •  

        Terimakasih bung DZ. Tapi saya curiga Yak 130 tetap akan dibeli mengingat Sukhoi kita akan ada 8 skuadron (kata RBTH). Pesawat latih berbaling2 kan ada 2 jenis (wong bee dan grobb), pesawat latih lanjut jet mestinya ada 2 jenis juga. Jadi T50i dan Yak 130. Yak 130 harganya juga jauh lebih murah dari T50i. IMO.

  47.  

    Kalau saya tidak percaya skuadron tempur akan menjadi 11 skuadron. Saya percaya 12 skuadron, yaitu 4 skuadron tempur sergap + 4 skuadron tempur taktis + 4 skuadron tempur strategis/pembom. Jadi 12 skuadron.

  48.  

    Pakistan dapat kita tiru, lihat saja mereka bisa buat UAV gotong senjata. pakistan-sukses-uji-drone-tempur-dalam-negeri @ kita kapan ya ???!!!

  49.  

    tucano deportasi z ke negara asalnya brazil ganti Beechcraft T-6C/AT-6 buatan amerika klo takut embargo bs pilih Pilatus PC-9 Swiss.

    Beechcraft T-6C/AT-6 mirip tucano dan senjata lebih garang rudal helfire
    https://i.vimeocdn.com/video/466824406_640.jpg
    http://xbradtc.files.wordpress.com/2010/10/at6c.jpg

    atau pilih Pilatus PC-9
    http://planewatcher.com/data/media/63/slo_pc-9.JPG

    beli yg banyak ya pak menhan
    http://www.aviationwa.org.au/wp-content/uploads/2013/06/20130612_Pilatus_PC-9A_2FTS_Thunderbird_formation_David_Eyre-5.jpg

  50.  

    bbmnya juga keder-_- hehehe

  51.  

    Mantap

  52.  

    apapun pilhannya mari kita dukung pemerintah,dan TNI untuk mengembalikan kejayaannya. NKRI pokoya HARGA MATI!!.
    kami adalah pejuang….,