Jun 252014
 
Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin tinjau pembangunan LST pengangkut Tank Leopard di PT DRU, lampung (photo: Kementerian Pertahanan)

Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin tinjau pembangunan LST pengangkut Tank Leopard di PT DRU, lampung (photo: Kementerian Pertahanan)

Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin blusukan ke sejumlah Industri pertahanan, memantau perkembangan sejumlah proyek pengadaan alutsista dalam negeri, sebelum bertolak ke Jerman, melihat tank leopard.

Mantan Pangdam Jaya ini, memantau proses produksi alutsista di PT.DI, Pindad Bandung, serta PT Daya Radar Utama (PT DRU), Lampung. Kapal Angkut Tank (LST) yang dibangun di lampung oleh PT Daya Radar Utama yang hampir rampung.

Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin tinjau pembangunan LST pengangkut Tank Leopard di PT DRU, lampung (photo: Kementerian Pertahanan)

Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin tinjau pembangunan LST pengangkut Tank Leopard di PT DRU, lampung (photo: Kementerian Pertahanan)

LST yang dibangun khusus untuk mengangkut MBT Leopard II ini berukuran sangat besar. Dalam spesifikasinya, direncanakan LST ini mampu mengangkut 10 MBT sekaligus. Namun demikian, pengerjaan LST yang dilakukan secara paralel dengan Dok Kodja Bahari ini mengalami keterlambatan. Saat ini proses pengerjaan sudah 88%. Mesin dan kabel-kabel sudah terpasang. Yang perlu dilakukan saat ini memasang piringan putar, pintu rampa, serta propeller. Sementara direncanakan LST itu akan dipasang senjata 2x40mm di haluan serta 12,7mm di buritan.

Wamenhan meninjau final assembly dari CN-295 ke-8 pesanan Pemerintah (photo: Kementrian Pertahanan)

Wamenhan meninjau final assembly dari CN-295 ke-8 pesanan Pemerintah (photo: Kementrian Pertahanan)

image

Sebelum ke PT.DRU, Wamenhan juga sempat mengunjungi PT.DI dan PT.Pindad di Bandung Jawa Barat. Di PT.DI, wamenhan meninjau final assembly dari CN-295 ke-8 pesanan Pemerintah. Bodi utuh, sayap serta sirip CN-295 ke-8 ini aslinya dibawa langsung dari Spanyol. Namun perakitan, wiring, pemasangan mesin hingga test terbang semua dilakukan di Bandung. Ini adalah bagian dari Transfer Teknologi yang dijanjikan pihak Airbus kepada Indonesia.

image

image

Wamenhan tinjau retrofit tank AMX 13 di PT Pindad (photo: Kementerian Pertahanan)

image
Di Pindad, Wamenhan meninjau proses retrofit Tank AMX-13. Saat ini sedang dilakukan retrofit 4 unit Tank buatan Prancis tersebut. Selain versi Kanon, Retrofit juga menyentuh AMX-13 versi Angkut Pasukan dan Komando. Direncanakan pada 5 Oktober nanti 9 unit Tank AMX-13 Retrofit Pindad itu akan ikut berparade.

  118 Responses to “Wamenhan Kita Mantap !”

    • pertamax ternyata… πŸ˜€

    • 2

    • Numpang pertamax, mumpung lagi istirahat dari nyembelih ayam, lumayan buat baca2 utk nambah wawasan tentang alutsista. Kalo artikel politik, biar disebelah saja. kalau sempat mampir disini, saya abaikan saja. Biar tetep baikan sama pemilik warung kopi tempat biasa saya nongkrong sambil akses wifi.Karena pemilik warung kopi tsb altergi dan bisa step kalau bicara politik.Xixixixi.

    • Yang menjadi pertanya dengan kedalaman laut dipantai kita yang dangkal, apakah LST tsb bisa langsung membawa tank ke tepi pantai atau tank tsb harus berenang ke tepi pantai atau harus memakai alat bantu untuk membawa tank tersebut ke tepi pantai.

      Kalau melihat perkembangan pengadaan alutsista kita, saya yakin sekali roadmapnya sudah jelas. Karena saya lihat untuk alutsista yang belum bisa kita buat di dalam negeri, biasanya kita beli dulu dari luar tapi dengan TOT, contohnya LPD korea, helikopter dan pesawat PT DI, tank MBT ini, PKR belanda dll malah selanjutnya kita yang melakukan ekspor atas alutsista tsb.

      • Tank2 Leo itu bukannya dibawa langsung ke tepi pantai bung; tank Leo ini bukan tank amfibi; tank2 ini diantar ke pelabuhan (kapal bersandar di pelabuhan)…bukannya dideploy ke pantai……. Makanya mikir…mikir…. (Cak Lontong mode on)

        • makanya disini saya mengingatkan seandainya LST tersebut harus di deploy ke pantai bukan ke pelabuhan dalam keadaan perang, pasti ada situasi darurat, dimana jika LST tsb tidak bisa membawa MBT ke pelabuhan karena pelabuhan sudah dikuasai musuh, dan untuk melakukan serangan mendadak, maka MBT tsb harus di deploy di pantai yang tidak diketahui oleh musuh. Maka perlukah sarana angkutan tambahan untuk mengantarnya ke pantai atau seperti yang diutarakan sebelumnya, MBT tsb bisa berenang di air.

          • Pantai mutlak hrs dikuasai minimal beachhead (sekitar beberapa puluh km kedaratan) sblm leo di daratkan…itu tugas marinir…

            Saat menyebrang sungai pun leo gak butuh jembatan…leo di sediakan snorkel khusus dgn diameter selebar badan manusia yg bs membuatnya menyebrang sungai yg dalamnya maksimal 4 m….tp snorkel ini gak bs dipakai di laut karena ombak yg ganas bs menyebabkan air laut masuk kedalam snorkel…

            Tp gak tau ya apakah leo kita jg dilengkapi snorkel khusus ini…setau sy bundeswehr yg punya…

    • Permisi Juragan ikut nebeng komentar
      Mudahan pada Posting berikutnya mengangkat Pembangunan Klewang 2 dstnya Moga-moga Pak Wamenhan juga mengunjungi pembangunan Klewang 2 dst di PT. Lundin saya sangat menanti foto2 dan ulasannya Bung jkgr.indonesia2014@gmail.com

    • Jempol buat Wamenhan. Tp saya nilai judulnl artikelnya berlebihan deh.
      WAMENHAN BLUSUKAN. Saya kira judul itu lbh keren (obyektif utk sebuah artikel). Biarkan pembaca yg menilai mantap, kurang mantap ato tdk mantap, heheeee… Maaf klo lancang.

      #EdisiKritikPujianYangKurangPas

    • jempol sepuluh untuk Pak SS…sumbangsih beliau untuk road map pertahanan Indonesia patut dipuji…apa jadinya apabila Pak Poer tanpa Pak SS πŸ™‚ dan siapakah penerus Pak SS kedepan??

  1. dah ganteng pintar lagi..

  2. pertamax??

  3. lanjutkan..

  4. ajib

  5. calon Menhan pemerintahan yg akan datang neh :mrgreen:

  6. HADIR

  7. sedang memastikan semua alusista baru untuk siap parade Oktober 2014.

    Pak Sjafrie, mohon yang alusista niskala-niskala juga ditampilkan ya pak. Atu-atu saja. Tentunya sesuai dg kosala-kosali doktrin pertahanan kita.

    Beliau kan SR ya kan?

  8. Alhamdulillah akhirnya INHAN mulai banyak dibuat progress foto SIGMA + CHANGBOGO nya mana ni
    pinginnya sih sigma + changbogo nang cepet kelar biar bisa buat destro + kilo rasa indonesia
    Amin salam & trim

  9. Menhan dan Wamenhan nya sama2 mantafff. Plus juga Menlu, sedap juga tuh… πŸ˜€

    • Setuju bung BRICI, 3 nama diatas layak di rekomendasikan untuk melanjutkan kerjanya 5 tahun kedepan. tapi klo g salah Pak Pur pernah bilang abis masa kerja ini nanti udah g mau lagi jadi menhan.

    • basic beliau bukanlah dari militer atau ahli pertahanan…tetapi hasil kerja beliau terlihat jelas…entah kenapa kementrian2 yang seperti ini selalu dari orang2 diluar partai politik πŸ™‚

  10. Waduh pak ss kayaknya kena diabet ya sampe kurus gituh. Coba cari madu tawon hitam adanya cuman di jogja belakang keraton. Semoga sehat selalu ya pak. Pembangunan masih belum selesai

  11. Brave Men Rule The World…!

  12. Salam buat pak syafrie..

    semoga sehat selalu dan dalam lindungan dan berkah Alloh SWT.

    *bapak sekarang sedikit lbh langsing ya, ikut memikirkan bangsa ini dengan banyak tahajud pasti. Amin

  13. Dari 300 amx 13 ada yang tau yg diretrofit rencananya brapa ? Harapanya sih semuanya biar skalian nemenin medium tank bikinan pindad…Dan pastinya LST nya harus disesuaikan dgn jumlah mbt nya yang saya yakini lebih dari 160…

  14. Wae LST lumayan gede yah? Basic nya dari mana yah Bung?

  15. Mantap. Lanjutkan!!!!!

  16. sip, maju terus.,

  17. setuju klo di jadikan menhan dan mef pun akan terjaga…semoga

  18. syereem juga nih LST kalo ndak dikasi radar mumpuni. bisa kena sergap di tengah2 laut πŸ˜›

  19. lanjutkan … sampai kita buat kapal induk

  20. pintu menuju kemandirian bangsa sudah mulai terbuka…semoga 5 tahun dri sekarang kita bangsa indonesia bangsa zg besar akan melihat alutsista2 buatan anak negeri….merdeka!!!!!

  21. Kapalnya itu semacam LPD gitu ya?

    Tentang kapal pengangkut MBT apa pernah dibahas di artikel di JKGR ya?
    Kalau belum, semoga artikel pembahasan tentang kapal tersebut bisa tayang.

    Terima kasih.

  22. mantab….. bravo TNI

  23. gambar mock up kapalnya
    http://www.globalsecurity.org/military/world/indonesia/images/lst-117-image01.jpg
    dengan hanya 2X20 mm didepan dan 1X 12,7mm dibelakang, senjatanya tebilang minimalis

  24. Jadi tank yang selalu seliweran sebulan yang lalu adalah amx .Dijalan gatsu menuju pt di.yg di tarik pakai scorpion.
    Yang akan di retrofit oleh pindad.

    Hampir seharian full dari paagi sampai malam tank pindad lalu lalang dijalan gatsu bandung. Belum lagi di susul anoa. Pembersih jalan yg di ikuti oleh iringan truk loreng.ciri khas TNI

  25. Kapal ini berjenis LST (landing Ship Tank)
    Jenis kapal tersebut selain untuk pendarat serang, juga bisa digunakan untuk mendaratkan tank di tepi-tepi pantai.memang tidak semua pantai di Indonesia bisa didarati tetapi intinya LST itu bisa beaching..sehingga dibutuhkan tim Taifib sebelum dilakukan pendaratan…

    Seingat saya PT PAL juga mendapatkan order pembuatan kapal jenis LST 117 m..
    Sedangkan LST pengangkut Leo yang akan dioperasikan oleh TNI AD dibuat secara pararel di dua galangan kapal Indoneisa yaitu Satu LST dibuat PT DRU lampung dan dua LST buatan PT Dok Kodja Bahari, Jakarta.
    Dengan anggaran,pembelian tiga kapal LST itu memakan biaya Rp 482,4 miliar.
    Cmiiw

  26. Hebat juga galangan swasta nasional bisa buat lst.untuk pt pal ditunggu real frigatenya rasa indonesia

  27. Mantab. Lanjutkan Pak Wamenhan. semakin Perbanyak LST & LPD TNI.

  28. Semoga program penguatan Alutsista TNI terus berlanjut siapa pun presidennya nanti…sodara ane ada yg kerja di PT. DRU…

  29. dari bawah, sampai atas cmnt nya pertamax teruss….hehee
    xx bilang OK kan gpp lebih enak. hihi

  30. Alhamdulillah.. Kemenhan sekarang benar benar berusaha untuk mandiri dalam pengadaan Alutsita.. semoga kebutuhan Alutsista TNI kedepannya sedikit demi sedikit, setahap demi setahap sudah bisa dipenuhi dari industri dalam negeri dan sekaligus bisa mengikuti perkembangan alutsista yang mederen dari masa ke masa .. amin…

    info masalah Industri pertahanan dalam negeri ini colek Bung @Jalo aja ah.. he.he..

  31. klo bs angkut 10 leopard berarti 62 ton x 10=620 ton,blm termasuk logistik lain2 jd kita bulatkan 1000ton..terjangan gelombang dan angin sangat mempengaruhi kinerja kapal yg membawa beban seberat 1000 ton..tentu lst ini lmyn gde ya,klo blh tahu berapa bobot mati lst ini?

  32. Amx nya gahar ya bung biarpun barang jadul teknologi nya oke banget apalgi kalo dikasih sisik yang buatan mahasiswa tuh , kecil , lincah , cepat , dan pasti berdaya hancur tinggi

  33. Klo LST dah lengkap juga LPD lengkap..seharusnya juga ada rencana bikin LHD ya yg sekalian bisa angkut macam LCAC (hovercraft)..jd bisa lbh cepat beaching MBT,howitzer ama MLRS nih..sekalian satu BTP..hehehe..semoga kepikiran ama tim KKIP ya..aamiin :mrgreen:

  34. dimohon untuk bung admin agar menampilkan sumber berita (daripada ntar kena protes ky kemarin)

    sory cm ngingetin bung (SR mode on)

  35. mohon maaf para sesepuh katanya ini kapal selam Indonesia, tipe apa ini ? kosong ndak ada nomor, sy kira kita cuma punya 401 sama 402, mohon dicerahkan para sesepuh….

    http://htka.hu/2011/06/08/indonezia-10-tengeralattjarorol-almodik/

    • ditranslate dari bahasa Hungaria = itu punya Chile bung, kembaran punya kita yang 1300 ton. Disitu disebut type 209 kita adalah the lowest type.

      “Operated by the Indonesia 1300s alvΓ‘ltozat mid-size and also the lowest-selling version of the Type 209 versions. Pictured above Pearl Harbor poo Chilean CS Simpson (Thomson-class) represent the same variant in relation to the RIMPAC 2004.”

      • “Mid-size and also the lowest-selling version, operated by the Indonesia 1300s version of Type 209 versions. Pictured above Pearl Harbor poo Chilean CS Simpson (Thomson-class) represent the same variant in relation to the RIMPAC 2004.”

        Lebih enak translatenya…

  36. Salam hormat buat pak SS, mantab lanjutkan untuk menjaga NKRI.

  37. itu lst kenapa mirip betul ya sama lpd kita, dari model terus ukurannya gak jauh beda

  38. LST nya mantap..design sendiri,produksi sendiri,pake sendiri mantap deh..btw mohon pencerahannya Para sesepuh utk LSTnya usernya tetap TNI-AL ato TNI-AD secara kan MBT kan primary usernya kan TNI-AD..Terima kasih

    • TNI AL BUNG πŸ˜€ :mrgreen:

    • LST pengankut Leo akan dioperasikan oleh TNI AD (kalau beneran jadi ini adalah lompatan kembali seperti jaman dulu lagi) biasanya memakai kode ADRI XLV
      Selama ini memang jarang terlihat gambar kapal pengankut sedang milik ADRI tetapi angkatan darat sejak dulu mempunyai kapal angkut sendiri untuk mendukung serpas.bahkan diawal tahun 1980 TNI AD mempunyai kapal ADRI XIV dengan bobot 10.000 DWT,tetapi sekarang di batasi hanya kelas menegah bobot sekitar 500 DWT saja karena yang kelas berat yang mengoperasikan TNI AL, kalau kapal diatas diopersikan oleh TNI AD maka ada lompatan kembali kejaman dulu

      Demikian juga dengan pesawat angkut,, TNIAD juga mempunyai,, dan sama dibatasi kelasnya, karena yang kelas berat akan dioperasikan oleh TNI AU

      Nah kalau melihat batasan batasan yang diatas untuk pengoperasian maka rudal PSU jarak pendek dan sedang biasanya dioperasikan oleh TNI AD ,,tetapi untuk yang kelas jarak jauh macam S 300 SIAPA coba yang mengoperasikan hehehehehe ,, makanya dibentuk satuan baru di paskas ..maaf hoax,,
      Kalau ada yang gak percaya hoak coba jalan jalan ke Lanud Biak ketemu nggak dengan tiga buk minah yang lagi jualan pecel
      hehehehe

  39. sdm banyak,sda sangat banyak..tinggal kemauan yg mesti di pacu..(kaya kuda aja di pacu)

  40. saya suka dengan beliau… berharap beliau bisa menjadi menteri pertahanan periode mendatang

  41. Tunggu apa lagi?

    Rusia Siap Rangkul RI Garap Drone

    25 Juni 2014

    Rusia siap bekerjasama dengan Indonesia mengembangkan UAV untuk memantau wilayah maritim. Untuk memantau wilayah maritim yang luas seperti Indonesia dibutuhkan UAV besar bertipe HALE (High Altitude Long Endurance) (photo : aiononline)

    JAKARTA – Isu pesawat nirawak untuk pertahanan Indonesia mencuat dalam debat calon presiden (Capres) Indonesia Minggu malam lalu. Dari isu itu, Rusia siap merangkul Indonesia untuk bekerjasama mengembangkan drone yang bisa digunakan untuk memantau wilayah maritim Indonesia.

    Kesiapan Rusia untuk bekerjasama dengan Indonesia dalam mengembangkan drone disampaikan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Y Galuzin. Menurutnya, Rusia dan Indonesia sudah lama bekerjasama dalam bidang alutista. Siapa pun presiden Indonesia yang terpilih nanti, dia harapkan untuk melanjutkan kerjasama alutsista dengan Rusia.

    “Jika kami (Rusia) mendapatkan proposal dari Indonesia untuk bekerjasama dalam hal pengembangan drone, tentu saja kami akan sangat senang untuk bekerjasama,” ucap Galuzin, saat ditemui Sindonews, Selasa (24/6/2014).

    Galuzin mengakui Rusia memiliki beberapa drone.Tapi, menurut dia penggunaan drone sangat jarang dilakukan oleh Rusia. Dia menyatakan Rusia hanya menggunakan drone di saat-saat penting, yang memang mengharuskan pemerintah untuk menerjunkan pesawat tanpa awak itu.

    Isu drone untuk memantau wilayah maritim mencuat, ketika kedua Capres Indonesia, yakni Prabowo Subianto dan Joko Widodo menyampaikan visi misi dan adu argumen tentang alutsista Indonesia. Joko Widodo memunculkan isu drone untuk memantau dan melindungi wilayah maritim Indonesia.

    (SindoNews)

  42. Tujuh belas Agustus tahun 45. Mudahan pada Posting berikutnya mengangkat Pembangunan Klewang 2 dstnya Moga-moga Pak Wamenhan juga mengunjungi pembangunan Klewang 2 dst di PT. Lundin saya sangat menanti foto2 dan ulasannya Bung jkgr.indonesia2014@gmail.com

  43. Bung Diego, tolong di bahas (dibuat artikel) mengenai Kapal Induk, mengenai harga, biaya operasional serta kemampuan kita baik dalam membeli, memelihara dan mengoperasikannya, karena di blok sebelah ada yg bilang bahwa biaya operasional kapal induk seharaga US$ 25 milyar. (dua puluh lima milyar dollar)per tahun, padahal dari perhitungan saya berdasarkan data-data dari media on line, hanya sekitar US$ 1.5 Milyar (satu koma lima milyar dollar) pertahun, katakanlah dimasa perang hanya, US$ 2.5 milyar (dua koma milyar dollar) pertahun, ini kita sangat mampu melaksanakannya, tentunya setelah 10 tahun dari sekarang.

    Thanks. @ bung Diego.

  44. Memang mantap kinerja nya pak SS, sayang sekali kalo pejabat berikutnya gabisa meneruskan apa yang sudah beliau kerjakan…

  45. Bung satrio ini pak menhan kali ya πŸ˜€

  46. moga2 gak korup

  47. Ada aluusan bung Satrio..e siapa tahu tim dari PAL ada yang ngandang di utara jauh untuk turut belajar dan merangkai penangkis udara kita yang identik dengan semacam LST kita dalam nama.?

  48. Mohon maaf. Sekitar 6 bln ngikuti jkgr dari seputaran IWJ. Menurut saya Pak Poer n Pak SS memang baik untuk di pertahanan. Menurut saudara2 para mantan jendral yang kemarin pada nongol membersihkan namanya di tivi apa ya rela tanpa dikasih kue jabatan? Mohon maaf sekali lagi pertanyaan kampungan. Maklum orang desa gak paham politik n gak ingin berpolitik

  49. @bung Winoko, justru saya yg harus minta maaf yg sebesar2nya karena kurang jelas comment saya itu ditujukan kepada siapa, sehingga akhirnya terjadi miss komunikasi. Dan saya sadar bahwa bpk dan kawan2 jadi tersinggung atas comment saya itu. Padahal sesungguhnya @bung Winoko, response/comment saya itu bukan saya ditujukan untuk bpk tapi saya tujukan untuk yang menulis artikel tersebut. Sekali lagi saya minta maaf ya bung, apalagi bentar lagi atawa besok kita akan masuk masa puasa romadhan, so maafkan saya ya bung…, thanks…!!!

  50. Semoga Bapak Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin menjadi Menhan periode selanjutnya, karena masih banyak lagi PR beliau untuk bangsa ini. Bismillah.. selamat berkarya.

 Leave a Reply