Vietnam Ingin Ubah MiG-21 jadi Drone Target atau Drone Rudal

Jakartagreater.com – Media Rusia menulis laporan tentang kemungkinan jet tempur MiG-21 legendaris milik Angkatan Udara Vietnam yang dahulu pernah bertempur melawan pesawat AS akan kembali diterbangkan ke angkasa, tetapi dalam bentuk pesawat tak berawak (UAV).

Saat ini penelitian telah dilakukan mengenai cara agar pesawat dapat lepas landas dan dioperasikan seperti halnya pesawat drone. Mengubah jet pencegat tua ini menjadi UAV bisa sangat bermanfaat bagi Angkatan Udara Vietnam, kata sumber itu, dirilis Defenseworld.net, 21-10-2020.

Pesawat tempur tua yang dikonversi menjadi drone, misalnya, bisa menjadi drone target bagi sistem pertahanan udara S-300 selama latihan, atau bisa dijadikan sesuatu yang lain, seperti menjadi pesawat rudal bunuh diri untuk serangan darat jarak jauh.

Selain bisa difungsikan sebagai drone target, salah satu opsi yang telah diadopsi oleh banyak negara adalah mengubahnya menjadi pesawat rudal serangan darat tanpa awak, karena struktur aerodinamis pesawat tempur yang lengkap, menjadikan pesawat drone ini memenuhi syarat untuk melakukan misi serangan darat.

Jika digunakan dalam skala besar, UAV yang dikonversi ini, meski tidak mungkin terbang serendah rudal jelajah asli, bisa menjadi mimpi buruk bagi sistem pertahanan udara musuh.

Pada 2010, Angkatan Udara AS mulai mengubah F-16 menjadi QF-16 (Q singkatan dari drone). Menggunakan kit Drone Peculiar Equipment ((DPE) yang dirancang Boeing, F-16, sebuah pesawat fly-by-wire diubah menjadi drone dengan komputer onboard yang menerjemahkan perintah pilot di darat menjadi tindakan.

TERPOPULER

Satu pemikiran pada “Vietnam Ingin Ubah MiG-21 jadi Drone Target atau Drone Rudal”

  1. Pesawat Mig negara Vietnam banyak kalau tak salah jumlahnya ratusan dari berbagai type, kalau dah berhasil diremote nya kita bisa nempil beberapa puluh saja, lumayan sangat lethal jadinya karena mampu serang dan menghindar.

Tinggalkan komentar