Okt 252018
 

Presiden Rusia, Vladimir Putin. (The Presidential Press and Information Office)

Moskow, Jakartagreater.com  – Presiden Rusia Vladimir Putin berencana bertemu dengan mitranya dari Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) di sela-sela KTT Rusia-ASEAN yang akan diadakan di Singapura pada November 2018, dirilis Antara, Rabu, 24-10-2018.

Ketua Dewan Federasi Majelis Federal Federasi Rusia Valentina Matviyenko mengumumkan rencana Putin untuk bertemu dengan Presiden Indonesia setelah pertemuannya dengan delegasi Dewan Perwakilan Daerah Indonesia (DPD). Pertemuan tersebut membahas kolaborasi dan kerjasama potensial antara kedua negara, khususnya di bidang ekonomi dan perdagangan.

Menurut Valentina Matviyenko, Putin berencana untuk bertemu Jokowi pada kesempatan KTT Rusia-ASEAN di Singapura pada November 2018. “Saya berharap bahwa pertemuan antara presiden kedua negara akan mendorong peningkatan kerja sama antara kedua negara,” katanya.

Presiden Jokowi telah melakukan kunjungan kenegaraan ke Rusia pada tahun 2016. Selama kunjungan, Jokowi mengadakan pembicaraan dengan Putin untuk membahas berbagai bidang kerja sama antara kedua negara, Valentina Matviyenko menyatakan.

“Presiden Putin dan Presiden Jokowi juga telah sepakat untuk meningkatkan perdagangan antara kedua negara menjadi US $ 5 miliar pada 2020. Saat ini, beberapa perusahaan Rusia sedang membangun proyek infrastruktur di Indonesia,” ujar Valentina Matviyenko .

Dia mengatakan Putin juga berencana untuk mengunjungi Indonesia setelah pemilihan umum 2019. Indonesia adalah mitra strategis paling penting Rusia di Asia Tenggara, ujar Valentina Matviyenko .

“Kedua negara berbagi persahabatan jangka panjang. Kami berharap hubungan antara kedua negara akan tumbuh lebih dekat dan membuat kemitraan lebih strategis,” ungkap Valentina Matviyenko.

Ketua DPD Oesman Sapta, yang memimpin delegasi Indonesia untuk pertemuan tersebut, menyatakan terima kasih kepada Dewan Federasi Majelis Federal Federasi Rusia untuk sambutan hangat mereka.

Valentina Matviyenko menyatakan harapan bahwa hubungan antara DPD dan Dewan Federasi Majelis Federal Federasi Rusia akan menjadi lebih dekat dan mendorong peningkatan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan.

Bagikan