Video Keren Latihan TNI AD di Natuna

TNI AD menampilkan latihan pertempuran yang ciamik di Natuna Riau, sebagai puncak dari Latihan Taktis Antar Kecabangan TNI AD 2016 di Natuna. Latihan ini antara lain melibatkan penerjunan pasukan Sandi Yudha Kopassus di area yang akan direbut kembali. Pasukan ini akan memetakan geografis, untuk menyediakan wilayah pendaratan, jalur logistik, posko komando dan sebagainya, bagi pasukan besar yang akan menyusul.

Setelah pasukan Sandi Yudha memetakan basis yang dibutuhkan, diterjunkanlah pasukan Lintas Udara dalam jumlah banyak. Pergerakan pasukan ini dilindungi oleh serangan artileri jarak jauh Caesar 155mm, untuk merusak dan melumpuhkan pertahanan dan basis musuh. Wilayah yang sulit dijangkau oleh Artileri, diselesaikan oleh serangan roket dari helikopter serbu Mi-35.

Tak lama kemudian, serangan kedua dilakukan oleh pasukan Raider dengan menggunakan helikopter untuk melakukan fast roping. Bersamaan dengan itu pukulan maut muncul dengan bergeraknya MBT Leopard 2 sambil menembakkan meriam utamanya ke sasaran. Lapis baja ini akan membongkar pertahanan musuh yang sekiranya dihadapi oleh satuan infanteri yang telah dulu bergerak. Tank Leopard menyapu semua rintangan dan terus bergerak ke depan. Helikopter serbu Mi-35 juga membantu serangan dengan salvo roket roketnya.

Di belakang tank Leopard ikut bergerak Infantery Fighting Vehicle menggunakan Marder, M 113 A1 dan Anoa.

Untuk membantu daya gempur infanteri, helikopter TNI mengangkut (Sling Load) meriam 105 ke wilayah pertempuran, untuk semakin menekan keras posisi musuh. Satuan Artileri Medan mulai beroperasi dengan bantuan bantuan tembakan dengan kordinat yang disuplai oleh pasukan infanteri yang lebih dulu meneyerang di depan.

Dari posisi lain artileri jarak jauh Caesar 155 mm terus menembakkan amunisinya untuk menghancurkan musuh dan membuka jalan infanteri sekaligus melindungi pasukan yang bergerak. Datang kemudian tembakan salvo dari roket multi laras Astros 2. Dengan teknologi yang komputerize, tembakan Astros bisa menarget sasaran dengan tepat.

Tank Leopard terus menekan dan meringsek ke posisi musuh. Musuh yang mengirim serangan udara di antisipasi oleh satuan Artileri Pertahanan Udara yang berhasil merontokkan sasaran di udara, sehingga musuh tetap buta dengan pergerakan pasukan TNI.

Serangan berikutnya datang dari laut menuju garis pantai menggunakan kapal cepat dan perahu karet anti peluru. Pasukan ini akan melumpuhkan pasukan lawan yang lari atau bertahan di garis pantai. Di saat bersamaan, gelombang serangan berikutnya datang melalui mobile udara pasukan Raider. Pasukan mobile udara Raider terus berdatangan lewat helikopter, gelombang demi gelombang yang dillindungi oleh helikopter serbu TNI AD. Sementara di wilayah pantai pasukan kapal cepat dan Intai Tempur melakukan penyekatan dan sterilisasi.

latihan-tni-natuna-meriam-caesar

Skenario latihan ini cara menghadapi ancaman di wilayah barat RI apabila ada musuh. Deffence dalam strategis dan offence dalam rangka taktis.
Latihan puncak Antar Percabangan TNI ini digelar Sabtu (12/11/2016) di Teluk Buton, Kecamatan Bunguran Utara Kabupaten Natuna. Sebuah pulau tak berpenghuni, yakni Pulau Pendek menjadi target sasaran. Lokasi perbukitan menjadi tempat plotting senjata tersebut.

Pasukan yang terlibat : Prajurit dari satuan Brigif 13/1 Kostrad yaitu Yonif Raider 303/SSM dan Yonif Raider 323/BP dengan perkuatannya terdiri dari unsur-unsur: Yonif Para Raider 501/BY, Yonif Para Raider 432/K, Grup 3/Sandha Kopassus, Yonif Mekanis 201/JY Kodam Jaya, Yonkav 1/BCC, Yon Armed 9/155/GS/P, Yon Armed 10/105, Yon Armed 10/Astros, Yon Armed 13/76/TRK, Yonarhanud 1/PBC, Yonzipur 9/LB, Yonbekang 1/TBY, Yonkes 1/YKU, Denpal Kostrad, Denhub Kostrad, Denpom Kostrad, Jet Ski dan Sea Raider Yonif 136/TS, Yonif Mekanis 412, Yonif Mekanis 413, Heli Puspenerbad, satuan Bantuan Administrasi (Banmin) dan di dukung oleh Satgas Intel serta Satgas Teritorial.

Alutsista yang diterjunkan : Tank Leopard, Tank AVLB, Tank ARV, Ranpur Marder, Ranpur M 113 A1, Ranpur Anoa, Meriam 23mm/GB, Meriam 76 mm, Meriam 105 mm, Meriam 155 mm, Roket Astros, Helly MI 35, Helly MI 17, Helly Bel 412 dan Mortir 81.

Tinggalkan komentar