Nov 062018
 

British Army Snipers. (Stuart A Hill AMS – Mod UK)

Jakartagreater.com  – Perkembangan terjadi setelah serangkaian laporan yang memberatkan selama bertahun-tahun yang mengekspos kekurangan personil kronis yang dihadapi oleh pasukan bersenjata Inggris di seluruh spektrum, termasuk di militer, serta Angkatan Laut dan Udara, dirilis Sputniknews.com, pada Senin 5-11-2018.

Warga negara asing yang tinggal di luar negeri akan segera dapat bergabung dengan angkatan bersenjata Inggris, pemerintah Inggris menyiapkan pengumumannya pada hari Senin 5-11-2018, menurut Daily Telegraph.  Kemenhan Inggris  dilaporkan akan menghapus persyaratan bahwa warga negara Persemakmuran harus tinggal di Inggris selama 5 tahun sebelum mengajukan permohonan untuk layanan bersenjata.

Menurut laporan di media Inggris, militer Inggris berharap bahwa inisiatif baru akan menyediakan tambahan 1.350 rekrutmen dari luar negeri setiap tahun untuk mengisi jabatan dan barisan Angkatan Darat, Angkatan Udara dan Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

Berita yang menghebohkan ini datang di tengah laporan yang mengatakan bahwa pasukan bersenjata Inggris sangat sulit untuk merekrut personel servis yang cukup untuk mengisi posisi lowong. Pada April 2018, lonceng alarm berdering di seluruh perusahaan Inggris setelah rilis laporan oleh Kantor Audit Nasional, yang menemukan bahwa militer kekurangan 8.200 personel.

Kekurangan ditemukan ada di posisi utama yang diperlukan untuk mempertahankan kekuatan pertahanan yang layak, seperti teknisi senjata dan Pilot Angkatan Udara. Penulis laporan itu mengatakan bahwa kekurangan personil merupakan “celah terbesar dalam satu dekade.”

Namun, inisiatif baru akan memungkinkan pelamar yang tidak pernah tinggal di Inggris untuk mengajukan semua peran dalam pasukan dari seluruh negara-negara Persemakmuran, termasuk orang-orang dari India, Kanada, Australia dan Fiji.

Menurut The Telegraph, Angkatan Laut Kerajaan dan Angkatan Udara Kerajaan akan memulai proses pengambilan rekrutmen Persemakmuran segera, sementara tentara (Angkatan Darat) akan dimulai dari awal tahun depan.

Meskipun ada pengecualian khusus untuk para pelamar dari Republik Irlandia dan Gurkha Nepal, orang-orang dari luar negara-negara Persemakmuran masih akan membutuhkan kewarganegaraan Inggris untuk mengajukan permohonan bagi Angkatan Bersenjata.

Rencana itu adalah yang terbaru dalam serangkaian upaya untuk meningkatkan jumlah orang yang mendaftar untuk melayani di militer Inggris. Pada Januari 2018, tentara melakukan kampanye yang berusaha mendorong keragaman dalam pasukan, menyerukan orang-orang dari berbeda agama dan seksualitas untuk bergabung. Namun rencana itu tidak diterima dengan baik oleh petinggi militer, beberapa di antaranya mengatakan bahwa dengan berfokus pada ‘keragaman’, kampanye akan gagal untuk berbicara dengan orang-orang yang tertarik untuk bergabung dengan pasukan.

Kolonel Richard Kemp, mantan komandan pasukan Inggris di Afghanistan mengatakan pada saat itu bahwa kampanye itu, “Merefleksikan fakta bahwa tentara, seperti halnya pemerintah lainnya, dipaksa menempuh jalur kebenaran politik.”

“Apa yang paling penting adalah tentara merekrut dan penuh ikut menjadi tentara. Adapun soal mencerminkan Komposisi masyarakat, menjadi kepentingan kedua/tambahan” ujarnya.

  2 Responses to “Warga Asing dari Luar Negeri Dapat Masuk Militer Inggris”

  1.  

    sayang sekali beruk nggak masuk hitungan

  2.  

    Klu pas terjadi perang besar bakal desersi gak ya pasukan naturalisasi tersebut? He3??

 Leave a Reply