Sep 122017
 

Kuala Lumpur – Kendaraan tempur lapis baja / Armoured Fighting Vehicle (AFV), AV-8 GEMPITA 8×8 ikut memeriahkan peringatan Hari Merdeka ke-60 Malaysia, tanggal 31 Agustus 2017. AV-8 GEMPITA merupakan hasil kerja sama antara DEFTECH Malaysia dengan FNSS Turki, untuk mewujudkan kendaraan tempur dengan platform roda 8×8.

AV8 Gempita (Thunder) adalah kendaraan lapis baja multirole berkemampuan Amfibi yang dikembangkan berdasarkan kendaraan Pars FNSS.

Kendaraan ini memiliki desain modular yang memungkinkan pemasangan berbagai turret, senjata, sensor, dan sistem lainnya. AV8 Gempita dinyatakan memiliki opsi 12 varian, termasuk : pengangkut personel lapis baja, kendaraan tempur infanteri, tank destroyer, kendaraan penjejak sinyal maupun recovery vehicles. DefTech AV8 Gempita diproduksi oleh DefTech di Pahang, Malaysia. Hal itu tidak mengherankan karena platform 8×8 lebih stabil, memiliki tenaga yang lebih besar, sehingga bisa dibebani berbagai misi dan fungsi.

Infantry Combat Vehicle AV-8 Gempita (photo :Malaysiamilitarypower.blogspot.co.id)

Gambar di atas menunjukkan Infantry Combat Vehicle AV-8 Gempita yang dilengkapi turret LCT30 ATGW Ingwe.

Type 16 MCV Jepang (@ShephardNews)

Jepang sendiri saat ini telah meluncurkan prototype tank destroyer Type 16 MCV yang berbasis pada hull beroda 8×8. Fire Support MCV Jepang akan diproduksi sebanyak 300 unit oleh Mitsubishi Heavy Industries dan disebarkan mulai tahun 2017 untuk tentara Jepang.

Militer Jepang berencana mengurangi tank tempur utama dari 740 menjadi 300 unit dalam beberapa tahun ini. Kekosongan itu akan digantiikan oleh tank destroyer 8×8, Type 16 MCV.

Sebelumnya FNSS dan DEFTECH Malaysia juga telah bekerja sama dengan pengirimkan 211 ADNAN Armored Combat Vehicles (ACV) dan 8 ACV Mortar Carriers 120mm ke Angkatan Darat Malaysia. Kendaraan lapis baja rantai ini berbasiskan ACV-300 IFV.

  20 Responses to “Video AV8 Gempita, Kerjasama Pertahanan Turki-Malaysia”

    • Waduh….. tampak depan mirip2 sama tank medium PINDAD/FNSS

      Artinya desain depan tank medium musti dirombak total, biar ga di claim sama beruk semenanjung…… šŸ˜†

  1. Kurang gahar…

  2. itu ranpur namanya sedikit melow.. GEMPITA.. wkwkwk..

  3. Gagap gempita atau gegap gempita ya nama aslinya!he3

  4. YA HARUS KITA AKUI NEGARA MALAY MEMANG SEMAKIN DIDEPAN UNTUK AFV 8X8…. INDONESIA DARURAT AFV 8X8…………… PANDUR MANA PANDUR…. OOOOOOOOOOOOOOOOOO…….

    • utk medan tanah sekelas offroad memang penggerak 8×8 punya keunggulan, tapi perang modern lebih byk terjadi di lingkungan kota dg kualitas jalan cukup baik, yg penting punya kualitas armament + alat bidik + kualitas awak lapis baja & punya kemampuan tempur anti nubika.

      tapi memang kita pun hrs bisa bikin 8×8 utk persiapan tempur medan offroad.

    • Karena fungsinya hanya untuk menambah kekuakatan kavaleri Panser Badak, TNI AD hanya membeli 4 unit Pandur II , dua unit adalah panser dengan kanon kaliber 105 mm NATO dan dua lainya kanon 30mm.

      Sejumlah opsi seperti pembuatan dalam bentuk assembly CKD kit sampai dengan full assembly atau pembuatan penuh di PT. Pindad bisa saja dilakukan. Syaratnya, jumlah yang dibeli memenuhi kriteria dan jumlah minimum. Kita tunggu saja perkembangannya.

      angkasa.co.id

  5. Anoa aja di bikin 8×8….mosok ora isok?

  6. Indonesia juga maju dengan usahasama dengan FNSS-Pindad untuk produksi Tank Medium.

    https://jakartagreater.com/rencana-produksi-tank-medium-fnss-pindad/

    Tahniah Indonesia.

  7. Tahniah, buatan tempatan ………………… ( ngaku ngaku nya ) ………….. xi xi xi

  8. wah bisa rame tahniah nih

  9. Itu bukan kerjasama turki dengan malaysia tapi, tapi hanya LICENSI dari turki.
    Soalnya barangnya sudah diproduksi duluan kok baru malaysia ikut join.. heheeh

    Beda dengan medium tank pindad – fnss karena semua dibuat dari nol sampai jadi prototipe

 Leave a Reply