Nov 092018
 

Armada helikopter tempur Ka-52 di Suriah Β© Kemhan Rusia

JakartaGreater.com – Perusahaan induk Russian Helicopters (afiliasi Rostec) saat ini terus meningkatkan dan menyempurnakan helikopter tempurnya yang diuji dalam aksi nyata di Suriah, kata kepala perusahaan, Andrey Boginsky kepada media di sela-sela ajang China Airshow 2018 yang dilansir dari laman TASS.

“Ada lusinan perubahan semacam itu. Semua berbeda-beda dan menyangkut desain, senjata yang mereka bawa, sistem pertahanan onboard, sistem kontrol senjata dan kemungkinan menggunakan senjata terpadu yang identik dengan yang dibawa oleh Ka-52 maupun Mi -28N. Kerjasama yang besar perusahaan induk Rostec sedang berlangsung”, katanya.

Para spesialis militer menginginkan agar jangkauan senjata ditingkatkan dan parameter helikopter ditingkatkan, sistem dan komponen tertentu harus diduplikasi supaya waktu yang diperlukan untuk menyiapkan helikopter untuk terbang bisa berkurang.

Para spesialis di Russian Helicopters telah menanggapi banyak permintaan Departemen Pertahanan dengan merevisi desain helikopter dan tidak hanya untuk model masa depan, tetapi juga yang sudah dalam pelayanan.

“Melanjutkan dari sifat amandemen konflik harus dilakukan terhadap taktik dan peralatan serta senjata yang dibawa helikopter. Kami telah membagikan pekerjaan ini menjadi tiga fase: jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang”, kata Boginsky.

Dia menambahkan bahwa solusi teknis tertentu akan memerlukan perubahan besar pada desain helikpter dan tentu memerlukan pengujian tambahan yang harus dilakukan oleh perusahaan induk itu sendiri termasuk subkontraktornya.

  22 Responses to “Upgrade Ka-52 dan Mi-28N Rusia, Gunakan Pengalaman di Suriah”

  1.  

    kira-kira dimana nanti tank harimau bakal di uji dalam pertempuran nyata? πŸ˜€ supaya bisa diupgrade juga

    •  

      klo ada kejadian seperti marawi lagi pinoy dulu sngat membutuhkn yg bisa jebol pertahanan tikus2 yg bersembunyi di balik tembok2 bangunan

      •  

        klo harganya segitu sih tentu pinoy lebih memilih T-90MS daripada Tank Pindad πŸ˜€ atau mungkin cukup T-72B3

        Terlebih kedua tank T-90 dan T-72 telah dikenal dan terbukti dengan sejumlah kelebihan dan kekurangannya, sementara tank medium kita belum teruji dalam perang nyata πŸ˜€ dan data yg ada cuma data pabrikan alias data sales.

        Tidak ada negara yang mau menjadi kelinci percobaan, terlebih dengan harga yang ditawarkan setara dengan MBT atau bahkan lebih mahal.

        •  

          waduh soal itu sya gak ikut2 deh soalnya ini yg dibicarakan adlah kemampuan tank medium

          lgipula mbt2 ruski tidak bisa digunakn utk tembakan melengkung sbgai fire support seperti turretnya kanon cmi yg bisa diintegrasikan dgn uav
          ini simulasinya https://www.youtube.com/watch?v=6fdnG6n0QH4

          ini simulasinya

          •  

            itu mainan baru china juga terintegrasi dengan UAV, tank rusia sekarang juga dengan UAV sebagai radar penentu posisi musuh πŸ˜€ dan bahkan sebagai jammer

            sekarang canggih itu relatif dan sesuai kebutuhan πŸ˜€ tentu harga juga gak bisa diabaikan dalam hal ini πŸ˜€ apalagi bila pasarnya adalah negara berkembang πŸ˜€ bila itu ditawarkan untuk negara maju tentu mereka tidak akan meliriknya dan saya rasa mereka lebih memilik MBT sebagai pilihan utama daripada medium tank

          •  

            mslahnya sampeyan terlebih dahulu membicarakan kemampuan dan tupoksi tank medium bukan harga soal akuisisi filipina biarlah jadi pilihan mereka

            2 tank yg bung sebut diatas lazimnya MBT tidak bisa melakukan role sbgai indirect fire support dimana ini adlah fokus utama pengembangan tank medium sebgai tupoksinya dlm perang asimetris.

            http://www.milscint.com/en/analysis-kaplan-mt-poised-to-become-force-multiplier-for-indonesia/
            https://www.quora.com/Are-tanks-ever-used-in-an-indirect-fire-role

          •  

            sepertinya saya membahas botol pulpen tank itu sehingga tau kelemahan dan kelebihan agar bisa disempurnakan πŸ˜€ jadi bukan sekedar data sales diatas kertas aja πŸ˜€ masalah tupoksi itu bukan urusan saya πŸ˜› hahahaha

            mau pinoy coba sih boleh, trus TNI sndiri mau coba dmna utk botol pulpennya? mau lawan milisi? ntar bung @Agato pasti tertawa dong πŸ˜€

            Sebagai perbandingan blok Barat dan Timur (Rusia) termasuk juga Israel sudah coba tank mereka di arena timur tengah πŸ˜€ itu maksud saya

            Jd intinya gak perlu comot data sana dan comot data sini πŸ˜€ yang aktual tentang produk ini mana buktinya πŸ˜€ itu loh… dengan demikian, mau harganya kompetitif atau mahal sekalipun akan tetap dibeli konsumen karena itu telah terbukti nyata dan bukan iklan sales semata

          •  

            tank mediumnya saja belum produksi gimana mau botol pulpen yg ada cuma hipotesa2 konflik tok mangkanya sya bilang jika ada konflik seperti marawi lagi.

            soal status kebotolpulpenan memang sangat penting bung sebgai negar yg baru mulai memasuki tahap industri alutsista
            kita butuh proyeksi kekuatan alias testing ground
            apa harus KKB dibeliin bebrapa rpg biar bikin rusuh biar kita punya reason d’etre nerjunin tank medium demi mengejar status botol pulpen? xaxaxaxa

            solusi yg lain ya proyeksi kekuatn di luar negeri contoh tuh negara2 seperti As,Asutrali, dan negara2 eropa yg lain yg nyari status botol pulpen dgn ikut koalisi di Afghanistan

          •  

            Itu UK mengundang inhan dalam negeri untuk ikut tender di Eropa πŸ˜€ berani kah?

            Menurut saya Indobat bisa dilengkapi tank harimau sebagai ajang pembuktian dan pengujian, selain anoa yang ada sekarang disana πŸ˜€ sekalian promosi

          •  

            Indobatt intensitas konfliknya rendah bung belum lagi ROE ato rules of engagement konyol PBB

            wira-wiri buat patroli bukan cuma ajang testing ground pling tidak ya harus dihantami rpg, dan atgm

        •  

          btw kok di bandingkan sama yang MBT sih
          ya jelas kalah lah
          meriamnya saja 125mm
          masa 125mm lawan 105 mm ya jelas hancur lebur lah
          tank harimau itu gunanya buat ngesupport pasukan, ngehancurin ifv dan apc atau kendaraan sejenis
          bukan lawan MBT

    •  

      Naa itu masuk akal nu…yang disebelah kamu malah mabok kebenaran….xaxaxa.

      •  

        Tapi memang kalo ngebahas cina aja kamu langsung mabok…mungkin ada traoma yang sulit dihilangkan…xaxaxax…

        •  

          ada yaitu ambisi hegemoni china di asia tenggara bedasarkan empirisme sejarah karena ini menyangkut keamanan negeri dan ini bukan hanya china kok

          tapi klo buta karena nasionalisme berdasarkan profit silahkan yg penting masuk list

          •  

            Xaxaxaxa…..kita sudah waspadai itu dan terus ditindak lanjuti…tapi bagai dua sisi mata koin dengan bangkit nya cina sebagai negara adidaya…ada untung ada juga rugi…tingal bagai mana penentu kebijkan ambil langkah yang tepat…kalo saya tidak mungkin karna saya jelata jadi cuma bisa cungap cungap di mari aja…!!!

          •  

            Kecuali aming jadi terpilih saya mungkin bisa jadi tukang sapu di istana…xaxaxa…

          •  

            Jk aming lee trpilih? Aming lee harus tdk lg merahasiakn pria trsebut, tapi apakh citaΒ² aming lee tdk rusak jk aming tdk merahasiakn pria trsebut, karna tdk diakui, mungkin sambil menunggu istri sipria & keluarganya tdk ada lg kalleee
            πŸ˜† πŸ˜†

  2.  

    TNI bakal melirik ini gak ya, selain Apache AS?

  3.  

    Gato sekarang maluan…komem se encrit langsung ilang…mungkin lagi kena virus minder…apa lagi disini comok maco semua…xaxaxax…..

    •  

      Gini Bung Aming. Itu di JKGR banyak banget artikelnya yg muncul. Makanya males banget buat komen satu artikel. lagi banyak orderan untuk akhir tahun nih. Apalagi Mrs. Hewson mintanya segera kelar yg disini. Masak iya mau balesin komen satu Β².

  4.  

    wah…indonesia harus segera mengakuisi Mi28N ini, cocok untuk disandingkan sama si apace, boleh juga buat ngudak opm…tuker lagi sama karet dan sawit, selagi ruski lg butuh…

  5.  

    Ka-52 Alligator – The Next Generation Reconnaissance and Combat Helicopter

    https://www.youtube.com/watch?v=fFCOvUiK3nc

 Leave a Reply