Mar 052018
 

Simulasi senjata laser dari kapal induk Angkatan Laut AS. © Courtesy Youtube

JakartaGreater.com – U.S. Navy atau Angkatan Laut AS telah memberi kontrak tahap awal sebesar $ 150 juta pada Lockheed Martin guna mengembangkan senjata laser kapal untuk “menyilaukan” kawanan drone dan menghancurkan perahu musuh.

Ini adalah “titik balik” dalam upaya puluhan tahun Angkatan Laut AS mengembangkan senjata laser untuk kapal permukaan, tutur Ian McKennie, pemimpin pengembangan bisnis Lockheed untuk sistem laser. Ia pun menambahkan bahwa kontrak senilai $ 150 juta tersebut bisa mencapai $ 942,8 juta dengan beberapa pilihan.

Lockheed berencana untuk mengirimkan dua sistem tersebut ke Angkatan Laut AS di tahun fiskal 2020. Satu akan dipasangkan ke kapal perusak kelas Arleigh Burke untuk pengujian dan satu lagi akan digunakan untuk pengujian darat di White Sands Missile Range di New Mexico.

“Program HELIOS adalah yang pertama dari jenisnya”, kata Michele Evans, wakil presiden dan general manager di Lockheed.

Evans menjelaskan bahwa HELIOS tersebut mengintegrasikan senjata laser, [ISR] jarak jauh dan kemampuan kontra UAS, dan secara dramatis akan meningkatkan kesadaran situasional serta pilihan pertahanan berlapis yang tersedia untuk Angkatan Laut AS.

“Target utamanya adalah perahu (kapal kecil) dan, yang lebih penting lagi, pesawat tak berawak berukuran kecil”, kata McKennie dalam sebuah konferensi telepon.

Dia enggan untuk mengungkap spesifikasi khusus dari efek “mempesona” dari HELIOS, namun mengatakan bahwa sistem dirancang untuk membingungkan atau membatasi kemampuan drone yang menargetkan kapal Angkatan Laut AS.

Tulisan lengkap dari artikel dapat dilihat pada situs Military.com.

Bagikan: