Nov 112017
 

Prototype medium tank Pindad (PT Pindad)

Jakartagreater.com. PT Pindad Persero pada tanggal 5 November 2017 meluncurkan video uji manuver prototype medium tank yang sedang dikembangkan bersama FNSS, Turki. Video ini antara lain memperlihatkan turret tank yang terlihat lincah dan mudah digerakkan/ diarahkan saat tank melaju. Begitu pula saat tank berputar pada porosnya, turret dengan cannon 105mm-nya, terlihat dengan ringan lincah bergerak. Turret pun, bisa berputar 360 derajat.

Prototype medium tank Pindad (PT Pindad)

PT Pindad untuk pertama kalinya menampilkan prototipe medium tank hasil pengembangan bersama dengan FNSS Turki dalam perayaan HUT TNI ke-72 pada 5 Oktober 2017 di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten. Pada saat itu, Presiden RI, Joko Widodo dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyaksikan langsung penampilan perdana medium tank pada sesi Alutsista Demo/Defile.

Medium tank rancangan Pindad dan FNSS memiliki kemampuan pertahanan balistik dan anti ancaman ranjau terkini. Medium tank generasi terbaru ini dilengkapi dengan kemampuan daya gempur yang luas mulai dari perlindungan jarak dekat untuk pasukan infantri hingga pertempuran antar kendaraan tempur.

Medium Tank memiliki spesifikasi: berbobot maksimal 35 ton, mempunyai power 20 HP/ton, kecepatan maksimal 70 km/jam, dapat menampung 3 orang kru yang terdiri dari Komandan, penembak, dan pengemudi, serta memiliki senjata utama turret kaliber105 mm yang mmiliki daya hancur besar.

Medium tank dilengkapi dengan berbagai teknologi terbaru, seperti sistem kewaspadaan mandiri,hunter killer system, perlindungan pasif (laser warning system), battle management system, serta proteksi level 5. Turret medium tank memiliki mekanisme autoloader, dengan 12 butir peluru di turet dan 30 butir peluru cadangan di dalam hull.

  16 Responses to “Video Uji Manuver Prototype Medium Tank Pindad”

  1. Saya lebih sreg kalau nama Nurtanio dikembalikan ke nama semula sebagai Industri Pesawat Terbang Nurtanio karena begitulah awal mula dipakainya nama beliau untuk nama perusahaan dirgantara kita, ketimbang hanya nama sebuah jenis pesawat.
    Tapi, ya sudahlah. Tak apa.

  2. Indonesia beruntung tidak berada diwilayah dimana senjata2 anti Tank modern banyak diperdagangkan… sehingga, Tank jenis apapun sudah cukup mumpuni dan tidak mendapatkan ancaman serius, baik dari GPK sekalipun…
    Semenjak era pesawat tempur dan Heli tempur yang semakin taktis dengan rudal2 yang semakin presisi dan cerdas, Tank bukan lagi menjadi kendaraan darat super dan aman, bahkan justru bisa menjadi target empuk bagi senjata2 anti Tank…
    Semoga Tank TNI sudah memiliki vitur pertahanan diri yang cukup mumpuni kedepanya

    • setuju bung.. perlahan step by step..
      tp satelit nya ga jadi.. pespur IFX jg telat.. / batal..

      dan di kita segala sesuatu UUD.. Ujung Ujung nya Duit..
      sampai utk Alutsista strategis jg blm bs tercapai gara gara duit ga ada

  3. Lebih serem musiknya…abis cuma 1 aja sih yg uji coba…..100 unit gitu dong, baru gahar….haha

  4. Tinggal tingkatkan pake ERA dan tahu kotak2 anti rudal penghancur tank aja.he3

  5. Sukses buat Pindad …
    sy hanya mikirin, punya tank dan panzer adopsi bofors naval gun Mk3 biarpun cuman 57mm tapi pelornya mampu nimpuk pswt terbang & sergap rudal.

  6. Bagus perlu dilanjutkan, diinstal juga rudal anti pesawat jarak sedang 50 km, biar pesawat ausie tidak berani wira wiri mendekati wilayah RI

    Huehuehue

  7. Turetnya kok kurang OK ya.. Ky kurang stabil, perhatikan saat body berputar seharusnya turet diam tetap ke satu titik sasaran..

    • Mungkin rel turetnya tidak terpisah dr bodynya atau rel turetnya trkunci bodynya.
      kalau tanknya brputar 360 derajat & diikuti turetnya? Mungkin bisa ditahan jimmi itu turetnya supaya tidak ikut brputar broo.

      Hahhaaahaaaa

  8. Baru uji Vehicle Dinamics,,ditunggu uji Firing Gun nya

 Leave a Reply