Oct 232018
 

Jet tempur siluman Su-57 dai parade Hari Kemenangan Rusia © Kemenhan Rusia via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Kepala Dewan Pertahanan dan Keamanan Federal, Letnan Jenderal Viktor Bondarev dalam wawancara dengan Rossiyskaya Gazeta, mengungkapkan tentang pesawat tempur generasi kelima Su-57 dan senjata yang melengkapi mereka.

“Persenjataan Su-57 sangat kuat. Mereka dapat menggunakan rudal jelajah, rudal udara-ke-permukaan, rudal udara-ke-udara dengan berbagai jenis hulu ledak, termasuk senjata konvensional dan senjata presisi sehingga itu mampu berubah menjadi pembom. Selain itu, seluruh persenjataan yang diusungnya hampir tidak terpengaruh oleh sistem radar musuh”, kata Bondarev.

Bondarev menambahkan bahwa pejuang baru akan menjadi penangkal non-nuklir yang layak dengan senapan 9-A-4071K 30 mm. Senjata ini dapat menyala dalam mode apa pun. Jumlah senjata yang bisa dibawa oleh Su-57 adalah 14.

Render komputer peluncuran rudal R-37 (RVV-BD) Rusia © Aleksandr Yartsev via Devianart

Sang jenderal mengatakan bahwa saat ini tidak ada lawan Su-57 di dunia. Menurutnya, pesawat tempur terbaru itu bukan cuma pesawat generasi kelima namun prototipe dari generasi 5+. Bahkan teknologi peralatan Su-57 membuat para ahli yakin bahwa “otak” mereka berasal dari calon jet tempur generasi ke-6 Rusia.

Selain itu, Bondarev mengatakan bahwa jet tempur Su-57 dapat diubah menjadi UAV jika diperlukan.

“Su-57 memiliki potensi modernisasi yang sangat tinggi, dan dapat bertugas  secara terus menerus selama 50 tahun. Perangkat radio-elektronik di pesawat dibangun berdasarkan prinsip arsitektur terbuka. Sebagian besar komponen memiliki operasi otomatis, sehingga mereka dapat menjadi sebuah UAV”, lanjut Bondarev.

Bondarev pun mengingatkan bahwa pejuang itu telah berpartisipasi dalam uji tempur di medan perang Suriah. Pilot eksperimental bersama Su-57 telah dikirimkan ke Pangkalan Udara Khmeimim Rusia enam bulan lalu dan menyelesaikan misi mereka.

Rudal udara-ke-udara jarak jauh R-37M (RVV-BD) Rusia © Vitaly V. Kuzmin via Wikimedia Commons

Sehubungan dengan kemampuan Su-57, pakar militer Dmitry Drozdenko, dalam sebuah wawancara dengan Sputnik, mengatakan bahwa Su-57 memiliki sejumlah fitur khusus yang tidak dimiliki oleh jet tempur lainnya di dunia.

“Su-57 adalah pejuang generasi kelima Rusia tanpa analog didunia dengan banyak fitur khusus terbaru, termasuk super-manuver dan berbagai macam senjata kuat. Lapisan luar pesawat dikenal sebagai ‘jubah pintar’, yang bisa memberikan pengamatan lengkap dari sekitarnya”, kata Dmitry Drozdenko.

Selain itu, jet tempur generasi kelima Su-57 tak hanya memiliki senjata yang kuat tetapi juga sangat modern, memungkinkannya untuk melakukan berbagai misi. Untuk pesawat jenis ini satu-satunya masalah adalah saat ini militer Rusia hanya akan memesan dalam jumlah terbatas, terang Dmitry Drozdenko.

  108 Responses to “Viktor Bondarev: Su-57 Rusia Lampaui Jet Tempur Modern AS Maupun China”

  1.  

    Kasihan amat alasan kelemahannya. Hanya akan dibeli dalam jumlah terbatas.

    •  

      Rusia lagi miskin.

      Minta donatnya satu dong, yang tiramisu ya…

    •  

      dibeli jumlah banyak juga untuk apa???
      F-35 saja biaya perawatanya selangit… mending kalau malang melintang di medan operasi militer… malah seperti horang kaya Indonesia membeli Ferrari/Lambo… buat ngebut kagak cuman buat pamer. sama jalan2 safari doang…
      giliran yang punya mobil sejuta umat, ngebutnya ngalah2in fast n furious…

      Kalau pespur gen 5 dan seterusnya memang benar2 terbukti mumpuni, ga perlu punya banyak2, gunanya kan menyusup dan menyerang tanpa ketahuan… jadi untuk apa punya banyak2…
      F-22 USA saja malah untuk merusuhi Su-25… bahkan tidak mau meladeni yang seterunya Su-35… lalu untuk apa Russia mesti memproduksi besar2an??? kecuali kalau Su-35 mereka dipecundangi F-22 pasti Su-57 akan di produksi besar2an…

      •  

        Akan diperbanyak broo jumlah su 57 jk mesin barunya sudah lulus uji, tapi utk sementara hanya dipesan 12 unit saja dulu menggunakan mesin lama, sambil menantikan mesin barunya
        😆 😆

        •  

          Ah, kau memang jitu kali… Tp memang benar itu… Sepertinya ada langkah brilian juga dengan tetap menempatkan rudal di cantelan luar… Jika rudalnya juga iblis eh siluman tentu saja tetap saja tidak mengurangi kemampuan sebagai jet tempur siluman… Sesuatu yg tidak terpikirkan sebelumnya…

    •  

      kan mengikuti jejak pejabat RI yg kemaren bilang beli dikit aja yg penting punya…

    •  

      Kelemahannya karena cuma bisa diproduksi sedikit Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh… Quote of The Year. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

      Lambo atau Ferrari hanya bisa dipake kalo punya infrastruktur yg bagus. Kalo masih kurang infrastrukturnya ya pake Avanza. Gitu juga dg pespur, yah analogi si Yuli. Buat apa Indonesia beli pespur generasi kelima, atau buat apa beli banyak2.

      Yah, buat apa Indonesia beli kalo avtur untuk pespur aja masih kayak puasa senin kamis.

      Rusia mau produksi massal Su-57??? Ngimpii.. Walaupun mesin Izdiliye 30 udah jadi sekalipun, palingan juga hanya 24 biji lagi yg diproduksi itu pespur. Kalo mau duit cash, Putin nyembah Xi Xinping dulu sambil jualan gas setengah harga biar laku cepat. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

      •  

        Nah…

        jadi ngapain beli pespur gen-5 jika memang belum diperlukan banget???

        mengelola kebutuhan militer itu terukur dan bisa dipersiapkan, untuk itulah ada APBN untuk militer dan salah satunya kebutuhan Avtur… saya heran dengan pernyataan bung Agato yang menyatakan kalo avtur untuk pesawat tempur seperti puasa senin kamis… padahal latihan selalu rutin dan terjadwal, kemarin di acara Kompas TV (minggu 21/10/18 pukul 22:00) adalah tayangan skuadron 11 makasar, jelas tahulah itu tentang apa…
        bahkan perawatan pesawat tempur juga rutin dan terbukti tidak ada kecelakaan pesawat yang terjadi belakangan ini, praktis terjadi pada beberapa tahun yang lalu yang fatal itupun pada pespur tua…

        bahkan beberapa kali pilot mendapatkan penobatan setelah terbang berapa ribu jam… atau terbang solo…

        Masalah Su-57 diproduksi sedikit jelas tidak ada masalah… kalau perlu diproduksi 1 biji saja yang benar2 siluman… itu sudah cukup menyeramkan kok, ngapain juga produksi banyak2…

  2.  

    gimana mau pesen kapal induk, beli jet canggihnya nya aja masih empot empotan…

    •  

      kapal induk di era rudal anti kapal yang semakin canggih, semakin kuat dan semakin cepat… hanyalah akan menjadikannya kuburan mewah… belum lagi kapal selam yang semakin senyap…
      gugus kapal induk USA bahkan pernah diterobos kapal selam tua China dalam jarak tembak torpedo… tidak ketahuan sampai kapal selam itu nongol menunjukan diri…

      dan apa yang dimiliki USA dengan F-22 adalah teknologi tahun 1996, sedangkan yang terbarukan F-35 juga ga moncer2 amat… lalu apa yang mesti dirisaukan???

      bahkan USA lebih risau dengan S-400 daripada Su-57

    •  

      secara urgensi saat ini imenurutku indonesia lagi butuh kapal LHD… kapal induik helikopter. dan kapal kapal pengawalnya sebagai AAW semacam kapal heavy fregat atau light destroyer macam iver huitfed, de zeven provincen atau FREMM
      guna memproyeksi kan kekuatan pre emptive strike yang pernah di dengung dengungkan militer era SBY.

    •  

      Ane setuju, tak de Wang lah Rusia. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

  3.  

    rusia tdk terlalu memprioritaskan membangun kapal induk yg biayanya mahal lagi pula rusia masih memiliki kapal selam dan kapal perang jenis battlecruiser yg bisa meluncurkan berbagai macam rudal.

    •  

      Area serangan torpedo itu terbatas, mau pake Skhval?? Jauh lebih terbatas lagi itu. Kasel hanya akan punya detteren kalo buat nyerang daratan untuk saat ini.

      Battle Cruiser dipake buat nyerang??? Emangnya ini jaman perang dunia kedua???

      Ente gak pernah baca sejarah tenggelamnya kapal Yamato dan Musashi ya. Kedua kapal itu jelas jelas tenggelam oleh serangan udara pesawat yg terbang dari kapal induk.

      Andaikan Battle Cruiser seperti Slava class atau Kirov class dilengkapi S-300/400 varian maritim sekalipun, jumlah VLS yg dimiliki mungkin hanya bisa masang 24 rudal aja. Butuh waktu 15-30 menit lagi kalo mau masang di atas lautan apalagi saat kondisi pertempuran sedang berlangsung. Nah, sekarang kalo 1 kapal induk USA bisa bawa 72 pespur dan tiap pespur bisa bawa 2 rudal anti kapal terbaru JASSM-ER yg jangkauannya bisa sampai 980 km, apakah battle Cruiser Rusia bisa bertahan dari serangan 144 rudal??? Jangan salah, waktu Perang dunia dan perang Teluk aja USA bisa ngirim 4-5 kapal induk sekalipun. Nah, bisakah battle Cruiser Rusia bertahan dari gempuran rudal sebanyak itu?? Belum tentu. Mau punya Yakhont, Kalibr atau Zircon sekalipun battle Cruiser Rusia jelas gak punya pemandu udara buat menambah jangkauan pencarian. Radar mereka paling jauh hanya 450 km, sedangkan kapal induk USN dg armada udaranya bisa menyerang dari jarak 2000-3000 km, apalagi mereka bisa bawa 3 AWACS mini

      •  

        Waktu perang teluk kapal selam siapa yg mau dihadapi nato, kan tdk ada oleh karna itu kapal induk amerika dgn mudah berlayar, karna ancaman besar kapal induk & kapal lainnya adalah kapal selam yg sudah canggih menyelam tanpa bunyi menenggelamkn & pergi, klu mengenai radar utk mncari kapal² permukaan? Msh lebih efektif lg menggunakan satelit utk mendeteksi kapal permukaan
        😆 😆

      •  

        hla itu sebenarnya mau menenggelamkan kapal permukaan atau mau menyerang Russia???

        sukanya bung Agato ini kalau mengeroyok ga kira2… ya mana mungkinlah sebuah kapal sendirian maju perang… pasti ada pendukung yang lain…
        dan jelas ada satu hal yang dilupakan, sebenarnya perangnya dimana kok tiba2 kapal perang dikeroyok??? memangnya efek dari diserbunya satu kapal dengan keroyokan seperti itu tidak akan memberikan efek balasan???

  4.  

    Mantap …… Beda dengan f22 dan f35 yg perlu pasang iklan sampai perlu di Kampanyekan

    😎

    •  

      ya jelas makanya F35 laris manis,la pesawat SU57 emang dah laku apa?
      la wong diproduksi aja belum?
      lagian kalo dah jadi juga belum tentu ada yang mau beli,kalo kleim sih anak TK juga bisa lah.tapi fakta akan menjawab kedepanya.

      •  

        F-35 laris manis??? hhhhhhhhhh

        jelas saja laku hla belum dibuat saja sudah ngajak joinan sehingga sudah ada pembeli… meskipun wujudnya ga ketahuan seperti apa…

        toh buktinya makan korban kan akirnya… Turki yang sudah bayar pesawatnya ga dikirim gara2 beli S-400…

        •  

          sudut pandang anda terlalu menyesatkan,maka sering disebut fanatisme non logika.
          satu sisi anda melihat rusia dari sisi pandang produsen senjata,disisi lain anda melihat usa dari sisi konsumen nya,jadi terkesan dipaksakan pendapat anda.
          masalah join itu kan strategi pemasaran jadi dimana salahnya,bila salah lalu kenapa rusia meniru dengan india nya?.

          •  

            Nah, begitulah dia Bung. Gak bisa menilai secara realistis, retarded-hipokrit khas Russian Fanboys. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

          •  

            Bah loe sudah gawat broo, sedikit sj lingkar bicara mengenai russia loe langsung bilang hipokrit russia fansboy,
            pdhl loe seringkali mengatakn amerika, apalah itu namanya?

            Tapi yg loe bahas kpd aming lee seharusnya bukan itu, tapi yg perlu loe bahas mengapa pria trzebut msh dirahasiakannya, atut apa, apakh lg menunggu istri sipria & keluarganya tdk ada lg atau apa?, tapi siapakah yg cacat mental?

            😆

          •  

            Makanya ente perlu dibawa ke psikiater dulu deh Ha. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

          •  

            Ah, tdk segitunya kalleee
            😛 😆

          •  

            saya tidak menyatakan kalau itu dipaksakan… joinan dalam strategi pemasaran tidak ada yang salah, tetapi jelas itu bukan kontek laris manis, karena F-35 bahkan sebelum lahir sekalipun sudah ada pembeli… berbeda dengan era F-16 dimana memang benar2 laris dalam arti sebenarnya…

            saya hanya memberikan pendapat kalau itu laku karena memang sudah ada pembeli dengan skema join proyek… bahkan masing2 negara yang terlibat, industri perusahaan mereka menyuplai komponen pada F-35… termasuk dalam hal ini Turki… jangan lupakan Kanada yang membatalkan pembelian dan diancam industri kanada yang menyuplai komponen F-35 akan di baned, ga tahu sekarang kelanjutanya, yang pasti karena berniat ganti membeli F-18 malah berujung kerumitan dan akirnya berencana membeli eks F-18 ddari Aussie…

            itu juga resiko sebuah join proyek… dan dalam hal ini kasus Turki adalah yang paling rumit…

            Su-57 jelas2 India sudah mengundurkan diri dari join proyek karena kemahalan, dan mereka hanya akan membeli saja Su-57 jadi atau akan mengganti dengan jenis lain…

        •  

          Hohoho… Apa kabar FGFA /Su-57 Varian India bung?? Padahal udah bayar loh India buat penelitiannya ke Rusia.

          Bung Yuli itu menepuk air comberan terpercik ke muka sendiri. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

          •  

            Berarti kurang kerjaan itu bung yuli memercik air comberan 😆
            Pdhl bung yuli prnah mengatakn indonesia tanah air ku, kok air comberan dipercik pecik

            Tapi russia msh lg mmproses mesin baru utk su 57 & india katanya ingin kembali brgabung tapi russia blm memutusknnya
            😆 😆

          •  

            https://id.rbth.com/technology/80084-kenapa-rusia-india-batal-mengembangkan-qyx

            memang sudah bubar… toh itu terutama karena besaran biaya… dan yang menarik diri India looo, jadi masalah India sudah bayar biaya penelitian jelas tidak lagi menjadi masalah…
            India juga menyatakan hanya akan membeli jadi atau akan mengembangkan pesawat gen 5 versi lain, nah ini masalahnya, kalau India tidak membeli S-400 pasti bakalan dikejar USA terutama untuk teknologi F-35… sayangnya India tetap membeli S-400 yang jelas saja memperumit usaha USA…

          •  

            @Huha… padahal saya ga main comberan looo… saya lagi main ML… itu looo Main Lego…

  5.  

    Yuli hantoro sotoy sok tau,lagaknya bicara kayak kau udh pling tau aja,emank kt bs bikin apa,pesawat tempur joint dgn korsel aja masih blum jelas sbb kurang dana,rudal aja masih impor itu pun rudal” jarak dekat,padahal secara individu tni kt handal tp syg alutsista minim

    •  

      memang lagi zaman sotoy nya bung Ntung,ada sotoy ayam ada juga sotoy campret.

    •  

      kesihan anak baru gede yang belum tahu apa apa tentang ….kemampuan indonesia (negerinya sendiri) dan keberhasilan nya dalam bidang teknologi militer. saya beri tahu dikit ya….. tuh kapal LST 117 meter buatan PT DRU dan PT DKB. kapal Coast guard 120 meter buatan PT palindo.
      Kapal PKR 105 meter (fregat) buatan PT PAL. rantis anoa, commodo, serta tank medium 35 ton dan tank badak, buatan PT Pindad. pesawat CN235, dan N219 buatan PT DI. dan masih banyak lagi lainnnya.

      •  

        Ini ngomongin pesawat tempur dan onderdilnya Bung Wawan. CN-235 itu masih lisensi yg awalnya diambil dari produk CASA. N-219 baru produksi dalam negeri setelah N-250. Tapi perlu diingat, buat pesawat propeller jelas beda kesulitannya dg pesawat jet apalagi untuk jet tempur. Pesawat tempur itu sering disebut sebagai state of the art, puncak pencapaian tertinggi dari perkembangan teknologi suatu negara dan researchnya paling mahal. Makanya gak banyak yg bisa buat pespur. Indonesia aja udah diajak kerja sama patungan buat KFX/IFX, udah bayar 20% aja masih mau minta nego ulang, mau dikurangi biayanya. Lah berapa persen ToT yg bakal didapat Indonesia kalo bayar aja gak mau keluar banyak. Makanya yg diomongin Bung Raden Sanjaya itu benar. Dan banyak benar Russian Fanboys yg sotoy seperti yg disebutkan Raden Sanjaya. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

        •  

          memangnya sotoy dalam hal apa bung Agato???

          tidak ada yang ngomongin proyek KFX/IFX…
          saya juga tidak berkomentar banyak tentang proyek itu karena itu urusan petinggi militer dan pemerintahan… meskipun saya yakin tidak sesederhana masalah uang yang harus dibayarkan…
          negoisasi biasanya dilakukan untuk sesuatu yang ingin didapatkan, dan sebelum mebayar itu dipastikan, karena kalau sudah bayar maka tidak akan bisa ditarik kembali jika hasil yang didapatkan tidak sesuai harapan…

    •  

      memangnya yang mana yang sotoy??? mbok tolong ditunjukan… itu semua logika looo bukan ngayal…

      tolong sebutkan negara2 yang rudalnya tidak import??? terutama di asia… sebutkan juga negara mana di dunia yang mampu memproduksi pesawat tempur… apakah kita begitu terbelakang??? lihat saja kemampuan produksi alutista dalam negeri…

      •  

        apa kita begitu terkebelakang?
        kita?,gue mah kgak ikutan loe aja ×.

        •  

          wkwkwkwkwk… siapa juga yang ngajakin situ…

          •  

            walau pun situ ngajak nya maksa apa pake rayuan gombal dengan iming imingin permen,saya ya tetap ogah dak mau kok.
            sapa juga yang mau la wong orang yang terkebelang(cacat mental)kok ya ngajak ngajak gitu.

          •  

            cacat mental… hhhhhhhh

            ga papa lah disebut cacat mental, yang jelas saya tidak akan menyebut siapapun dengan sebutan yang merendahkan…

          •  

            Klu aming itu baiknya loe tanyakan sj broo, mengapa pria trsebut msh dirahasiakannya, atut apa, apakh lg menunggu istri sipria & keluarganya tdk ada lg, atau apa,

            Bukan hrs loe merasa cacat mental dr tanggapan aming, tapi mungkin aming itu yg cacat mental kallee bro, atut sehingga pria trsebut msh dirahasiakannya

          •  

            La saya menafsirkan kalimat bung sendiri lo.”apa kita begitu terkebelakang”,pengertian terkebelakang bukanya cacat mental ya bung?.
            Lagian bila ada orang yang merasa bukan berarti salah saya ,berarti orang tersebut masih diberi nalar untuk mengoreksi diri dan itu patut diacungi jempol lo bung.

          •  

            Jadi siapa yg cacat mental, aming yg masih merahasiakn pria trsebut karna atut ini itu atau yulihantaro yg kata agato sudah punya istri & semua orang tau, trmasuk keluarganya
            😆 😆

          •  

            terbelakang itu tertinggal kaleee…. bukan keterbelakangan mental kaleee…
            lihat konteksnya… “… emank kt bs bikin apa …” itu asalnya, kenapa tiba2 jadi cacat mental???

      •  

        Berarti pengambilan kata dalam kalimat bung kurang tepat dong
        “Kita terkebelakang” dengan “kita tertingal”.
        selain konotasi dan pengertian harpiah nya bisa menimbulkan gejolak dunia lo bung.
        Kalo dak percaya bung baca lagi komentar bung yuli,coba ganti kata terbelakang dengan kata tertingal,selain lebih elegan juga tidak buat dunia naik tensi.
        Karna pengambilan kata majemuk harus lebih hati hati lagi.apa lagi menyangkut bangsa.

        •  

          please deh…

          apakah kita begitu terbelakang??? lihat saja kemampuan produksi alutista dalam negeri…

          apanya yang salah??? konteksnya jelas, itu adalah pertanyaan yang jelas sudah dibantah karena kemampuan produksi alutista Indonesia jelas tidak bisa dipandang remeh…

          produk PINDAD dan PT.PAL cukup mewakili seperti apa kemampuan produksi alutista Indonesia…

      •  

        Negara yg tidak impor rudalnya khususnya di Asia ya Jepang, China dan Korea. Negara yg bisa buat pespur di dunia?? Perancis, Rusia, dan
        USA. Yg lainnya masih impor dari negara lain beberapa spareparts nya.

        Terbelakang mentalnya. Quote terbaik di JKGR tahun ini. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh….

        •  

          nah…

          kalau begitu berarti Indonesia dengan memiliki industri militer PINDAD dan PT.PAL dan beberapa yang lain masih lebih baik dong…
          lalu kenapa didramatisir seolah2 Indonesia ini ya begitulah… padahal pesawat tempur tidak banyak negara yang cukup mampu secara mandiri membuatnya, begitupun rudal…

  6.  

    Andai dari dulu negara mau serius buat riset khususnya utk senjata rudal jarak menengah dan jauh..gak usahlh pesawat tempur dulu,rudal aja dulu yg penting bisa kelar dibikin dalam negeri pastilh militer kita lebih disegani

    •  

      karna banyak orang sotoy makanya gini,salah jalan.dah tau engak paham jalan malah malu bertanya.
      lagian orang sekarang banyak nyiyirnya ketimbang akal sehatnya(gede Ego)jadi semua dibuat instan,karna otaknya kaya mie instan kusut dan semeraut maklum doktrin matrealistis dah jadi patokan hidup(agama)walau masih dibantah tapi tetap dijalankan.
      bung ntung kapan keluar artikel mari berhutangnya?.

    •  

      emange kenapa kebijakan selama ini…? jika pun menurut mu salah… sampai sekarang indonesia masih aman masih utuh. itu yang penting. sudah banyak peristiwa makar yang dilakukan oleh negara asing untuk menghancurkan indonesia selalu gagal.

      kekuatan militer indonesia itu sebagian besar masih tersembunyi dan disembunyikan…hingga musuh 2 tak mengira bagaimana sesungguhnya kekuatan militer indonesia bahkan untuk ukuran cina maupun USA sekalipun, mereka selalu ragu2.

      •  

        setuju bung depazito.
        sayangnya itu hanya ada dihati orang yang beriman saja,bagi kaum matrealis kayak saya ya engak percaya la wong engak keliatan.

        tapi kalo membahas tema seperti itu kayaknya kita harus bertanya pada para sesepuh.

        •  

          makanya militer tidak nyambung sama orang materialistis…

          militer itu adalah permainan strategi, semakin terbuka ya semakin mudah lawan untuk mengantisipasi…

          •  

            kebendaan dan yang fana itu digolongkan matreal bung.
            jadi faham semua kebendaan dan yang fana itu digolongkan matrealis bung,dikit penjelasan mudah mudahan paham.

          •  

            https://id.wikipedia.org/wiki/Materialisme

            Kata “materialisme” terdiri dari kata “materi” dan “isme”.[1] “Materi” dapat dipahami sebagai “bahan; benda; segala sesuatu yang tampak”.[3] “Materialisme” adalah pandangan hidup yang mencari dasar segala sesuatu yang termasuk kehidupan manusia di dalam alam kebendaan semata, dengan mengesampingkan segala sesuatu yang mengatasi alam indra.[3] Sementara itu, orang-orang yang hidupnya berorientasi kepada materi disebut sebagai “materialis”.[3] Orang-orang ini adalah para pengusung paham (ajaran) materialisme atau juga orang yang mementingkan kebendaan semata (harta,uang,dsb)

            lalu apa hubunganya dengan konteks????

          •  

            Menurut gue broo, yg perlu loe pertanyakan & lainnya kpd aming mengapa pria trsebut msh dirahasiakannya, atut apa, apakah menunggu istri sipria & keluarganya tdk ada lg atau apa

          •  

            begitu ya??? ntar gw di bilang cacat mental…

          •  

            Saya menduga bung yuli termasuk siswa cerdas waktu sekolah dulu,terlihat dari pertanyaan yang sangat detilnya,agar paham keseluruhanya.
            Jadi sedikit saya tambah penjelasanya,.
            senjata bukan nya materi juga ya?,lagian untuk apa senjata dibuat ?,dan untuk apa juga orang berlomba membuat dan menjual senjata?,Kalo bukan dari materialis.

          •  

            Jd klu loe tau pertanyaan yuli cerdas mengapa tdk loe jwb, jd siapa ini yg cacat mental?

            😆 😆

          •  

            makanya saya ulang lagi…

            dunia militer itu dunia strategi… bukan untuk diumbar, bukan untuk dibuka lebar2 untuk memnuhi hasrat orang materialis seperti maksud anda…
            dalm situasi darurat perang, menunjukan apa yang dimiliki secara terbuka sama saja siap kalah, kalaupun masih lebih kuat dari musuh maka musuh akan merubah strategi…

            dari pernyataan anda “sayangnya itu hanya ada dihati orang yang beriman saja,bagi kaum matrealis kayak saya ya engak percaya la wong engak keliatan.”
            ya jelas saja itu tidak cocok dengan cara strategi militer…

          •  

            Oh jadi salah persebsi ya bung.
            Bung menekan kan pengertian harpiah nya sedang maksud dari komentar saya lebih mencakup keseluruhan dari hulu hingga kehilir,.walau terkesan menitik beratkan para ironi nya.

          •  

            salah persepsi???

          •  

            Jadi siapa ini yg cacat mental, aming lee atau yulihantoro?

            😆

      •  

        Maaf maksud saya bung yuli yang salah.
        Komentar saya mereplay bung devazito dan bung yuli mereplay saya,tapi kontek yang dimaksud bung yuli jauh dari dari apa yang bung pikirkan,maka kurang nyambung.
        Coba baca lagi komentar diatas dimulai dari komen bung wawan dan saya replay,nanti bung tau dimana salah persebsinya.

    •  

      pengembangan rudal???

      lihat saja pemerintahan pada saat itu… era pak Soekarno lebih banyak bertarung membebaskan Irian barat…
      Pak Soeharto notabene membuat Indonesia melakukan balik arah merapat ke blok barat dari sebelumnya blok timur… era tersebut alutista dan perkembangan militer Indonesia tidak moncer2 amat… bahkan hanya pembelian F-16 Ocu yang paling mentereng itupun ditutup oleh embargo militer…

      justru saat inilah semuanya sedang dikerjakan, dan meskipun belum terlihat hasilnya tetapi sudah ada usaha untuk mencapai kemampuan itu…

      •  

        kita cendrung mencari kambing hitam ketimbang mencari akar dari semua masalah,apalagi memikirkan kesalahan apa yang kita perbuat.
        semua hubungan pada dasar nya sama baik negara mana pun,tingal bangai mana kita mengartikan nya saja.
        sejarah juga sama bagai dua sisi mata koin tingal bagai mana sudut pandang kita saja menilainya.
        hari ini teman esok sapa tau jadi lawan begitu sebaliknya.

        •  

          perlu berapa ekor bung @Aming? 😀 hehehe

        •  

          Kok ekor yg loe tanyakan, baiknya sih yg loe tanyakan mengapa pria trsebut msh dirahasiakannya, apakah menunggu keluarga & istrinya tdk ada lg atau apa?

          😆 😆

        •  

          jangan mengingkari kenyataan…

          lagian jika bukan karena embargo militer dari AS Indonesia tidak akan membeli Flanker kok…
          lihat saja dalam sejarahnya sebelum terpaksa memilih Flanker, Gripen menjadi pilihan utama tetapi karena setali tiga uang ada teknologi barat dan AS di Gripen jelas tidak mungkin membelinya…

          kenyataan itu memang kadang tidak menyenangkan, tetapi itulah…

          •  

            Maka kadang saya sering menekankan kata imajinasi dalam aspek positif,jangan imajinasi negatif yang selalu ditekankan.
            Semua ada sebab ada akibatnya juga,jangan terpaku pada hal sepele sedang dibalik itu ada hal lebih besar.
            Anda hanya tau pembelian dengan garis kasar proses dibalik fakta sejah ,tapi semuakan ada yang melatari dan anda kurang paham tentang politik gelobal,yang anda tau bila kita dibargo lantas kita menjadi musuh dan harus membalas nya.
            Saya kasih Sedikit garis besar nya proses menjelang abad melenium(abad 2000an):
            Runtuhnya nya fakta warsawa(komunis)dan sekutu mendominasi dunia.
            Lalu mulai mengelar kampaye melawan otoriterisme dan menegakan docrazy,terutama negara berbasis islam.
            Ah jadi males saya ngomongin ini panjang panjang,seolah olah pakar politik internasional aja lagi.

          •  

            saya tidak bertele2… tetapi itu kenyataanya…

            pembelian Flanker terjadi setelah keruntuhan Uni Soviet… bukan sebelumnya…

            nih sederhana saja…
            1. Indonesia membeli Flanker tahun 2003, kemudian USA mencabut embargo militer 2005…
            2. Indonesia membeli Mi-35 dan kemudian USA menjual Apache kepada Indonesia…
            3. Indonesia membeli bermacam2 rudal dari R-77 kemudian USA menyetujui membeli AMRAAM ke Indonesia…

            tidak ada sesuatu yang kebetulan, semuanya ada sebab akibat… dan itu jelas tidak ada hubunganya dengan politik internasional…

          •  

            Lalu salah nya dimana?,kita beli orang lain jual,itu sama sama mau lo.dan kuta negara bebas aktif(non blok).

          •  

            Lalu salah nya dimana?,kita beli orang lain jual,itu sama sama mau lo.dan kita negara bebas aktif(non blok).
            Setiap menyangkut hubungan internasional pasti ada landasan politiknya bung.
            Apalagi menyangkut kerja sama strategis paham.

          •  

            ngga ada yang salah…

            tetapi tetap saja ada jejak yang mesti dilakukan untuk mendapatkan sesuatu…

            sepelenya saja, dibalik :
            1. apakah Indonesia akan membeli Flanker jika tidak ada embargo militer???
            2. Apakah USA mau menjual Apache kepada Indonesia jika Indonesia tidak membeli Mi-35???
            3. Apakah USA menyetujui penjualan AMRAAM kepada Indonesia jika Indonesia tidak membeli R-77???

          •  

            Salahnya aming lee blm mnjwb pertanyaa mu bro & kawan² mengapa pria trsebut msh dirahasiakannya atut apa, apakh lg menunggu istri sipria & keluarganya tdk ada lg atau apa, sontoloyo
            😆 😆

  7.  

    Dulu zaman soekarno kt sudah buat kerja sama dgn uni sovyet utk buat rudal tp sayang karna ada peristiwa g30s pki dan pak harto yg jd presiden semuanya kerja sama jd berantakan,kt brralih beli senjata ke blok barat..dan bukannya lebih baik malah senjata yg dimiliki alutsista ringan semua,tu pun gak ada kerja sama strategis utk buat alutsista….rudal???y jelas perlulah kalau gak mn mgkin korut buat rudal byk2 yg gunanya utk pertahankan diri dari serangan zionis amerika dan sekutu

  8.  

    Wah seru banget nih, mantau dulu aja ah sambil minum kopi. Bung Yuli dan Dek Hujan coba diperiksakan ke psikiater dulu apa benar mengalami keterbelakangan mental seperti yg dituduhkan atau cuman HOAX. Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhh

  9.  

    Ane pikir, gak usah dilanjutkan debat diluar konteks militer atau topik Bung Raden. Kita hindari saja, perdalam lagi diskusi mengenai militer dan semua lingkup yg dibahas di JKGR ini.

 Leave a Reply