Nov 062014
 

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membuka pameran Industri Pertahanan Internasional atau Indo Defence 2014 Expo & Forum, di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu (5/11). JK didampingi Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Tedjo Edhi Purdijatno.

Dalam sambutannya, JK mengatakan saat ini peningkatan alusista bukan hanya berarti untuk perang. Karena perang di saat ini berupa peningkatan teknologi. Oleh karena itu, untuk meningkatkan teknologi membutuhkan riset, biaya besar dan kerjasama.

“Teknologi merupakan suatu hal yang dapat meningkatkan ekonomi negara. Dan, salah satu yang perlu ditingkatkan adalah teknologi pertahanan yang di dalamnya juga membutuhkan infrastruktur, sumber daya manusia dan lain-lain. Untuk itu, industri pertahanan harus ditingkatkan agar dapat bermanfaat bagi sektor pertahanan dan keamanan (hankam) serta juga mampu dikonversi menjadi industri yang berguna bagi kemashalatan masyarakat,” kata JK.
Di tempat yang sama, Menhan Ryamizard Ryacudu menyampaikan Indo Defence 2014 Expo & Forum merupakan pameran produk-produk alusista yang dilaksanakan dua tahun sekali sebagai ajang promosi dan pertemuan untuk menjalin kerjasama antara berbagai pihak dalam rangka mengembangkan riset maupun produksi terkait industri hankam.

“Penyelenggaraan Indo Defence 2014 Expo & Forum kali ini diharapkan tercipta pertukaran pengetahuan terkait produk dan teknologi hankam yang terkini. Saya yakin dari ajang ini terjadi peningkatan terhadap industri hankam lokal yang dapat berdampak positif bagi perekonomian nasional. Selain itu, kemandirian industri hankam harus terus ditingkatkan sehingga akan terwujud Indonesia yang berdaulat dan mandiri dalam penciptaan produk alutsista,” harap Ryamizard.

PUNA Wulung

PUNA Wulung

Pada pameran Indo Defence 2014 Expo & Forum kali ini BPPT memamerkan PUNA Wulung, yakni sebuah pesawat nir awak yang berfungsi untuk melakukan pengamatan atau surveillance dari ketinggian 10.000 feet. Sekarang, status PUNA Wulung sudah dimanfaatkan oleh industri untuk dimanfaatkan oleh penggunanya, yaitu Kementerian Pertahanan. PUNA Wulung sudah mampu terbang selama empat  jam dengan jarak tempuh mencapai lebih 150 km dan dapat membawa payload seberat 120 kg. (tw/SYRA/Humas)

Sumber : BPPT

 

 Posted by on November 6, 2014

  17 Responses to “Wapres: Teknologi Tingkatkan Daya Saing Industri Hankam”

  1.  

    ciek

    •  

      PUNA Wulung sudah mampu terbang selama empat jam dengan jarak tempuh mencapai lebih 150 km dan dapat membawa payload seberat 120 kg. (tw/SYRA/Humas)

      rudal apa yang bisa dipasang?

  2.  

    Wulung di persenjatai boleh juga tuh….. Kearah sana nggak ya risetnya..? mohon pencerahan…

  3.  

    Izin……….

  4.  

    Harus di kembangkan tuh puna wulungnya..sayang kalu gak di kembangkan ke versi militer,jangan hanya BBM doang yang naik dana risetnya juga di naikin juga dong pak jokowi.

  5.  

    bisa panjang ceritanya klo JK udah mulai menyentuh alutsista…

  6.  

    mulai mandiri dari sekarang untuk masa depan pertahanan

  7.  

    senjata apa yg di pegang pak wapres tuh

  8.  

    saya ingin melihat alutsista hasil karya anak negri mnjadi lebih baik, bahkan jdi yg terbaik di dunia. walaupun tidak tahu kapan itu semua bisa terjadi. tpi setidaknya sya mnaruh harapan dan mnunggu saat itu tiba..

  9.  

    Bikin UAV Kayak Predator Dong Biar Mantap

  10.  

    Setuju Pak Jusuf KaLLa , kita harus tingkatkan TeknoLogi kita demi meningkatkan Guna industri Hankam , SeLain bersaing di ALutsista juga perindustrian perdagangan dan keseimbangan kita di Dunia MiLiter , juga menjaga situsi di Kawasan , TERUSKAN pak JK!!! PA’ENTENGI SIRI’MU!!!

  11.  

    Itu senjata apa di pegang pak jk dan buatan mana ?

  12.  

    Mudah Mudahan Setelah itu pak JK Lebih Giat Memajukan Industri Dirgantara Kita.

    Bravo Pak JK.

 Leave a Reply