Mei 202019
 

JH-7 (foto:Wikipedia)

Sebuah video yang diposting online menunjukkan saat jet tempur angkatan laut China tipe JH-7 jatuh selama pelatihan di provinsi Hainan, yang menewaskan kedua pilotnya.

Menurut kementerian pertahanan China, kecelakaan itu terjadi pada 12 Maret lalu saat pelatihan di provinsi Hainan, menambahkan bahwa tidak ada korban di lapangan dan penyebab kecelakaan itu sedang diselidiki, dirilis indiandefencenews.co.in, 20/5/2019.

Meski mengalami kecelakaan, tapi Tiongkok tetap akan mengandalkan JH-7 Flying Dragon sebagai pesawat spesialis pemboman darat dan laut dengan daya muat persenjataan yang besar hingga 9 ton.

JH-7 dioperasikan oleh Angkatan Udara dan penerbang Angkatan Laut Tiongkok. Selain membawa roket dan bom serangan darat atau rudal anti kapal Yj-81 (C-801) dan rudal anti radar Yj-91, JH-7 juga dilengkapi rudal udara-ke-udara PL-8 dan PL-9.

JH-7 memiliki kecepatan jelajah 900 km/jam dan melesat dengan kecepatan tertinggi hingga 1.800 km/jam.

 Posted by on Mei 20, 2019