Update Konflik Israel – Palestina

3 Tentara Israel yang akhirnya tewas di rumah sakit
3 Tentara Israel yang akhirnya tewas di rumah sakit

Jerussalem – Militer Israel mengeluarkan pernyataan terkait korban tewas di kubunya yang bertambah. Adalah 3 prajurit tentara Israel yang meninggal di rumah sakit setelah mendapatkan luka parah akibat perang.

Seperti yang dilansir oleh AFP, Minggu (27/7/2014), tiga tentara Israel yang terluka akibat kontak senjata di Gaza awal pekan ini meninggal pada Sabtu (26/7) kemarin. Hal ini menambah jumlah tentara Israel yang tewas selama perang sejak 8 Juli 2014 lalu menjari 43 orang.

“42 Tentara Israel tewas sejak dimulainya operasi militer di wilayah Palestina,” ujar otoritas militer Palestina.

Dari tiga prajurit yang tewas, dua diantaranya adalah Kapten Infanteri Liad Lavi (22) yang terluka pada Kamis (24/7) lalu dan Sersan Infanteri Rami Chalon (39) yang terluka di hari yang sama. Keduanya meninggal di rumah sakit setempat.
image

Pada Sabtu (26/7) kemarin, Israel dan Palestina sepakat mengadakan gencatan senjata selama 12 jam. Namun gencatan baru berjalan selama 4 jam, gerilyawan pro Palestina kembali melancarkan serangan roket mereka ke arah Israel.

Selama 4 jam itu, warga di Gaza sempat mengevakuasi sedikitnya 140 korban tewas di reruntuhan bangunan. Total korban tewas akibat serangan militer Israel atas Palestina itu telah mencapai lebih dari 1.000 jiwa.
image

Gencatan Senjata Berakhir
Pejuang Hamas kembali meluncurkan roket-roketnya ke Israel dari Gaza. Serangan balasan ini mengakhiri gencatan senjata 12 jam pada Sabtu (26/7) kemarin.

Seperti yang dilansir oleh Reuters, Minggu (27/7/2014) dini hari, gencatan senjata baru berjalan empat jam hingga roket-roket dari Gaza, Palestina, mengarah ke Israel. Roket-roket ini pun membuat sejumlah sirine di Israel menggema.

Penduduk Gaza memanfaatkan waktu gencatan senjata dengan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, 26 Juli 2014 (photo credit: AP/Hatem Moussa)
Penduduk Gaza memanfaatkan waktu gencatan senjata dengan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, 26 Juli 2014 (photo credit: AP/Hatem Moussa)

Waktu empat jam tanpa roket dan bom itu dimanfaatkan warga Gaza dan pemerintah Palestina untuk mengevakuasi 132 jenazah dari reruntuhan bangunan. Total sudah 1.033 orang tewas sejak serangan Israel pada 8 Juli lalu.
image

Kabinet keamanan Israel sempat bertemu Dewan Keamanan PBB untuk memperpanjang gencatan senjata selama 24 jam sehingga upaya kemanusiaan untuk mengevakuasi warga sipil dan korban perang bisa dilakukan. Namun hal ini mengalami jalan buntu karena tak ada perwakilan dari Israel dan Palestina yang ingin membicarakan gencatan senjata diberlakukan lebih lama. (detik.com).

TERPOPULER

Tinggalkan komentar