Mei 132019
 

Kapal selam nuklir USS San Fransisco dengan kerusakan berat pada bagian depan (foto : Wikipedia)

Sebuah kapal selam nuklir Amerika Serikat, USS San Francisco bisa disebut sebagai kapal selam yang paling apes tapi juga paling beruntung.

Paling apes karena kapal selam nuklir ini pernah menabrak gunung bawah laut dengan kecepatan tinggi, dan paling beruntung karena meski mengalam kerusakan parah dan banyak korban jiwa namun masih bisa selamat dan kembali ke pangkalannya.

Pada pukul 11.42 waktu setempat pada tanggal 8 Januari 2005, kru yang berada di kapal selam nuklir merasakan guncangan hebat saat kapal selam yang melaju dengan kecepatan tinggi (sekitar 30 knot atau 55 km / jam), menabrak dengan bagian depan ke gunung bawah laut yang berlokasi di sekitar 580 kilometer (360 mil) tenggara Guam dan kedalaman 160 meter.

Tabrakan itu membuat bagian dalam kapal selam dalam keadaan kacau. Seorang personel menggambarkannya seperti “rumah jagal” – mayat-mayat terlempar sejauh 6 meter, darah menutupi kabin, dan para pelaut berbaring di lantai tanpa sadar dan terluka.

“Saya pikir saya akan mati,” kata Komandan kapal selam Kevin G Mooney, kepada The New York Times.

Ruang gawat darurat penuh dengan korban luka, dengan kemeja robek terpaksa digunakan sebagai pegganti perban, dan sebagian personel menolong teman-temannya yang terluka parah (beberapa mengancam jiwa).

Ternyata salah satu penyebab tabrakan adalah grafik yang digunakan oleh kru untuk menavigasi lautan menghilangkan keberadaan gunung bawah laut dan pilot kapal selam tidak menyadari bahwa mereka sedang menuju langsung ke gunung bawah laut. Kesalahan itu menyebabkan Angkatan Laut AS menderita kerugian US$ 88 juta.

Mekanik Nuklir (Machinist’s Mate 2) Joseph Ashley berada di ruang merokok kapal selam ketika ia mengalami cedera fatal. Petugas medis tidak dapat merawat luka-lukanya dan akhirnya meninggal .

Sejak itu Mooney menerima tanggung jawab penuh atas tragedi itu, mengakui bahwa beberapa kesalahan telah dilakukan – kapal selam itu berjalan terlalu cepat, misalnya. Para kru telah mendengarkan suara kedalaman yang tidak memadai dan kru tidak mereferensi silang peta navigasi dengan yang lain yang memperlihatkan keberadaan hambatan di bawah laut.

Beruntungnya kapal selam tidak tenggelam. Tidak ada kerusakan pada reactor nuklir , kecuali satu staf nuklir yang tidak selamat dari tabrakan. Kapal selam itu bahkan kembali ke pelabuhan di Guam – dengan kekuatannya sendiri.

Selamatnya kapal selam dari bencana tenggelam karena program SUBSAFE, sebuah inisiatif yang diperkenalkan Angkatan Laut setelah bencana serupa yang terjadi 42 tahun sebelumnya.

Pada tahun 1963, USS Thresher meninggalkan Maine untuk memulai serangkaian tes laut dalam. Setelah mencapai kedalaman uji yang ditentukan, para kru melakukan kontak dengan kapal penyelamat kapal selam yang menyertainya (USS Skylark), tetapi komunikasinya kemudian terputus.

Ada 129 jiwa di dalam kapal selam USS Thresher dan tidak ada yang berhasil keluar hidup-hidup.

Tujuan program SUBSAFE adalah untuk memastikan bahwa apa pun yang terjadi, lambung kapal selam akan terjaga kekuatan strukturnya di bawah tekanan dan kapal selam dapat muncul ke permukaan. Tindakan pencegahan keselamatan di tambahkan untuk melindungi reaktor nuklir dan sistem ballast penyeimbang kapal selam.

Tindakan-tindakan ini yang menghentikan USS San Francisco dari bencana tenggelam dan membuatnya mampu muncul ke permukaan dan kembali ke pangkalan. Memang, meskipun mengalami kerusakan parah, USS San Francisco mampu hidup untuk bertarung di hari lain, dan akhirnya pensiun pada tahun 2016.

Ifflence/The Newyorktimes/Popular mechanic

  30 Responses to “USS San Francisco, Kapal Selam Nuklir Yang Pernah Menabrak Gunung Bawah Laut”

  1.  

    Warga negara AS sendiri ada yg meragukan cerita ini… Ada penganut teori konspirasi yg berpendapat bahwa sebenarnya itu karena ledakan limpet mine…. Dan cerita ini pernah dikonfirmasi juga oleh warga negara negeri berflower, bahwa dulu kasel itu pernah terlibat dalam “tsunami” 2004 dan akhirnya diburu manusia kodok tentara negeri flower itu

    •  

      Di lain pihak, ada angkatan laut Agato Sugimura yg begitu konyol memilih kehilangan kapal selam nuklirnya daripada takut teknologinya ketahuan oleh pihak Indonesia. Membiarkan seluruh awaknya mati padahal punya kompartemen penyelamat. Padahal banyak pihak yg ingin membantu negara tersebut. Begitu dituntut oleh keluarga awak dan kecaman dunia barulah Agato Sugimura meminta bantuan Belanda buat ngambil tuh Kasel dari dasar laut Barents. Ironis. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh breeeeeet broooooot bruuuuuut duuuuut Agato Sugimura ngentut

  2.  

    Di lain pihak, ada angkatan laut R***a yg begitu konyol memilih kehilangan kapal selam nuklirnya daripada takut teknologinya ketahuan oleh pihak Barat. Membiarkan seluruh awaknya mati padahal punya kompartemen penyelamat. Padahal banyak pihak yg ingin membantu negara tersebut. Begitu dituntut oleh keluarga awak dan kecaman dunia barulah negara tersebut meminta bantuan Belanda buat ngambil tuh Kasel dari dasar laut Barents. Ironis. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

    •  

      karena asal anda tau, lebih baik kehilangan harta daripada harga diri dan keluarga!

      •  

        Lah kenyataan diangkat juga gitu. Kenapa gak dari awal coba. Kan lucu banget tuh R***a Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

        •  

          Loe taukan sejarahnya klu amerika & inggris trtarik dgn teknologi kesel soviet drpd teknologi kasel mrk sendiri, sampai mrk mengincar teknologi kasel soviet dgn brtaruh nyawa
          😆 😆

          •  

            Kasel nuklir USS San Francisco secara frontal menabrak gunung bawah laut dengan kecepatan 30 mil per jam. Meski rusak parah dan banyak kru terluka, setidaknya masih ada yg selamat. Kasel mampu bergerak pelan kembali ke pangkalannya dengan kekuatan sendiri

        •  

          nih orang harus diruqyah.

          •  

            Bah, mmng begitu sejarahnya, amerika & inggris lbh trtarik teknologi kasel soviet dr pd teknologi kasel mrk punya, sehingga mrk rela menggelontorkan uang utk mengincar teknologi kasel soviet bahkan brtaruh nyawa pun iya juga, dulu prnah agen amerika & inggris ketahuan mengincar teknologi kasel nuklir soviet & senjatanya yg menggunakn rudal balistik nuklir pertama didunia & torpedo termonuklir, begitu juga kpl perang soviet, namun mrk ketahuan tdk lama tinggal nama, blm lg yg lainnya
            😆 😆

  3.  

    Haduh haduh haduh ngaku kasel nya canggih2 tp kok bisa nabrak gunung dasar laut, buang aja produk amer produk tidak moncer.

    😎

  4.  

    Human error….ini akibat terlalu lama di dlm kasel…pingin ndang sampe di darat….gas pol, ternyata ngepot nabrak….sudah ndak tahan ngempet kalleee

  5.  

    Kalau ketabrak gunung bawah laut dengan kedalaman lebih dr 300m dengan tekanan air dalam saya meragukan setelah terjadi impact kapal masih selamat dlm perjalanqn pulang.

    Sebuah cerita yg masuk akal kapal selam ini setelah ngacir kejar kejaran dgn kapal selam sebuah negara di asia temggata dan dibantu oleh ks Rusia dr armada pasifik slamat bersauh di hawai, dan disalah satu pulah wilayah hawai di pangkalan al usa tersebut itulah kapal lg ngapung di ledakan oleh pasukan katak dari negara asia tenggara tsb, nggak masuk akql dgn kerysakan seperti itu masih mampu menyelam lebih dr 300m

    •  

      Haha?? Negara Asia Tenggara mana yg punya Kasel yg mampu nyerang SSN USS Los Angeles tahun 2005??? Yg punya cuman Singapura ama Indonesia tahun segitu. Kalopun lari cepat, gak ada kasel dari Indonesia dan Singapura yg bisa ngejar tuh Los Angeles. Ngawur banget nih anak, TUMAN. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

    •  

      Haaallaaahhhh…..teori aja itu nabrak gunung. Mau bilang nabrak ikan paus pun boleh. Yg jelas bukti forensik foto sdh terlihat kok.

      Secara teori ilmu fisika mekanikal, 2 benda yg bertumbukan yg satu diam dan yg satu bergerak akan menyebabkan moment tekanan kedalam alias peot kedalam dan menggelembung dekat daerah tumbukan. Apalagi dng kecepatan 30 knot yg gesekannya lebih kecil dr didarat, efeknya sangat dasyat.

      Itu nyenggol ranjau laut di kedalaman, efek pecahnya spt itu. Mending ngaku bhodoh dng statmen nabrak gunung di kedalaman ketimbang ngaku ketauan masuk ilegal kewilayah negara
      org dan keserempet ranjau.

      Boleh2 saja mereka ngaku kejadiannya di guam yg malah bikin nambah point malu krn notabene guam adalah sarang mereka yg sdh terpetakan dng baik. Toh gak ada saksi yg melihat kejadiannya….xicixicixi

      •  

        Mau nabrak gunung kek, nabrak paus kek, nabrak hiu kek, klo lambung kapal selam tetap utuh, masih bisa bergerak ke permukaan dan reaktor terus beroperasi kru bisa tetap hidup. USS San Francisco mampu melakukan tiga hal tersebut

        •  

          Ya jelas msh bisa gerak ke permukaan lah, wong yg kena cuma hidumg doank kok, beda lg klo yg terkena bagian belakang bakal lain cerita yg terjadi. Struktur lambung kapal kan sdh di design utk tahan terhadap tumbukan baik berupa benda keras maupun ranjau dlm skala terbatas.

      •  

        Ngawur lagi, wilayah laut mana yg masih dipasang ranjau laut??

        Kalo ada yg masang sekalipun, pasti bakal dipasang di Selat atau perairan dangkal dekat wilayah yg masang. Tentunya kalo ada yg nabrak ranjau laut pasti ketahuan.

        Dan ini jaman damai, sembarangan masang ranjau laut bakal kena sanksi internasional karena melanggar konvensi Geneva dan mengancam pergerakan kapal sipil.

        •  

          Ya gak mungkinlah kena kapal.permukaan mbah, wong ranjaunya di kedalaman kok, gmn caranya bisa kena kapal sipil kecuali kapal sipilnya nyilem juga.
          Logikanya di darat aja ada arhanud kok masak di kedalaman gak boleh dipasang.
          Kalo masang ya di areal wilayah kekuasaannya donk. Masa masang di wilayah international. Dari mana dasar hukumnya melanggar konvensi Geneva, kalo masih diwilayah hukum negara bersangkutan.

        •  

          Gini ya Dik Ruskye. Ranjau laut itu kebanyakan ada di kedalaman 30 meter. Kebanyakan ranjau laut sekarang dibuat dg cara kerja magnetik sehingga lebih mudah nyerang lunas kapal. Kalo pake yg sonar pasif terlalu mahal.

          Nah Kalo kapal sipil yg lewat tuh kapal kecil yg bodinya dibuat pake fiberglass sih mungkin gak masalah. Masalahnya kalo yg lewat tuh kapal tanker, kapal kargo atau kapal pesiar yg draftnya aja bisa 24 meter lebih. Cuman jarak pendek gitu aja tuh ranjau bisa langsung nempel lunas kapal sipil yang lewat. Ente bisa bayangin kan apa yg bakal terjadi?

          Makanya gak mungkin ada negara yg konyol asal masang ranjau dimasa damai kayak gini. Paham??

          •  

            Hmmmmm…..si mbah taunya ranjau dng cara kerja magnetik yg murahan. Yg terbaru sdh menggunakan artificial intellegence mbah. Dia akan mendeteksi sasaran, kapal sipil atau kaprang, teman atau lawan. Bahkan bisa dikendalikan.

            Makanya gak mungkin ada negara yg konyol asal masang ranjau dimasa damai kayak gini.
            ————————————————————
            Siapa bilang mbah? Masih ingat di tahun 2010, kabar kapal perang Cheonan milik Korea Selatan tenggelam karena ranjau laut yang ditebar Korea utara.
            Jika bcara tentang hukum internasionalnya mbah, hanya mewajibkan setiap negara untuk mengumumkan kapan mereka akan menempatkan ranjau di suatu wilayah agar kapal sipil dapat menghindari wilayah tersebut. Namun peringatan tersebuat tak harus mendetail, mereka hanya menyebutkan telah menebar ranjau di perairan a,b atau c

          •  

            Indonedia jg punya ranjau yg lumayan modern mbah hasil dr Dislitbang TNI AL. Bosa dibaca di lapak sebelah mbah….xicixicixi

          •  

            Itu yg benar Kasel nabrak or ke senggol energi ledakan ranjaukah?

        •  

          Kapal selam kelas Los Angeles ini setelah menabrak akan langsung muncul ke permukaan untuk mengurangi kebocoran air lebih besar lagi. Kalo memang mereka melewati perairan yg dipasang ranjau, mereka jelas akan ketahuan saat itu juga karena daerah yg dipasang ranjau pasti akan dijaga oleh pengintai dari negara yg memasang ranjau tersebut. Dengan kerusakan seperti foto diatas, kecepatan yg bisa dipake hanya dibawah 8 knot. Lebih dari itu akan menambah kerusakan struktur kapal yg rapuh. Jelas akan mudah dibuntuti dan difoto dari udara.

          Kenyataannya tak ada negara yg melaporkan hal itu. So, logika kalo Kasel Los Angeles itu nabrak ranjau laut jelas terbantahkan.

          Kalo fregat cheonan itu jelas torpedo, bukan ranjau laut atau bom laut dalam. Ranjau laut gak akan membuat kapal terbelah jadi dua, itu hanya akan membuat lunas kapal berlubang besar.

          •  

            Seandainya saya jd negara yg memasang ranjau itu mbah, ngapain saya kejar.? Wong baru mau masuk sdh kegencet ranjau. Biarkan aja dia ngacir dng luka yg dibawa…kalo sampe dikejar padahal jalur international itu namanya mendeklarasikan perang….begitu logikanya mbah

            Dan lg itupun hanya tersenggol mbah, bukan kena telak. Istilahnya terserempet. Kalo dia nabrak gunung laut akan timbul bekas gesekan yg memanjang di body kasel mbah mengingat begitu nabrak msh bergerak tuh kasel karena hambatan di dalam air lebih kecil. Sementara disitu tdk terlihat. Kalo nabrak langsung secara tumbukan pasti body kasel bagian depan akan ada lendutan keatas mbah.

            Dr mana mbah bilang terpedo.? Ingat mbah, ranjau ini spt terpedo prises kerjanya, dia tdk spt rudal yg langsung menghujam body kapal.

          •  

            Ya tidak terlihat dik orang cuman ada satu foto gitu.

          •  

            Heelllwhhh…si mbah masih ngeyel, wong gambar segede gitu kok gak bisa liat ada bekas gesekan disamping….
            Nanti tambah rontok gigimu mbah klo.masih kuat ngeyel….xicixicixi

  6.  

    Jika benar..itu sangat mengerikan

  7.  

    Analisa versi dalam negeri AS:
    https://bklim.newsvine.com/2004

  8.  

    Waduh, ngeyelnya kebangetan nih si Ruskye. Gini ya Dik. Jangan kerusakan pada alutsistanya, satu butir peluru yg ditembakkan pun oleh US armed forces bakal ketahuan oleh Senat dan publik. Itu karena semua yg diproduksi dibiayai oleh pajak rakyat. Makanya cek and balance power disana Sangat kuat.

    Gak mungkin jenderal USN bilang ke Senat : jangan bilang ke publik ya kalo kapal selam kami batu nabrak ranjau laut dan minta dana perbaikan kelas A. Apalagi disana ada keharusan untuk membuka file file yg sifatnya rahasia kalau udah mencapai beberapa puluh tahun.

    Dulu, kaselnya pernah senggolan ama Kasel nuklir Prancis di Atlantik aja bisa diketahui oleh Publik padahal itu sifatnya rahasia loh dan lagi kerusakannya gak seberapa. Nah ini USS San Francisco rusaknya parah banget mau disembunyikan penyebabnya dari publik?? Kalo ketahuan sebelum diungkap bisa dicopot tuh komandan armada nya juga. Bisa masuk skandal negara itu.