JakartaGreater.com - Forum Militer
Apr 082018
 

Uji peluncuran rudal balistik Trident II D5 dari kapal selam Ohio-Class di Samudera Pasifik © US Navy

JakartaGreater.com – Kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir (SSBN) kelas Ohio, USS Nebraska, yang ditugaskan untuk Kapal Selam Grup 9 Angkatan Laut AS, menguji dua rudal balistik Trident II D5 dari posisi terendam di Pacific Missile Range di wilayah lepas pantai California pada tanggal 26 Maret 2018, seperti dilansir dari The Diplomat.

Uji coba peluncuran rudal balistik berkemampuan nuklir, Trident II D5 yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM) dilakukan sebagai bagian dari apa yang disebut Demonstration and Shakedown Operation (DASO) – jangan salah sebut sebagai NDESO ya.

“Tujuan utama DASO adalah untuk mengevaluasi dan menunjukkan kesiapan sistem senjata strategis SSBN dan kru sebelum pengerahan operasional, setelah dilakukannya perbaikan pengisian bahan bakar setengah baya atau midlife” menurut keterangan US Navy.

Lebih lanjut, juru bicara US Navy menyebutkan bahwa rudal itu diluncurkan sebagai uji misi ganda yang merupakan elemen kunci dari DASO 28, yang menandai keberhasilan uji coba penerbangan ke 166 dan 167 dari rudal Trident II D5 sejak pertama kali rudal itu diperkenalkan ke armada pada tahun 1989.

Namun US Navy tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai tes rudal tersebut.

Trident II D5 adalah SLBM terbaru milik US Navy dan pertama kali diperkenalkan pada tahun 1989. Trident II D5 merupakan rudal balistik berpropelan padat tiga tingkat yang memiliki jangkauan sekitar 7.400 km.

Rudal balistik ini dilengkapi dengan sejumlah kendaraan “reentry” yang bisa ditargetkan secara bebas dimana masing-masing membawa hulu ledak termonuklir.

Berdasarkan Buletin Ilmuwan Atom: “Rudal Trident II D5 tersebut membawa tiga jenis hulu ledak yakni W76/Mk-4 berkekuatan 100 kt, W76-1/Mk-4A berkekuatan 100 kt, dan W88/Mk-5 berkekuatan 455 kt sebagai rudal balistik dengan kekuatan tertinggi di gudang persenjataan AS”.

Uji coba peluncuran terakhir dari rudal Trident terjadi pada bulan Februari 2017. Secara keseluruhan, rudal tersebut telah diuji lebih dari 160 kali.

SSBN Kelas Ohio adalah perpanjangan kaki dilautan dari triad pencegah nuklir strategis AS dan elemen terpenting dari kemampuan serangan kedua negara tersebut.

Kapal utama dari Kelas Ohio ini pertama memasuki layanan pada tahun 1981 dengan kapal selam terakhir dari kelas tersebut ditugaskan pada tahun 1997. US Navy saat ini mengoperasikan 14 SSBN Kelas Ohio, yang mampu membawa hingga 24 rudal Trident II D-5 berkemampuan nuklir.

SSBN kelas terbaru, yaitu Columbia, akan mulai menggantikan Kelas Ohio pada tahun 2031, dan akan dilengkapi dengan 16 tabung peluncur rudal Trident II D5 dan bukan 24 seperti pada Kelas Ohio.

SSBN Kelas Columbia masa depan telah dirancang untuk melayani US Navy selama 42 tahun hingga 2085. Ini akan menjadi SSBN AS terbesar yang pernah memasuki layanan dengan US Navy.

US Navy telah berencana untuk mengoperasikan armada SSBN Kelas Columbia itu sebanyak 12 unit pada tahun 2040-an.

Berbagi

  20 Responses to “USS Nebraska Uji Tembak Rudal Balistik Trident”

  1.  

    Rusia dan china ayo layani uji coba rudal nuklir dari kapal selam nuklir biar rame

  2.  

    hanya sebagai pengingat china juga maling teknologi Slbm dan hulu ledak nuklir Mirv W-88

    ngefan bener sama As

    https://www.nytimes.com/1999/03/06/world/breach-los-alamos-special-report-china-stole-nuclear-secrets-for-bombs-us-aides.html

  3.  

    andai di putus rantai komando di tingkat atasnya sampai sebatas mana baru bisa di luncurin ni rudal ,

    •  

      kl usa utk nuklir yg saya tahu itu presiden dgn pertimbangan mentri pertahanan dan seketariat negara( kalau ga salah baru kode keluar peluncuran ) utk kasih komando utk putar 2 kunci itu juga masih di pertimbangan komando setempat tempat nuklir berada pokoknya pajang dan ribet krn resiko juga besar
      kalau rantai komando putus tinggal di urut kebawah atau yg megang koper kode peluncuran itu siapa yg berwenang saat iru
      kalau rusia dan cina kurang tahu tapi the red phone kayanya di pegang yg berkuasa saat itu

  4.  

    intinya cuma show force

  5.  

    Klu disetujui senat dan tanpa embel2 ikut campur urusan dlm negri dan bebas embargo pas nih diborong pake imbal dagang CPO dan karet + krupuk klu bs!he3.ngelindur.com

 Leave a Reply